BeritaArrow iconReksa DanaArrow iconArtikel

Dua MI Ini Catat Lonjakan Kelolaan Reksadana Syariah Tertinggi Juni 2021

Abdul Malik13 Juli 2021
Tags:
Dua MI Ini Catat Lonjakan Kelolaan Reksadana Syariah Tertinggi Juni 2021
Ilustrasi seorang investor Muslimah yang berinvestasi di reksadana syariah dan SBN syariah secara online melalui smartphone. (Shutterstock)

Dana kelolaan reksadana syariah Schroders Indonesia tumbuh tertinggi secara bulanan, Sucor AM tumbuh tertinggi secara YtD dan YoY

Bareksa.com - ​Laporan Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report June 2021 yang mengolah data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan reksadana syariah kembali mengalami koreksi baik dari sisi dana kelolaan maupun unit penyertaan.

Pada bulan lalu atau Juni 2021, dana kelolaan reksadana syariah terkoreksi 1 persen secara bulanan/MoM, minus 46 persen secara tahun berjalan/YtD, dan minus 30 persen secara tahunan/YoY menjadi Rp40,76 triliun. Sebelumnya pada Mei 2021, dana kelolaan reksadana syariah mencapai Rp41,18 triliun dan pada April 2021 tercatat Rp78,01 triliun.

Di sisi lain, pada bulan lalu jumlah unit penyertaan reksadana syariah juga terkoreksi yakni minus 1 persen secara MoM, minus 57 persen secara YtD, dan minus 50 persen secara YoY.

Promo Terbaru di Bareksa

Pada bulan lalu, jumlah unit penyertaan reksadana syariah juga anjlok menjadi 27,33 miliar unit. Sebelumnya pada Mei 2021, jumlah unit reksadana syariah tercatat 27,62 miliar unit.

Meski reksadana syariah terkoreksi baik dari sisi dana kelolaan dan unit penyertaan, namun masih ada perusahaan manajemen investasi (MI) yang mengalami lonjakan kelolaan reksadana syariah.

Juara Kenaikan Kelolaan Reksadana Syariah Juni

Bareksamencatat dalam daftar top 20 manajer investasi dengan dana kelolaan reksadana syariah terbesar, masih ada sejumlah manajer investasi yang berhasil membukukan pertumbuhan positif dana kelolaan baik secara bulanan/MoM, sepanjang tahun berjalan /YtD, maupun tahunan/YoY.

Manajer investasi yang mengalami lonjakan pertumbuhan tertinggi dana kelolaan reksadana syariah Juni 2021, yakni :

1. Schroders Indonesia

Secara bulanan/MoM, Schroder Investment Management Indonesia tercatat mengalami pertumbuhan dana kelolaan reksadana syariah terbesar yakni 20 persen. Dana kelolaan reksadana syariah Schroder pada bulan lalu Rp1,84 triliun.

2. Sucor AM

Di sisi lain secara sepanjang tahun berjalan/YtD maupun tahunan/YoY, Sucorinvest Asset Management tercatat sebagai manajer investasi dengan kenaikan dana kelolaan reksadana syariah tertinggi, masing-masing mencapai 81 persen dan 243 persen.

Sucorinvest membukukan kelolaan reksadana syariah Rp3,07 triliun.

Top 20 Manajer Investasi dengan Kelolaan Reksadana Syariah Terbesar Juni 2021

Illustration

Sumber: Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report June 2021

Artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan industri reksadana Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report June 2021. Untuk berlangganan laporan ini silahkan hubungi [email protected] (cc: [email protected]).

(Martina Priyanti/Tim Data/AM)

​***​

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Capital Fixed Income Fund

1.746,07

Up0,58%
Up3,54%
Up0,01%
Up6,86%
Up16,79%
Up44,23%

STAR Stable Income Fund

1.896,9

Up0,50%
Up2,85%
Up0,01%
Up6,40%
Up28,80%
Up63,45%

I-Hajj Syariah Fund

4.748,85

Up0,54%
Up2,81%
Up0,01%
Up6,50%
Up22,19%
Up40,56%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.751,73

Up0,54%
Up1,89%
Up0,01%
Up5,45%
Up20,41%
Up50,53%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.032,98

Up0,62%
Up1,50%
Up0,01%
Up1,98%
Down- 3,87%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua