Ini 5 Manajer Investasi Jawara Reksadana Pendapatan Tetap Mei 2021

Manulife AM kembali bertahan sebagai juara reksadana pendapatan tetap
Abdul Malik • 11 Jun 2021
cover

Ilustrasi top 5 manajer investasi dengan dana kelolaan terbesar reksadana di Indonesia.

Bareksa.com - Laporan Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report May 2021, yang mengolah data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan reksadana pendapatan tetap kembali tumbuh positif baik dari sisi dana kelolaan (asset under management/AUM) maupun unit penyertaan.

Bulan lalu, dana kelolaan reksadana pendapatan tetap tumbuh 3,63 persen menjadi Rp146,1 triliun sepanjang tahun berjalan atau secara year to date/YtD. Nilai itu sedikit lagi hampir menyentuh Rp150 triliun.

Kelolaan reksadana pendapatan tetap Mei 2021 naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2016 yang baru senilai Rp70 triliun.

Sebelumnya pada April 2021 tercatat Rp143 triliun dan pada Maret Rp141,3 triliun. Secara bulanan/MoM, dana kelolaan reksadana pendapatan tetap pada April 2021 tumbuh 2 persen dan secara tahunan/YoY naik 28 persen.

Tumbuhnya dana kelolaan reksadana pendapatan tetap menjadi salah satu penopang kinerja industri reksadana. Sebab pada bulan lalu, dana kelolaan industri reksadana tercatat minus 6 persen baik secara bulanan (month on month/MoM) maupun sepanjang tahun berjalan (year to date/YtD) jadi Rp536,3 triliun. Dibandingkan April 2021, dana kelolaan reksadana pada Mei anjlok hingga Rp31,7 triliun.

Menguapnya dana kelolaan reksadana tersebut penyebab utamanya adalah anjloknya reksadana terproteksi. Dengan begitu, lonjakan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap mampu menopang industri agar tidak turun lebih dalam.

Pertumbuhan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap pada Mei 2021 ditopang oleh kinerja positif oleh mayoritas manajer investasi termasuk dalam top 20 manajer investasi dana kelolaan reksadana pendapatan tetap terbesar.

Top 5 MI Dana Kelolaan Reksadana Pendapatan Tetap

Bareksamencatat posisi 5 besar manajer investasi dengan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap terbesar pada bulan lalu, masih diisi oleh nama-nama perusahaan yang sama seperti pada April 2021.

Berikut 5 besar manajer investasi dengan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap terbesar pada Mei 2021:

1. Manulife Aset Manajemen Indonesia

Manulife Aset Manajemen Indonesia kembali berada di posisi pertama MI dengan perolehan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap terbesar.

Pada bulan lalu, AUM reksadana pendapatan tetap Manulife AM tercatat Rp22,86 triliun, dengan market share 16 persen.

Manulife mencetak kenaikan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap secara tahunan (YoY) 110 persen, lalu secara bulanan/MoM dan sepanjang tahun berjalan/YtD masing-masing 10 persen dan 13 persen.

2. Sinarmas Asset Management

Naik satu peringkat dibandingkan posisi pada April 2021, bulan lalu posisi kedua dana kelolaan reksadana pendapatan tetap terbesar ditempati Sinarmas AM.

Bulan lalu Sinarmas AM mengantongi dana kelolaan reksadana pendapatan tetap Rp13,32 triliun dan menguasai market share 9 persen.

Kelolaan reksadana pendapatan Sinarmas AM naik 4 persen secara MoM, 5 persen secara YtD, dan 13 persen secara tahunan/YoY.

3. Bahana TCW Investment Management

Bertukar posisi dengan Sinarmas AM, posisi ketiga MI dengan perolehan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap terbesar ditempati Bahana TCW Investment Management.

Dana kelolaan reksadana pendapatan tetap yang dihimpun Bahana TCW bulan lalu senilai Rp12,32 triliun. Dana kelolaan reksadana pendapatan tetap Bahana TCW tumbuh 5 persen secara YoY. Bahana TCW menguasai market share reksadana pendapatan tetap 8 persen.

4. Batavia Prosperindo Aset Manajemen

Sementara itu Batavia Prosperindo Aset Manajemen (Batavia PAM) juga masih menempati posisi keempat dana kelolaan reksadana pendapatan tetap terbesar.

Nilai dana kelolaan reksadana pendapatan tetap Batavia PAM Rp10,56 triliun bulan lalu. Market share reksadana pendapatan tetap yang dikuasai Batavia PAM ialah 7 persen.

5. Ashmore Asset Management Indonesia

Ashmore Asset Management Indonesia juga masih menempati posisi kelima MI dengan perolehan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap terbesar.

Dana kelolaan reksadana pendapatan tetap Ashmore pada bulan lalu senilai Rp10,35 triliun. Dana kelolaan reksadana pendapatan tetap Ashmore tumbuh 2 persen secara bulanan/MoM dan melesat 197 persen secara YoY, dengan market share 7 persen.

Pertumbuhan Terbesar

Di sisi lain dalam daftar 20 MI kelolaan reksadana pendapatan tetap terbesar, Sucorinvest Asset Management kembali tercatat sebagai MI dengan pertumbuhan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap terbesar secara year to date/YtD (117 persen) dan tahunan/YoY (706 persen).

Sucor AM berada di peringkat 17 pada bulan lalu dengan kelolaan reksadana pendapatan tetap Rp2,42 triliun dan pangsa pasar 2 persen.

Daftar 20 MI kelolaan reksadana pendapatan tetap terbesar selengkapnya sebagaimana tertera dalam tabel berikut :

Sumber: Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report Mei 2021

Artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan industri reksadana Bareksa: Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report May 2021. Untuk berlangganan laporan ini silahkan hubungi [email protected] (cc: [email protected]).

(Martina Priyanti/Tim Data/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.