Manulife AM Prediksi Indeks Saham 2021 Tembus 7.040, Andalkan Reksadana Ini
Penguatan IHSG ini bisa menjadi peluang penguatan tingkat pengembalian (return) reksadana saham

Penguatan IHSG ini bisa menjadi peluang penguatan tingkat pengembalian (return) reksadana saham
Bareksa.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bisa menembus 6.740-7.040 pada akhir tahun ini. Penguatan IHSG ini bisa menjadi peluang penguatan tingkat pengembalian (return) reksadana saham. Menyikapi hal ini, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia sudah menyiapkan instrumen andalannya untuk nasabah. Produk tersebut adalah Manulife Saham Andalan.
Senior Portfolio Manager Equity Manulife Aset Manajemen Indonesia Samuel Kesuma mengatakan, Manulife Saham Andalan sengaja diramu untuk investor yang menyukai produk berisiko tinggi. "Portofolio produk reksadana ini adalah saham high conviction supaya bisa menghasilkan return yang optimal," kata dia di Jakarta baru-baru ini.
Manulife AM, menurut Samuel menerjunkan analis-analis andalannya untuk bisa mengidentifikasi saham yang layak untuk dijadikan sebagai portofolio. Sebagai hasilnya, meski pandemi Covid-19 menjalar pada 2020, Manulife Saham Andalan masih bisa membukukan return sekitar 4 persen.
Promo Terbaru di Bareksa
Berdasarkan data Bareksa, Manulife Saham Andalan diluncurkan pada 1 November 2007.
Sumber : Bareksa.com
Hingga saat ini, total dana kelolaan Manulife Saham Andalan mencapai Rp1,19 triliun per Desember 2020. Sejak diluncurkan hingga saat ini, Manulife Saham Andalan sudah memberikan tingkat pengembalian 120,29 persen. Sementara dalam enam bulan terakhir, Manulife Saham Andalan mencatat return 51,07 persen.
Dilihat dari portofolionya, sekitar 97,87 persen dana Manulife Saham Andalan ditempatkan di saham. Sedangkan 2,13 persen ditempatkan di pasar uang. Adapun portofolio saham yang ada di Manulife Saham Andalan adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Panin Financial Tbk (PNLF), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Timah Tbk (TINS), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan PT United Tractors Tbk (UNTR).
Produk ini tersedia di Bareksa dengan minimum pembelian Rp100.000 dan biaya pembelian gratis. The Hongkong and Shanghai Banking Corporation menjadi bank kustodian produk reksadana ini.
Selain Manulife Saham Andalan, ada banyak pilihan reksadana saham lain dari Manulife AM. Manulife Dana Saham Kelas A, Manulife Saham SMC Plus dan Manulife Syariah Sektoral Amanah Kelas A adalah produk-produk reksadana saham Manulife AM yang bisa dibeli sesuai profil risiko investor.
(K09/AM)
***
Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?
- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa. GRATIS
DISCLAIMER
Semua data kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.205,01 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.164,3 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.195,82 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.045,49 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
