Ini Daftar 10 Reksadana Paling Laris Sepanjang 2020

Sebagian produk reksadana terlaris sepanjang 2020 juga tersedia di Bareksa
Abdul Malik • 15 Jan 2021
cover

Ilustrasi daftar reksadana yang paling laris dan diborong investor. (Shutterstock)

Bareksa.com - Menutup tahun 2020, industri reksadana Tanah Air berhasil menorehkan capaian yang memuaskan sekaligus menciptakan rekor baru, setelah sebelumnya sempat terseok-seok di awal tahun akibat pandemi Covid-19.

Hal tersebut tercermin dari total dana kelolaan atau asset under management (AUM) industri reksadana yang mencapai Rp573,54 triliun per Desember 2020. Angka tersebut meningkat Rp31,37 triliun (5,79 persen) dibandingkan akhir 2019 yang sebesar Rp542,17 triliun. Secara bulanan, dana kelolaan tercatat meningkat Rp25,7 triliun (4,69 persen) dibandingkan posisi November 2020 yang sebesar Rp547,84 triliun.

Sekadar informasi, posisi AUM per Desember 2020 menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah (all time high), melampaui posisi tertinggi sebelumnya yang dicapai pada Oktober 2019 yang sebesar Rp553,27 triliun.

Top 10 Reksadana Terlaris di 2020

Di tengah peningkatan AUM yang terjadi pada industri reksadana, tentu ditopang oleh beberapa produk reksadana yang laris manis diburu investor yang tercermin dari peningkatan unit penyertaan. Berikut 10 besar reksadana yang mencatatkan pertumbuhan unit penyertaan terbesar sepanjang 2020.

No.

Nama Reksa Dana

Jenis

UP (31 Des 2020)

UP (31 Des 2019)

Pertumbuhan UP

1

Sucorinvest Money Market Fund

Pasar Uang

6,597,730,257.98

2,803,656,264.21

3,794,073,993.77

2

Mandiri Investa Pasar Uang

Pasar Uang

9,019,797,169.61

6,095,071,060.70

2,924,726,108.91

3

Ashmore Dana Obligasi Unggulan Nusantara

Pendapatan Tetap

3,229,354,277.08

480,100,330.22

2,749,253,946.86

4

Manulife Pendapatan Tetap Bulanan II

Pendapatan Tetap

3,464,903,663.84

838,721,450.53

2,626,182,213.31

5

Manulife Dana Kas II

Pasar Uang

3,589,460,020.06

1,099,519,212.46

2,489,940,807.60

6

Ashmore Dana Obligasi Nusantara

Pendapatan Tetap

2,817,653,818.53

688,075,592.73

2,129,578,225.80

7

Danareksa Proteksi 75*

Terproteksi

2,000,000,000.00

-

2,000,000,000.00

8

Bahana Mahmiya Syariah*

Terproteksi

1,687,901,756.39

-

1,687,901,756.39

9

Batavia Dana Kas Maxima

Pasar Uang

3,911,915,036.42

2,248,878,400.76

1,663,036,635.66

10

Danareksa Proteksi Syariah Misbah III*

Terproteksi

1,631,637,195.36

-

1,631,637,195.36

Sumber: OJK, diolah Bareksa, UP : unit penyertaan, * data 2019 tidak tersedia karena produk baru di 2020

Berdasarkan data tersebut, dapat dilihat bahwa produk-produk yang mencatatkan pertumbuhan unit penyertaan tertinggi didominasi oleh jenis reksadana pasar uang sebanyak 4 produk, kemudian pendapatan tetap dan terproteksi masing-masing 3 produk.

Kenaikan yang terjadi pada produk-produk tersebut menggambarkan pelaku pasar pada tahun 2020 cenderung bermain konservatif dengan mengalihkan dana investasinya ke instrumen yang lebih rendah risiko guna melindungi asetnya, mengingat fluktuasi pasar keuangan yang cukup hebat sepanjang tahun lalu.

Dari daftar 10 produk reksadana terlaris tersebut, sebagian di antaranya tersedia di Bareksa yakni Sucorinvest Money Market Fund, Mandiri Investa Pasar Uang, Manulife Pendapatan Tetap Bulanan II, Manulife Dana Kas II, serta Batavia Dana Kas Maxima. Sebagian lainnya tidak tersedia di Bareksa karena merupakan jenis reksadana terproteksi yang ditujukan bagi nasabah korporasi.

Sekadar informasi, unit penyertaan reksadana adalah satuan yang digunakan dalam investasi reksadana. Unit penyertaan ini yang dihitung dalam kepemilikan reksadana kita. Banyaknya unit penyertaan dari satu reksadana yang beredar bisa menjadi satu indikator bahwa reksadana banyak dibeli atau disukai oleh masyarakat. Namun, hal ini tidak menjamin kinerja reksadana.

Perlu diketahui, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(KA01/Arief Budiman/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?
- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa. GRATIS

DISCLAIMER​
Semua data kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.