Reksadana Hari Ini : IHSG Bangkit, Dua Reksadana Campuran Ini Meroket

Shinhan Balance Fund untung 29 persen 3 tahun, Sucorinvest Flexi Fund 23 persen
Abdul Malik • 14 Dec 2020
cover

Ilustrasi investasi reksadana saham obligasi surat utang menguntungkan dengan menabung uang koin recehan yang tumbuh menjadi tanaman pohon

Bareksa.com – Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace Bareksa dengan return tertinggi, beserta kinerja indeks benchmark periode sebulan terakhir (per 11 Desember 2020) :

Reksadana Saham

IHSG :7,78 persen
Indeks Reksadana Saham : 8,61 persen
Manulife Saham Andalan : 16,45 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : 11,63 persen
Sucorinvest Sharia Equity Fund : 21,96 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 4,89 persen
Shinhan Balance Fund : 14,64 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : 4,92 persen
TRIM Syariah Berimbang : 8,94 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 1,02 persen
TRAM Strategic Plus : 3,23 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 1,4 persen
Reksa Dana Syariah Majoris Sukuk Negara Indonesia : 2,44 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark:
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,395 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,354 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,354 persen per bulan

​Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,24 persen
HPAM Ultima Money Market : 0,56 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,32 persen
Sucorinvest Sharia Money Market Fund : 0,53 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 11 Desember 2020 naik 0,08 persen ke level 5.938,33.  Berdasarkan data id.investing.com (diakses 11/12/2020 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat di level 6,2 persen pada 11 Desember 2020.

Seiring dengan kenaikan IHSG, di marketplace Bareksa terdapat dua reksadana campuran yang mampu mencetak imbal hasil (return) 29 persen dan 23,98 persen dalam tiga tahun terakhir. Dua reksadana itu adalah Shinhan Balance Fund dan Sucorinvest Flexi Fund.

Reksadana Shinhan Balance Fund mencetak imbal hasil (return) 29 persen dalam tiga tahun. Berdasarkan fund fact sheet periode November 2020, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA), PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS), PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC), PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN), obligasi SMLPPI, TD Bank Shinhan, depoisito BPD Jateng, dan obligasi BRI Agro.

Sedangkan reksadana Sucorinvest Flexi Fund mencetak imbal hasil (return) 23,98 persen dalam tiga tahun. Berdasarkan fund fact sheet periode November 2020, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI), obligasi Indosat Tbk, dan obligasi Waskita Karya (Persero) Tbk.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.​

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Simak ulasan tips untuk memaksimalkan keuntungan berinvestasi di reksadana : Tips Menabung di Reksadana Agar Tujuan Investasi Dapat Tercapai

(Romainah/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?
- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa. GRATIS

​DISCLAIMER​
Semua data kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.