IHSG Naik 12 Persen Sebulan, Ini Top 10 Reksadana Saham Bareksa

Top 10 reksadana saham di marketplace Bareksa lampaui kinerja IHSG sebulan
Hanum Kusuma Dewi • 27 Nov 2020
cover

Warga melintas di samping layar yang menampilkan layar grafik informasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (13/3/2020). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Bareksa.com - Pasar saham Indonesia mulai bergairah seiring dengan berbagai sentimen positif dari dalam dan luar negeri. Kinerja pasar saham mendorong investasi berbasis saham seperti reksadana saham dan reksadana indeks saham dalam sebulan terakhir. ​​​

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang menjadi cerminan pasar saham Indonesia, naik 12,32 persen dalan sebulan terakhir hingga 26 November 2020. Berbagai sentimen positif yang mendorong IHSG mulai dari prospek prospek pemulihan ekonomi, pemilihan presiden AS yang berjalan lancar hingga pengembangan vaksin yang mendekati tahap akhir.  

Kemudian, nilai tukar rupiah juga ikut menguat terhadap dolar AS karena investor asing mulai berani mengambil risiko di aset emerging market seperti Indonesia. Rupiah menguat ke kisaran Rp14.100 per dolar AS pada 26 November 2020, dibandingkan Rp15.000 pada awal Oktober lalu. 

Seiring dengan melesatnya IHSG, Indeks Reksadana Saham Bareksa juga naik 11,98 persen dalam sebulan terakhir hingga 26 November 2020. Indeks Reksadana Saham Bareksa mencerminkan rata-rata reksadana saham yang tersedia di marketplace Bareksa. 

Grafik Pergerakan IHSG dan Indeks Reksadana Saham Bareksa
Sumber: Bareksa.com

Di marketplace Bareksa, reksadana saham mendominasi top 10 return (imbal hasil) sebulan. Bahkan, 10 reksadana saham dan reksadana indeks saham teratas bisa melampaui kinerja IHSG dan indeks reksadana saham dalam sebulan terakhir. 

Seperti terlihat di dalam tabel, kinerja tertinggi sebulan dibukukan oleh Manulife Greater Indonesia Fund dengan return 23,52 persen per 26 Oktober 2020. Reksadana ini mencuat di antara lainnya karena merupakan reksadana berdenominasi dolar, yang merasakan keuntungan ganda dari penguatan rupiah dan IHSG. 

Tabel Top 10 Reksadana Return Tertinggi Bareksa

Sumber: Bareksa.com

Kemudian, di posisi kedua ada Prospera BUMN Growth Fund dengan return 18,58 persen dan disusul Syailendra Equity Opportunity Fund dengan return 18,05 persen. Di posisi keempat, kembali ada produk Manulife Aset Manajemen Indonesia yaitu Manulife Saham Andalan dengan return 17,85 persen. 

Di posisi kelima, ada Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund dengan return 17,31 persen. Reksadana indeks saham kelolaan Syailendra Capital ini menggunakan indeks MSCI Indonesia sebagai acuan. 

Lalu, di posisi keenam ada Sucorinvest Sharia Equity Fund dengan return 16,77 persen dan merupakan satu-satunya reksadana syariah dalam daftar top 10 ini. Di posisi ketujuh ada BNP Paribas Solaris dengan return 16,72 persen. 

Posisi kedelapan dan kesembilan bersaing tipis adalah Prospera Saham SMC dan Pratama Saham dengan return 16,64 persen dan 16,53 persen. Terakhir dengan return 16,13 persen sebulan, ada reksadana indeks lagi yaitu Avrist IDX30 yang mengacu pada indeks IDX30.  

Sebagai informasi, reksadana adalah kumpulan dana masyarakat yang dikelola manajer investasi untuk dimasukkan dalam berbagai aset keuangan seperti saham, obligasi, dan pasar uang. Reksadana saham mayoritas portofolionya adalah saham. Investasi reksadana saham cocok untuk investor agresif dengan horison waktu investasi panjang di atas lima tahun. 

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?
- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.