Indeks Saham Naik Tipis, Reksadana Pendapatan Tetap Syailendra dan Sucor AM Stabil

Syailendra Pendapatan Tetap Premium dan Sucorinvest Sharia Sukuk Fund mencatat imbal hasil 6,21% dan 4,91% sepanjang tahun berjalan
Abdul Malik • 21 Sep 2022
cover

Ilustrasi investasi di Surat Berharga Negara (SBN) Ritel termasuk SBR, SR, ST dan ORI, serta reksadana pendapatan tetap. (Shutterstock)

Bareksa.com – Berikut kinerja reksadana yang diperdagangkan di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 20 September 2022) :

Reksadana Saham

IHSG : 0,34%
Indeks Reksadana Saham : 0,68%
Prospera BUMN Growth Fund : 4,42%

Indeks Reksadana Saham Syariah : 0,47%
Manulife Syariah Sektoral Amanah Kelas A : 2,51%

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 0,58%
Sucorinvest Citra Dana Berimbang : 4,1%

Indeks Reksadana Campuran Syariah : 0,55%
Schroder Syariah Balanced Fund : 0,91%

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: -0,2%
Syailendra Pendapatan Tetap Premium : 0,67%

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -0,03%
Sucorinvest Sharia Sukuk Fund : 0,48%

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,22%
Syailendra Dana Kas : 0,35%

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,15%
Majoris Pasar Uang Syariah Indonesia : 0,33%

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 20 September 2022 naik tipis 0,02% ke level 7.196,95. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 20/09/2022 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat tetap di level 7,2% pada 20 September 2022.

Di tengah kenaikan IHSG, di super app investasi Bareksa terdapat dua reksadana pendapatan tetap yang mampu mencetak imbal hasil (return) 6,21% dan 4,91% sejak awal tahun hingga 20 September 2022 (year to date). Dua reksadana itu adalah Syailendra Pendapatan Tetap Premium dan Sucorinvest Sharia Sukuk Fund.

Reksadana Syailendra Pendapatan Tetap Premium, kelolaan PT Syailendra Capital, mencetak return 6,21% secara year to date. Berdasarkan fund fact sheet periode Agustus 2022, portofolio investasi reksadana ini adalah obligasi FR0046, FR0063, FR0072, FR0091, FR0096, FR0097, saham PT Link Net Tbk (LINK), SIBMTR03BCN1, deposito CAPCM, dan VICSEN.

Sedangkan reksadana Sucorinvest Sharia Sukuk Fund, kelolaan PT Sucor Asset Management, mencetak return 4,91% secara year to date. Berdasarkan fund fact sheet periode Agustus 2022, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi PBS017, Sukuk SIAGII02BCN3, Sukuk SIPLTM02A, Sukuk SMMFIN01BCN2, Sukuk SMPIDL01B25, Sukuk SMPPGD02BCN1, Sukuk SMPPGD02BCN2, Sukuk SMSMII02BCN1, Sukuk SMWIKA02ACN2, dan Sukuk SWMEDP01ACN1.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi,atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Reynaldi Gumay/HM)

* * * 

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.