Cuan Reksadana Saham Syariah Ini Melesat saat Indeks Naik, Apa Isi Portofolionya?

TRIM Syariah Saham dan Batavia Dana Saham Syariah mencetak imbal hasil melesat 1,4 persen dan 1,3 persen sehari
Hanum Kusuma Dewi • 02 Aug 2022
cover

Ilustrasi kenaikan pasar saham yang berpengaruh pada kinerja reksadana saham dan SBN. (Shutterstock)

Bareksa.com – Berikut kinerja reksadana yang diperdagangkan di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 01 Agustus 2022) :

Reksadana Saham

IHSG : 2,57%
Indeks Reksadana Saham : 3,52%
Sucorinvest Maxi Fund : 10,63%

Indeks Reksadana Saham Syariah : 3,01%
Manulife Syariah Sektoral Amanah Kelas A : 6,31%

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 2,31%
Sucorinvest Citra Dana Berimbang : 9,43%

Indeks Reksadana Campuran Syariah : 2,86%
Schroder Syariah Balanced Fund : 0,93%

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 0,32%
TRAM Strategic Plus : 0,91%

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,2%
Sucorinvest Sharia Sukuk Fund : 0,6%

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,19%
Cipta Dana Cash : 0,39%

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,19%
Majoris Pasar Uang Syariah Indonesia : 0,36%

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 01 Agustus 2022 naik 0,25% ke level 6.968,78. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 01/08/2022 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat turun di level 7,2% pada 01 Agustus 2022.

Di tengah kenaikan IHSG, di super app  investasi Bareksa terdapat dua reksadana saham yang mampu mencetak imbal hasil (return) melesat 1,4%  dan 1,3%  sehari pada perdagangan 01 Agustus 2022. Reksadana itu ialah TRIM Syariah Saham dan Batavia Dana Saham Syariah.

Reksadana TRIM Syariah Saham yang dikelola oleh PT Trimegah Asset Management, mencetak imbal hasil (return) 1,4% dalam sehari pada 01 Agustus 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode Juni 2022, portofolio investasi reksadana ini ialah saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Excelcomindo Pratama Tbk (EXCL), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Semen Gresik Tbk, Sukuk Negara Ritel Seri SR-012, dan saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).

Sedangkan ​reksadana Batavia Dana Saham Syariah yang dikelola oleh PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen, mencetak imbal hasil (return) 1,3% dalam sehari pada 01 Agustus 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode Juni 2022, portofolio investasi reksadana ini ialah saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT United Tractors Tbk (UNTR), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Romainah/hm)

* *  * 

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.


​​