Daftar Top 3 Broker dengan Volume, Nilai, dan Frekuensi Terbesar di 2018

Dari beberapa kategori itu, Mirae Sekuritas dan Mandiri Sekuritas selalu masuk tiga besar
Bareksa • 11 Feb 2019
cover

Pekerja membersihkan layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Mandiri Sekuritas, Jakarta, Rabu (21/3). IHSG ditutup menguat 1,11 persen atau 69,25 poin ke level 6.312,83. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Bareksa.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup tahun 2018 dengan mencatat nilai transaksi saham sebesar Rp2.040,08 triliun. Dari jumlah itu, sebanyak Rp1.509,98 triliun berasal dari pasar regular, Rp530,07 triliun pasar negosiasi, dan sisanya dari pasar tunai.

Total nilai transaksi saham sepanjang 2018 itu naik 12,74 persen ketimban nilai transaksi di sepanjang 2017 yang mencapai Rp1.809,59 triliun. Kenaikan nilai transaksi ini tentu saja tidak lepas dari para broker yang tergabung sebagai anggota bursa.

Untuk itu, Bareksa akan mengulas posisi tiga besar broker baik dari sisi volume, frekuensi, hingga nilai transaksi sepanjang 2018 lalu.

Broker dengan Nilai Perdagangan Terbesar :

1. Mirae Asset Sekuritas Indonesia

Pada sisi volume, Mirae Asset Sekuritas Indonesia mempertahankan posisinya sebagai pemuncak klasemen. Sepanjang 2018 lalu, broker dengan kode YP ini membukukan volume transaksi sebesar 300,01 miliar saham.

2. Valbury Sekuritas Indonesia

Berada di bawah Mirae Sekuritas adalah Valbury Sekuritas Indonesia yang pada 2018 lalu menggeser posisi Trimegah Sekuritas Indonesia. Valbury yang memiliki kode broker CP membukukan volume transaksi sebesar 278,78 miliar saham.

3. NH Korindo Sekuritas Indonesia

Sementara itu, pada posisi ke tiga adalah NH Korindo Sekuritas Indonesia dengan catatan volume transaksi 266,54 miliar saham.

Broker Nilai Transaksi Terbesar :

1. Mandiri Sekuritas

Mandiri sekuritas pertama ditempati yang mempertahankan dominasinya sejak 2017 lalu. Sepanjang 2018, broker dengan kode CC ini mencatat nilai transaksi Rp205,45 triliun atau mencapai 5,04 persen dari total transaksi saham BEI.

2. Credit Suisse Sekuritas Indonesia

Di posisi ke dua adalah Credit Suise Sekuritas Indonesia yang menggeser posisi Morgan Stanley Sekuritas Indonesia. Credit Suisse yang memiliki kode broker CS membukukan nilai transaksi Rp194,37 triliun atau 4,76 persen dari total nilai transaksi saham BEI.

3. Mirae Sekuritas

Mirae Sekuritas juga mengisi tiga besar broker dengan nilai transaksi terbesar. Pada kategori ini, Mirae menggeser posisi CIMB Sekuritas Indonesia dengan nilai transaksi Rp180,34 triliun atau 4,42 persen dari total nilai transaksi BEI.

Broker Frekuensi Terbesar :

1. Mirae Sekuritas

Mirae Sekuritas kembali mengisi kategori ini dengan menduduki posisi pertama atau mempertahankan dominasinya sejak tahun 2017. Mirae Sekuritas membukukan frekuensi sebanyak 20,69 juta kali sepanjang 2018.

2. Mandiri Sekuritas

Mandiri Sekuritas juga tidak mau kalah. Sekuritas asuhan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ini mempertahankan posisi ke dua dengan frekuensi 12,11 juta kali.

3. Indo Premier Sekuritas

Seperti pada tahun 2017 lalu, pada posisi ketiga diisi oleh Indo Premier Sekuritas yang mencatat frekuensi sebanyak 11,88 juta kali.

(AM)