Berita / Kategori / Artikel

IHSG Ditutup Hijau 10 Menit Terakhir, Ditarik Saham Ini

Kapitalisasi pasar (market cap) UNVR hari ini sebesar Rp397,7 triliun, sekitar 5,8 persen dari kapitalisasi IHSG
• 16 Dec 2017
cover

Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (11/7). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc/16.

Bareksa.com - Pada hari ini, Jumat 15 Desember 2017, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau, meski sempat turun sebelumnya. Pergerakan indeks terutama selama lima menit terakhir perdagangan hari ini terdorong saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

IHSG hari ini ditutup di level 6.119,4, naik 0,09 persen dari penutupan sebelumnya 5.988,3 per saham. Padahal, sebelumnya IHSG sempat turun dan menyentuh level terendah intraday 6.075,89.

Peningkatan secara signifikan terjadi saat sesi pre-close, yakni antara pukul 15:50 WIB hingga pukul 16:00 WIB. Sebagai informasi, di Bursa Efek Indonesia terdapat masa pre-closing sebagai masa pembentukan harga untuk penutupan hari tersebut. Jelasnya terlihat dalam grafik berikut ini.

Grafik: Pergerakan IHSG Secara Intraday

Sumber: Bareksa.com

Saham yang mendorong pembalikan pergerakan IHSG dalam waktu 10 menit saja adalah UNVR. Saham emiten produk consumer goods tersebut naik ke level Rp5.2125 atau naik 2,21 persen dari harga saham sebelumnya Rp51.000. Padahal sebelumnya UNVR sempat turun ke level Rp50.675.

Pergerakan saham UNVR sangat signifikan memengaruhi indeks karena memiliki bobot yang cukup besar. Kapitalisasi pasar (market cap) UNVR hari ini sebesar Rp397,7 triliun, sekitar 5,8 persen dari kapitalisasi IHSG.

Grafik: Pergerakan Harga Saham UNVR Secara Intraday

Sumber: Bareksa.com

Dari pantauan Bareksa, saham UNVR  paling banyak dibeli oleh BNI Sekuritas (NI). Adapun transaksi NI dilakukan seluruhnya oleh investor lokal.

Jika dilihat dari seluruh transaksi saham sepanjang hari ini. Melalui NI, investor tercatat membeli saham UNVR sebanyak 19.700 lot pada harga rata-rata Rp52.100 atau senilai Rp102,8 miliar. Angka tersebut setara 46,6 persen dari seluruh transaksi saham UNVR yang mencapai Rp218,8 miliar

Sementara pembeli terbesar saham UNVR berikutnya melalui broker UBS Sekuritas (AK) sebanyak 3.000 lot saham senilai Rp15,2 miliar, pada harga rata-rata Rp52.109,3. (hm)

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui saham mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami kinerja keuangan saham tersebut.

Tags: