MARKET BRIEF: Laba Bersih BEI Meningkat 186%, Laba ADRO Meningkat 119%
GREN meminta restu pemegang saham untuk menggelar rights issue hari ini

GREN meminta restu pemegang saham untuk menggelar rights issue hari ini
Bareksa.com - Berikut adalah intisari perkembangan pasar modal dan aksi korporasi yang disarikan dari media dan laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia.
PT Adaro Energy Tbk (ADRO)
Emiten batu bara ini meraih kenaikan laba bersih yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk 119 persen hingga 31 Desember 2016 menjadi US$334,62 juta dibandingkan laba bersih US$152,44 juta pada periode sama tahun sebelumnya.
Promo Terbaru di Bareksa
Laporan keuangan perseroan yang dipublikasi Selasa 7 Maret 2017 menyebutkan pendapatan usaha turun tipis jadi US$2,52 miliar dari pendapatan usaha US$2,68 miliar tahun sebelumnya. Namun, beban pokok pendapatan turun menjadi US$1,83 miliar dari US$2,14 miliar.
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA)
Garuda menambah frekuensi penerbangan sektor destinasi Australia pada periode musim liburan Mei - Oktober 2017 untuk mengincar sebanyak 650.000 penumpang sepanjang 2017.
Direktur Utama Garuda Indonesia M Arif Wibowo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, mengatakan penambahan frekuensi penerbangan tersebut terdiri dari penambahan frekuensi penerbangan pada sektor Jakarta - Australia dari empat kali menjadi lima kali penerbangan setiap minggunya.
PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)
Evergreen akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) dengan agenda meminta restu pemegang saham untuk menggelar rights issue hari ini (8/3).
Emiten yang semula memiliki bisnis utama sebagai produsen benang itu berencana menerbitkan 50 miliar saham baru. Rencana ini telah berubah dari sebelumnya akan menerbitkan 150 miliar saham baru.
Kemarin, harga saham GREN ditutup di Rp 194. Bila harga rights issue ditetapkan sama dengan harga pasar, artinya GREN berpotensi meraup dana Rp 9,7 triliun. Tapi, emiten ini menyebut target perolehan dananya tidak berubah, yakni Rp 30 triliun.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI)
Mencatat laba bersih yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp347,29 miliar pada 2016 naik dibandingkan laba bersih Rp121,08 miliar pada tahun sebelumnya. Dengan kata lain, laba bersih Bursa Efek Indonesia telah meningkat 186 persen di tahun 2016.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.201,62 | - | - | ||||
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.214,97 | ||||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.046,56 | - | - | - | |||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.171,72 | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
