BeritaArrow iconKategoriArrow iconArtikel

Hati-hati, BIMA dan ELTY Masuk Radar UMA Bursa!

09 Februari 2017
Tags:
Hati-hati, BIMA dan ELTY Masuk Radar UMA Bursa!
Seorang pria memperhatikan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Bedanya, pergerakan BIMA dianggap tidak wajar karena penurunan signifikan sedangkan ELTY sebaliknya

Bareksa.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya mengeluarkan surat edaran Unusual Market Activity (UMA) pada saham PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA) dan PT Bakrieland Development Tbk (ELTY). Kedua saham ini dinilai bergerak naik signifikan tidak seperti biasanya.

Untuk itu, BEI memasukkan saham BIMA dan ELTY ke dalam radar Unusual Market Activity (UMA) pada 9 Februari 2017. Dalam surat nomor Peng-UMA-0018/BEI.WAS/02-2017 & Peng-UMA-0017/BEI.WAS/02-2017 disebutkan bahwa bursa sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham BIMA dan ELTY.

Jika dilihat selama sepekan hingga 9 Februari 2017, harga saham BIMA dan ELTY hingga pukul 15.25 WIB telah turun 39 persen dan ELTY naik 54 persen menjadi Rp116 dan Rp102. Padahal, sebelumnya harga saham BIMA dan ELTY hanya Rp190 dan Rp66 pada harga pembukaan 2 Februari 2017.

Promo Terbaru di Bareksa

Berbeda dibandingkan UMA pada umumnya, saham BIMA masuk radar UMA dikarenakan penurunan pada harga saham yang terbilang signifikan. Padahal saham ini sempat ditransaksikan pada 1 Februari 2017 di level Rp198. Kurang likuidnya saham BIMA menjadi salah satu faktor penurunan harga saham .

Di sisi lain, ELTY yang dalam dua hari terakhir berhasil mencuri perhatian investor dengan transaksi hariannya yang terbilang besar pun tak ikut ketinggalan masuk radar UMA bursa. Hal itu disebabkan oleh naiknya harga saham secara signifikan khususnya dalam dua hari terakhir. Pada hari ini saja tercatat sebanyak 85 juta lot saham ELTY berpindah tangan

Bursa meminta investor untuk memerhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa. Selain itu bursa juga meminta investor untuk mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya.

Investor juga diminta mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi. Walaupun demikian pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Adapun hingga pukul 15.30 WIB perdagangan hari ini harga saham BIMA dan ELTY masing-masing naik 7,4 persen dan 16,27 persen menjadi Rp116 dan Rp100.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.212,65

Down- 0,45%
Up1,09%
Up0,52%
Up7,10%
Up19,34%
Up14,06%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.169,48

Down- 0,39%
Up1,80%
Up1,23%
Up6,64%
--

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.203,73

Up0,38%
Up2,20%
Up1,60%
Up7,47%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.037,49

Down- 1,57%
Up0,35%
Down- 0,96%
---
Tags:

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua