Ada Emas di Trofi Piala Dunia, Kenali Kadar Karat dan Kandungan Logam Mulia

Kandungan emas di trofi piala dunia yang disebut-sebut 18 karat, artinya memiliki kandungan emas 75%-79,16%
Hanum Kusuma Dewi • 01 Dec 2022
cover

Replika tropi Piala Dunia Sepakbola di Moscow Russia dengan background logo World Cup 2022. Trofi Pemenang Piala Dunia disebut memiliki kandungan emas logam mulia kadar 18 karat. (Shutterstock/fifg)

Bareksa.com - Pesta sepak bola empat tahunan Piala Dunia yang berlangsung sejak 20 November hingga 18 Desember 2022, menyita perhatian dunia. Piala Dunia 2022 diikuti oleh 32 negara dan sang pemenangnya nanti akan mendapat satu trofi Piala Dunia. Trofi dalam ajang bergengsi ini rupanya terbuat dari emas. Iya emas logam mulia. Berapa karat dan berapa nilai nominalnya? 

Trofi Piala Dunia seperti dilansir CNBC Indonesia, terbuat dari emas 18 karat dengan tingginya hampir 37 cm dan beratnya lebih dari 6 kg. Trofi tersebut memiliki desain unik, dengan warna emas dan menggambarkan dua sosok manusia yang memegang bola dunia atau globe. 

Lalu berapa harga trofi piala dunia? Melansir pelbagai sumber, harga trofi Piala Dunia 2022 Qatar sekitar US$20 juta, atau sekitar Rp314 miliar dengan nilai tukarnya Rp15.700 per dolar Amerika. Trofi piala dunia jadi salah satu trofi termahal dalam sejarah olah raga. 

Sementara itu melansir Tribune Pontianak, emas di piala itu sendiri bernilai US$250 ribu. Jika dengan nilai tukar Rp15.700 per dolar Amerika, maka nilai emasnya saja dalam trofi tersebut sekitar Rp3,92 miliar. Mengenai kandungan emas di trofi piala dunia yang disebut-sebut 18 karat, artinya memiliki kandungan emasnya 75%-79,16%. 

Penjelasan Karat dan Kandungan Emas 

Melansir laman Treasury, Senin (28/11/2022), karat merupakan ukuran kadar kandungan emas. Karat menandakan berapa persen kadar emas yang terkandung di suatu barang, misalnya perhiasan atau logam mulia batangan. 

Karat inilah yang sering menjadi pertimbangan orang-orang ketika hendak membeli emas. Istilah karat ini berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu keration. Keration ini merujuk kepada biji buah carob—sejenis polong-polongan. 

Menghitung Kadar Karat Emas

Satu karat emas adalah 1/24 bagian atau sekitar 4,1667% dari keseluruhan campuran atau paduan emas (gold alloy). Karat ditunjukkan dengan jumlah bagian emas dalam campuran tersebut. Maka, jika sepotong perhiasan terbuat dari logam yang terdiri dari 18 bagian emas dan 6 bagian tembaga, itu adalah emas 18 karat. Emas 18 karat ini bila diukur kadar kemurniannya adalah 18/24 X 100% = 75%. 

Kalau seluruh 24 bagian emas terbuat dari emas murni maka disebut emas 24 karat atau gold 24 K dengan kadar 99,99 karat. Sistem pengukuran karat emas, menurut Britannica, berasal dari pembuatan koin emas yang disebut mark pada zaman pertengahan. Sebuah koin emas ukurannya setara 24 karat, sekitar satu biji pohon koral. 

Buat kamu investor pemula, perlu mengetahui saat pembuatan koin emas, emas murni tidak dapat digunakan, sebab sifatnya terlalu lunak dan mudah berubah bentuk. Dibutuhkan campuran logam lain seperti perak atau tembaga untuk membuat koin emas yang keras. 

Makanya, kemurnian dari koin emas ini diukur dalam persen berapa banyak bagian emas murni dalam campuran tersebut. Hingga kini, karat juga digunakan untuk mengukur kemurnian emas, baik emas batangan atau emas perhiasan. 

Ukuran Standar Karat Emas

Agar tidak repot menghitung kadar emas, Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah mengeluarkan aturan standar karat emas. Berikut rincian ukuran standar karat emas : 

- 24 karat, artinya kandungan emasnya 99,90%-99,98%
- 23 karat, 
artinya kandungan emasnya 95,83%-98,89%
22 karat, artinya kandungan emasnya 91,67%-95,82%
21 karat, artinya kandungan emasnya 87,50%-91,66%
20 karat, artinya kandungan emasnya 83,33%-87,49%
19 karat, artinya kandungan emasnya 79,17%-83,32%
18 karat, artinya kandungan emasnya 75%-79,16%
17 karat, artinya kandungan emasnya 70,83%-74,99%
16 karat, artinya kandungan emasnya 66,67%-70,82%
15 karat, artinya kandungan emasnya 62,50%-66,66%
14 karat, artinya kandungan emasnya 58,33%-62,49%
13 karat, artinya kandungan emasnya 54,16%-58,32%
12 karat, artinya kandungan emasnya 50%-54,15%
11 karat, artinya kandungan emasnya 45,83%-49,99%
10 karat, artinya kandungan emasnya 41,67%-45,82%
9 karat, artinya kandungan emasnya 37,50%-41,66%
8 karat, artinya kandungan emasnya 33,33%-37,49% 

Perhiasan Emas 24 Karat Jarang Ditemukan 

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, emas 24 karat merupakan kandungan yang tertinggi. Harganya juga semakin mahal. Menariknya, emas 24 karat ini jarang digunakan untuk membentuk perhiasan.

Mengapa? Seperti diketahui, emas merupakan logam yang tahan dari korosi dan oksidasi. Hanya ada tiga zat kimia yang bereaksi dengannya, yaitu aqua regia, flourin dan klorin. Tidak heran kalau barang yang mengandung emas dengan kadar yang tinggi, harganya akan semakin mahal. 

Selain itu, emas merupakan logam mulia. Kalau perhiasan terbuat dari emas 24 karat atau emas murni, yang ada barang itu tidak akan awet dan gampang berubah bentuk. 

Makanya, ketika hendak dijadikan perhiasan, misalnya dijadikan cincin, emas, gelang, atau kalung, emas murni harus dicampur dengan logam-logam lainnya seperti perak, paladium atau tembaga. Tujuannya agar perhiasan ini nantinya awet, kuat, dan tahan goresan. 

(Martina Priyanti/hm)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerja sama dengan Mitra Emas berizin.