Lima Cara Investasi Emas Logam Mulia Bagi Investor Pemula

Investor perlu memastikan keamanan, periksa kembali perizinan yang dimiliki penyedia jasa investasi emas
Abdul Malik • 25 Aug 2021
cover

Ilustrasi emas batangan atau logam mulia. (Shutterstock)

Bareksa.com - Emas batangan atau kerap disebut logam mulia, bisa menjadi salah satu alternatif bagi Anda yang ingin melakukan diversifikasi investasi atau baru mau memulai investasi alias investor pemula.

Ada beragam cara untuk memulai investasi emas, salah satunya dengan investasi emas online. Investor tidak perlu langsung membawa sejumlah uang dan membeli logam mulia.

Membeli emas secara online dapat dilakukan dengan cara mencicil. Kelebihan inilah yang bisa dimanfaatkan oleh investor pemula yang masih memiliki keterbatasan dana untuk investasi.

Berikut cara investasi logam mulia bagi investor pemula yang dilansir dari Liputan6.com :

1. Memperhatikan Tujuan

Apakah Anda merupakan investor yang ingin keuntungan cepat dan besar dalam waktu singkat? Bila tujuan investasi emas seperti itu maka Anda salah.

Termasuk dengan berinvestasi emas secara online, investor perlu memahami emas tergolong investasi jangka menengah dan panjang. Setiap hari harganya memang bisa meningkat, tapi nilainya tidak signifikan, terlebih bila nilai investasi emas Anda masih tergolong kecil.

Makanya, instrumen investasi yang dinilai banyak kalangan kebal akan gejolak inflasi ini bisa dimanfaatkan untuk melindungi nilai kekayaan yakni berinvestasi dalam waktu yang relatif lama.

2. Selalu Memantau Harga

Emas online bisa dibeli kapanpun dan di manapun Anda berada, selama ponsel terhubung ke internet. Tidak ada batasan jam operasional. Meskipun mudah, cara investasi emas online bagi investor pemula tetap harus memantau harga emas karena memang nilainya fluktuatif.

Belilah emas saat di harga yang rendah dan menjualnya saat harga naik. Cara investasi emas online bagi pemula, jangan sampai menjual emas saat harganya di bawah harga beli karena itu bisa membuat Anda merugi.

Pastikan untuk meluangkan waktu melihat perkembangan harga emas. Bila salah dalam memilih momentum beli dan jual, risiko investasi menjadi tanggung jawab investor.

3. Membandingkan Harga

Selanjutnya, investasi emas online bagi pemula juga perlu membandingkan emas dari platform satu dengan platform yang lain. Bila begitu cara investasi emas online bagi pemula akan memiliki pertimbangan, pas tidaknya membeli emas atau menjual sehingga bisa mendapatkan harga terbaik.

4. Tidak Buru-buru

Dalam investasi emas online bagi pemula diperlukan kesabaran dan kejelian, tidak harus buru-buru beli atau bahkan jual emas dalam jumlah banyak sekaligus.

Ingat, cara investasi emas online bagi pemula tergolong investasi jangka menengah dan panjang, bila ingin dapat untung besar, maka jangan berpikir untuk jual langsung banyak.

Dengan melakukan riset dan harganya sesuai, mungkin Anda baru bisa putuskan untuk beli atau jual banyak.

5. Memilih Tempat yang Tepat

Banyak platform penyedia investasi emas dan tabungan emas digital, maka dari itu cara investasi emas online bagi pemula jangan sampai salah memilih tempat investasi. Perhatikan betul perusahaan yang menjalankan platform investasi dan track recordnya.

Anda sebagai investor perlu memastikan keamanan dan sejauh mana jaminan atau garansi investasi Anda. Periksa kembali perizinan yang dimiliki penyedia jasa investasi emas apakah sudah tercatat resmi atau belum.

Dengan mempehatikan ulasan tersebut, Apakah Anda sudah yakin dan siap berinvestasi logam mulia? Perlu diingat, apapun instrumen investasi yang Anda pilih, pastikan sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi ya.

(Martina Priyanti/AM)

​​***

​​​Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.