RI belum butuh uang baru, tapi uang berkualitas
BI wajib memperbaiki kualitas uang lama supaya tidak mudah dipalsukan

BI wajib memperbaiki kualitas uang lama supaya tidak mudah dipalsukan
Liputan6.com - Rencana pemerintah dan Bank Indonesia (BI) menerbitkan uang baru berlabel Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ditentang Pengamat Valas, Farial Anwar.
Dia mendesak supaya Bank Sentral menunda realisasi pencetakan uang baru tersebut. "Tujuannya apa sih mengeluarkan uang baru?. Ditunda saja, wong nggak ada kepentingannya juga. Memang warga sudah bosan dengan uang lama?," tegas dia saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Kamis (10/4/2014).
Promo Terbaru di Bareksa
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.210,09 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.200,4 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.170,94 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.049,18 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

ST016
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ORI030
Obligasi Negara Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SR025
SyariahSukuk Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SBR015
Saving Bond Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ST017
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang