Investasi Kini Bisa Dilakukan Siapa Saja, Bukan Lagi Dominasi Orang Kaya

Dulu investasi di pasar modal hanya didominasi orang kaya dan yang memiliki pengetahuan
Abdul Malik • 09 Apr 2021
cover

Ilustrasi investor yang menghitung keuntungan dari hasil investasinya di reksadana dan SBN secara online. (Shutterstock)

reBareksa.com - Siapa bilang investasi hanya bisa dilakukan orang kaya? Jelas, pernyataan tersebut tidak benar. Direktur Utama BNI Asset Management, Putut Endro Andanawarih menyampaikan investasi bisa dilakukan oleh siapa saja.

"Belajar dari tahun lalu, channel penjualan (reksadana) sekarang menggunakan yang baru. Tiba-tiba memungkinkan masyarakat bisa membeli reksadana dengan mudah, melalui online," kata Putut seperti dilansir CNBC Indonesia (8/4/2021).

Selain didukung oleh perkembangan teknologi yang memungkinkan masyarakat berinvestasi dengan mudah, Putut menilai adanya perubahan paradigma.

"Dari yang dulunya tahu mengenai investasi untuk orang kaya, sekarang menyisihkan sebagian untuk bisa dipakai ke depan kekayaan bisa nambah. Jadi luar biasa pertumbuhan (tahun) kemarin harus disyukuri," imbuhnya.

Menurut Putut kondisi pandemi mendorong masyarakat sebagai investor, untuk memilih investasi dengan risiko rendah. Makanya, ia menyampaikan tak heran jika pertumbuhan aset terbesar adalah reksadana pasar uang (RDPU).

Dia mengatakan reksadana pasar uang, selain aman juga dilihat dari sisi likuidita nya yang bisa menarik uang secara cepat. "Simpan uang sekarang, besok sudah bisa diambil, fleksibel," tuturnya.

Putut mengatakan tahun 2020 memang kelam, namun ada peluang terutama terkait dengan stimulus yang digelontorkan pemerintah. Stimulus itu membuat pemerintah memberikan banyak subsidi.

"Yang terasa adalah turunnya suku bunga. Tak hanya reksadana pasar uang yang diuntungkan tapi reksadana pendapatan tetap. Ini mendapatkan manfaat lebih. Ini mulai naik, tapi tidak semua investor tahu. Tapi biasanya investor naik kelas dari reksadana pasar uang ke reksadana pendapatan tetap," pungkasnya.

Reksadana

Reksadana adalah salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Reksadana dirancang sebagai sarana untuk menghimpun dana dari masyarakat yang memiliki modal, mempunyai keinginan untuk melakukan investasi, namun hanya memiliki waktu dan pengetahuan yang terbatas.

Selain itu reksadana juga diharapkan dapat meningkatkan peran pemodal lokal untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia. Umumnya, reksadana diartikan sebagai wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

Ada tiga hal yang terkait dari definisi tersebut yaitu, pertama, adanya dana dari masyarakat pemodal. Kedua, dana tersebut diinvestasikan dalam portofolio efek, dan ketiga, dana tersebut dikelola oleh manajer investasi.

Dengan demikian, dana yang ada dalam reksadana merupakan dana bersama para pemodal, sedangkan manajer investasi adalah pihak yang dipercaya untuk mengelola dana tersebut.

(Martina Priyanti/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa. GRATIS

DISCLAIMER​
Semua data kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.