Hai Perempuan, Begini Caranya untuk Jago Investasi

Perempuan kerap disebut jagonya dalam mengurus keuangan termasuk keuangan rumah tangga
Abdul Malik • 02 Feb 2021
cover

Ilustrasi perempuan kaya. (Shutterstock)

Bareksa.com​ - Perempuan kerap disebut jagonya dalam mengurus keuangan termasuk keuangan rumah tangga. Bahkan, perempuan identik dengan julukan sebagai menteri keuangan keluarga karena pengelolaan keuangan keluarga umumnya dikelola oleh perempuan atau ibu rumah tangga.

Lalu bagaimana dengan urusan investasi? Krizia Maulana, Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) pada sebuah kesempatan menyampaikan harus diingat, investasi adalah milik semua kalangan yang tentunya termasuk perempuan.

Krizia mengatakan bagi perempuan, kemampuan berinvestasi bisa menjadi cara untuk menjadi perempuan yang independen dan mandiri secara finansial. Kini, menurutnya, bukan lagi saatnya menantikan sosok laki-laki mapan yang akan hadir menyelamatkan keuangan. Sebagai perempuan juga harus bisa membuktikan diri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri.

"Dengan berinvestasi, perempuan membuktikan kemampuannya untuk mengelola keuangan, mengembangkan uang, sekaligus memanfaatkan uang dengan baik," katanya.

Secara umum, pilihan investasi yang pas untuk perempuan cukup beragam dan tidak kalah dengan laki-laki. Hanya saja, perempuan biasanya suka yang simpel seperti emas, baik itu perhiasan ataupun emas batangan.

"Tentunya masih ada pilihan investasi dengan anggaran yang tidak terlalu besar serta mudah di akses. Pilihan dikembalikan lagi kepada masing-masing," ucap dia.

Investasi Reksadana

Krizia mengatakan investasi di reksadana bisa menjadi salah satu opsi. Perempuan pekerja kantor yang juga ibu rumah tangga, tentunya akan memilih alternatif investasi yang mudah. "Kenapa reksadana bisa menjadi pilihan?

Pertama, modalnya tidak terlalu besar. Cukup dengan Rp100.000, sudah bisa berinvestasi. Bahkan, sejumlah manajer investasi (MI) dan agen penjual efek reksadana (APERD) ada yang sudah menawarkan investasi reksadana mulai dari Rp10.000.

Kedua, investasi di reksadana sudah bisa dilakukan melalui online.

Ketiga, waktu yang lebih fleksibel. Untuk yang tidak memiliki waktu, sudah ada manajer investasi yang akan mengelola investasi.

Keempat likuiditas dan tidak ada penalti, di mana dana yang dicairkan akan masuk ke rekening tabungan nasabah dalam waktu yang telah ditetapkan dalam prospektus.

Reksadana memiliki tingkat risiko yang rendah sampai yang paling tinggi, investor tinggal menyesuaikan dengan profil risiko masing-masing. "Tidak sulit bukan? Jadi siapa bilang perempuan tidak jago berinvestasi!," kata Krizia.

Selalu sesuaikan instrumen investasi yang dipilih dengan profil risiko dan target investasi.

(Martina Priyanti/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?
- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa. GRATIS

DISCLAIMER​
Semua data kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.