Hai Investor! Ini Contekan Strategi Alokasi Aset Bagi 3 Tipe Investor Reksadana

Investor sebaiknya melakukan diversifikasi produk investasi atau melakukan alokasi aset
Abdul Malik • 27 Jan 2021
cover

ilustrasi diversifikasi portofolio yang digambarkan dengan kotak-kotak jenis investasi reksadana saham obligasi komoditas reits etf di dalam keranjang belanja di atas komputer laptop.

Bareksa.com - Masih bingung akan berinvestasi dan atau mesti menambah investasi di jenis reksadana apa pada tahun ini? Jika iya, saran dari Rudiyanto, Direktur Panin Asset Management, berikut ini patut dipertimbangkan.

Ia mengatakan jika menilik tahun lalu, reksadana saham melempem dan di sisi lain reksadana pendapatan tetap dan campuran imbal hasilnya (return) positif. Kemudian, dalam 3 bulan - 4 bulan terakhir, saham kembali naik bahkan sangat signifikan sementara reksadana pendapatan tetap malah turun di bulan Januari.

"Harga saham yang terkoreksi juga bisa menjadi momentum untuk mendapatkan reksadana saham pada harga yang lebih murah," kata Rudiyanto kepada Bareksa, Selasa malam (26/1/2021).

Selain memilih reksadana saham, Rudiyanto menambahkan investor ada baiknya pada waktu bersamaan melakukan diversifikasi produk investasi. Bahasa lainnya, melakukan alokasi aset.

Menurutnya belajar dari pengalaman, mengejar reksadana dengan return tinggi di masa lalu belum tentu hasilnya sesuai harapan. Makanya, ia melanjutkan, melakukan alokasi aset (asset allocation) ke beberapa jenis reksadana berbeda merupakan pilihan bijaksana.

Rudiyanto berpendapat, dengan melakukan alokasi aset, mungkin imbal hasilnya bukan yang paling maksimal, tapi paling tidak ada rasa nyaman ketika terjadi gejolak di pasar.

Nah, berikut resep alokasi aset versi Rudiyanto. Pertama, bagi investor konservatif: 10 persen reksadana saham, 20 persen reksadana campuran, 30 persen reksadana pasar uang, dan 40 persen reksadana pendapatan tetap.

Kedua, bagi investor agresif: 10 reksadana pasar uang, 20 persen reksadana pendapatan tetap, 30 persen reksadana campuran, dan 40 persen reksadana saham.

Ketiga, bagi investor moderat: 10 persen reksadana saham, 20 persen reksadana pasar uang, 30 persen reksadana pendapatan tetap, dan 40 persen reksadana campuran.

Ia menekankan apa yang disampaikannya tersebut merupakan bagian contoh pembagian porsi dalam melakukan aset alokasi. Investor, katanya bisa melakukan konsultasi dengan perencana keuangan untuk informasi lebih komprehensif.

"Saran Kami, pilih dan terapkan strategi aset alokasi yang tepat serta sesuai dengan kondisi keuangan dan profil risiko Anda, sehingga investasi reksadana yang Anda lakukan bisa memberikan imbal hasil yang maksimal," ungkapnya.

Promo Bareksa

Khusus pembelian reksadana online di Bareksa, saat ini ada promo gajian yang memberi kesempatan untuk dapat berbagai macam hadiah, mulai dari iPhone 12, Laptop Asus, smartwatch I-Watch Gen 3, smart TV Xiaomi Gen 3, hingga voucher reksadana Rp100.000. 

Mau yang mana? Pilih semuanya juga boleh dengan mengumpulkan poin dan menggunakan kode berikut ini. 

Hadiah iPhone 12

  • Kode: PILIHIPHONE
  • untuk 1 orang poin terbanyak 
  • Minimal beli Rp25 juta, dapat 1 poin
  • berlaku kelipatan

Hadiah Laptop ASUS

  • Kode: PILIHLAPTOP
  • untuk 1 orang poin terbanyak
  • Minimal beli Rp10 juta, dapat 1 poin
  • berlaku kelipatan

Hadiah I-Watch Gen 3

  • Kode: PILIHIWATCH
  • untuk 2 orang poin terbanyak
  • Minimal beli Rp5 juta, dapat 1 poin
  • berlaku kelipatan

Hadiah Smart TV Xiaomi Gen 3

  • Kode: PILIHSMARTTV
  • untuk 2 orang poin terbanyak
  • Min. beli Rp2,5 juta, 1 poin
  • berlaku kelipatan

Hadiah Voucher Reksadana Rp100 ribu

  • Kode: PILIHREKSADANA
  • untuk 100 orang poin terbanyak
  • Min. beli Rp1 juta, 1 poin
  • berlaku kelipatan

Untuk semua hadiah dan kode promo berlaku ketentuan berikut ini: 

  1. Periode promo 25 Januari-6 Februari 2021
  2. Pembelian berlaku untuk produk reksadana apa saja dengan memasukan kode promo
  3. Pembelian berlaku kelipatan
  4. Poin yg dikumpulkan hanya berlaku selama periode promo berlangsung
  5. Reksadana tidak boleh dicairkan dalam kurun waktu 3 bulan (hingga 25 April 2021)
  6. Program promo tidak berlaku untuk karyawan Bareksa
  7. Bareksa akan menentukan pemenang hadiah pada tanggal 10 Mei 2021.
  8. Untuk program ini, poin yang dihitung sesuai kelipatan yang telah ditentukan.
  9. Bareksa akan mengumumkan pemenang pada tanggal 17 Mei 2021 melalui sosial media Bareksa dan email.
  10. Hadiah tidak dapat diuangkan dan dipindahtangankan.
  11. Keputusan Bareksa menentukan pemenang bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  12. Seluruh pajak hadiah ditanggung Bareksa.
  13. Bareksa dapat membatalkan pemenang jika nasabah terbukti melakukan kecurangan, atau tidak dapat dihubungi.

Langsung pilih dan gunakan kodemu di Bareksa.com, atau melalui aplikasi Bareksa di App Store atau Play Store sekarang juga. Kapan lagi bisa investasi dapat hadiah pula!

(Martina Priyanti/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?
- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa. GRATIS

DISCLAIMER​
Semua data kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

​​