Hasil Investasi Robo Advisor Bareksa Bisa Kalahkan Indeks Saham, Ini Buktinya

Kinerja reksadana saham yang menjadi rekomendasi Robo Advisor Bareksa melesat
Hanum Kusuma Dewi • 17 Jun 2021
cover

Robo Advisor Bareksa pertama dengan izin penasihat investasi OJK

Bareksa.com - Bareksa, platform e-investasi terbesar di Indonesia, meluncurkan robo advisor pertama di Indonesia yang mendapatkan lisensi Penasihat Investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI. Robo Advisor Bareksa yang bernama BaTaRA (Bareksa Tactical Robo Advisor) memiliki berbagai keunggulan, termasuk bisa memberikan hasil maksimal. 

Benarkah Robo Advisor Bareksa bisa memberikan hasil lebih maksimal?

Untuk membuktikannya, kita bisa membandingkan kinerja Robo Advisor untuk investor sangat agresif dengan indeks saham atau Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Perbandingan ini dilakukan selama periode sejak Robo Advisor Bareksa diluncurkan pada 24 Mei 2021 hingga 14 Juni 2021. 

Adapun investor sangat agresif di Robo Advisor Bareksa pada saat awal disarankan untuk mengalokasikan 70 persen di reksadana saham, 20 persen di reksadana pendapatan tetap dan 10 persen di reksadana pasar uang. Rekomendasi robo yang dinamis memberikan porsi berbeda saat investor top up (menambah) investasi, yang disesuaikan dengan kondisi pasar. 

Dengan nilai investasi Rp1.785.773 saat ini, investor mendapatkan imbal hasil Rp130.995. Artinya, dalam periode tiga pekan tersebut, investor sangat agresif yang mengikuti rekomendasi Robo Advisor Bareksa mendapatkan keuntungan (imbal hasil) sebesar 7,92 persen. Sementara itu, untuk perbandingan, IHSG sepanjang periode sama hanya naik sekitar 5,5 persen. 

Mengapa Robo Advisor Bareksa bisa mengalahkan IHSG? 

Satu keunggulan unik dari fitur Robo Advisor Bareksa adalah sifatnya dinamis. Artinya, rekomendasi yang diberikan Robo Advisor Bareksa tidak selalu sama hanya berdasarkan profil risiko, tetapi juga memasukkan parameter perubahan kondisi pasar modal dan ekonomi makro. 

Pada saat akhir periode, porsi alokasi reksadana investor sangat agresif tersebut adalah 55 persen reksadana saham, 35 persen reksadana pendapatan tetap dan 10 persen reksadana pasar uang. Adapun produk reksadana yang menjadi rekomendasi adalah reksadana saham Manulife Saham Andalan, reksadana pendapatan tetap Manulife Obligasi Negara II Kelas A dan reksadana pasar uang Sucorinvest Sharia Money Market Fund. 

Dilihat dari produknya, wajar saja portofolio nasabah sangat agresif di Robo Advisor Bareksa ini bisa mengalahkan IHSG. Sebab, produk reksadana saham yang dipilih kinerjanya melesat 8,86 persen dalam periode tersebut. Pergerakan Manulife Saham Andalan bisa dibandingkan dengan IHSG dan Indeks Reksadana Saham Bareksa berikut ini. 

Grafik Perbandingan Manulife Saham Andalan, IHSG dan Indeks Reksadana Saham

Sumber: Bareksa.com

Robo Advisor Bareksa dipastikan sepenuhnya bergerak secara independen dan berpihak pada kepentingan investor. Metodologi yang diterapkan dibuat transparan dan independen, dan secara berkala dilaporkan ke OJK sebagaimana dipersyaratkan regulasi yang ada. 

Ayo, coba fitur Robo Advisor di aplikasi Bareksa yang bisa diunduh melalui App Store untuk ponsel berbasis iOS dan Google Play Store untuk Android. Jangan lupa juga ikut promosinya untuk mendapatkan cashback reksadana senilai total Rp50 juta.  

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.