ST006 akan Jadi Green Sukuk Ritel Pertama, Apa Maksudnya?

Sukuk Tabungan juga menawarkan berbagai keuntungan bagi investor yang membelinya
Jumat, 25 Oktober 2019 12:38:19 WIB Hanum Kusuma Dewi
Image
Green sukuk adalah surat berharga syariah negara yang hasil penerbitannya digunakan untuk membiayai proyek-proyek lingkungan (green projects). Sukuk hijau ini sesuai dengan komitmen pemerintah dalam menghadapi berbagai isu lingkungan global, mengingat Indonesia sangat rawan terkena dampak kerusakan alam di dunia.

Bareksa.com - Pada awal November 2019, pemerintah akan menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) jenis Sukuk Tabungan seri ST006. Ada yang istimewa, karena inilah pertama kalinya sukuk yang mengusung tema lingkungan (green sukuk) ditawarkan untuk investor individu (ritel).

Green sukuk adalah surat berharga syariah negara yang hasil penerbitannya digunakan untuk membiayai proyek-proyek lingkungan (green projects). Sukuk hijau ini sesuai dengan komitmen pemerintah dalam menghadapi berbagai isu lingkungan global, mengingat Indonesia sangat rawan terkena dampak kerusakan alam di dunia.

Proyek hijau yang dianggap layak untuk mendapat pembiayaan dari sukuk ini harus masuk dalam sejumlah sektor yang ada dalam kerangka Green Sukuk. Sektor tersebut antara lain, energi terbarukan, efisiensi energi, pengurangan risiko bencana akibat perubahan iklim, transportasi berkelanjutan, pengelolaan sampah, pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, pariwisata hijau, gedung hijau, pertanian yang berkelanjutan.

Berdasarkan materi Direktorat Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan kepada mitra distribusi, green sukuk ritel akan menjadi instrumen investasi hijau pertama yang ditawarkan kepada investor individu di pasar domestik. Inovasi ini diharapkan bisa meningkatkan minat investasi karena memiliki nilai tambah yang dikhususkan untuk pembiayaan proyek ramah lingkungan.

Green sukuk ritel tidak hanya berdampak pada penurunan emisi karbon, tetapi juga mendukung komitmen Indonesia untuk mencapai lima tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals/SDG), yakni energi yang bersih dan terjangkau, pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan yang layak, industri, inovasi dan infrastruktur, kota dan komunitas berkelanjutan, serta aksi mengatasi perubahan iklim.

Keuntungan Bagi Investor

Sukuk Negara Tabungan (Sukuk Tabungan) seri ST006 adalah produk investasi syariah yang ditawarkan oleh pemerintah kepada individu warga negara Indonesia, sebagai tabungan investasi yang aman, mudah, terjangkau, dan menguntungkan.

Sukuk Tabungan dikelola berdasarkan prinsip syariah, tidak mengandung unsur maysir (judi), gharar (ketidakjelasan), dan riba (usury), serta telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Investasi ini sangat cocok bagi investor pemula ataupun investor ritel, karena modal awal untuk membeli sukuk ini sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp1 juta (1 unit) dan maksimal Rp3 miliar (3000 unit). ST006 juga menawarkan keuntungan berupa imbalan.

Apa saja keuntungan yang ditawarkan oleh Sukuk Tabungan? Berikut ulasannya.

Keuntungan Investasi Sukuk Tabungan ST006

1. Dijamin Pemerintah 100%

Undang-Undang UU No. 19 Tahun 2008 dan UU tentang APBN menjamin pembayaran pokok dan imbalan sukuk, sebagai salah satu bentuk surat berharga negara. Oleh sebab itu, investor tidak perlu khawatir uangnya hilang atau nilai investasinya berkurang.

Perlu dicatat, imbalan ini 100 persen. Jadi, kalau ada investor yang membeli hingga Rp3 miliar, semua uangnya akan dijamin kembali. Berbeda dengan deposito yang dijamin Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) hanya sampai maksimal Rp2 miliar.

2. Tingkat imbalan kompetitif

Keuntungan atau imbal hasil yang diberikan sukuk adalah berupa uang sewa (ujrah) dengan persentase tertentu sesuai dengan prinsip syariah Islam yang tidak mengandung unsur riba. Imbal hasil sukuk ini akan dibayarkan secara rutin tiap bulan dan nilai pokok modal kita akan dibayarkan pada saat jatuh tempo yakni setelah dua tahun.

Imbalan sukuk biasanya lebih tinggi dari rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN. Dengan jangka waktu simpanan 2 tahun, tentunya investor bisa merasakan keuntungan yang lebih besar dibandingkan hanya dengan menabung di bank.

Imbalan menggunakan sistem mengambang dengan batas minimal (floating with floor). Penghitungan imbalan mengikuti perkembangan BI 7-Day Reverse Repo Rate, dengan jaminan imbalan minimal (floor) sampai dengan jatuh tempo. Artinya, ada kemungkinan imbalan bisa naik bila acuan naik tetapi tidak bisa turun lebih rendah daripada batas minimal.

3. Early Redemption

Meski Sukuk Tabungan tidak bisa diperdagangkan, instrumen ini bisa dicairkan lebih awal tanpa dikenakan biaya (redemption cost ) oleh pemerintah. Syaratnya, nilai transaksi awal minimal Rp2 juta dan jumlah yang bisa dicairkan awal maksimal hanya separuh investasi awal dengan sisa saldo Rp1 juta.

4. Akses Online

Transaksi pembelian sukuk dan pengajuan pencairan sebelum jatuh tempo (early redemption) dilakukan melalui sistem elektronik (online) karena sukuk tabungan merupakan jenis SBN khusus ritel yang ditawarkan secara online (e-SBN).

5. Halal & Bebas Riba

Bagi investor yang memegang prinsip-prinsip Islami, investasi Sukuk Tabungan bisa menjadi pilihan karena bebas dari unsur riba (bunga), maysir (judi) dan gharar (ketidakpastian). Segala informasi tentang struktur, keuntungan, dan tanggal jatuh tempo sukuk dapat dibaca dalam memorandum informasi yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan.

* * *

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Dalam waktu dekat ini, pemerintah akan menawarkan Sukuk Tabungan seri ST006. Meski masa penawaran belum dibuka, kita sudah bisa mendaftar terlebih dahulu untuk memesan ST006 di Bareksa.

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi ST006? Segera daftar di sbn.bareksa.com sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP. Baca panduannya di sini.

Bagi yang sudah pernah membeli SBR atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di sbn.bareksa.com untuk memesan ST006.

Bila sudah memiliki akun Bareksa untuk reksadana sebelumnya, segera lengkapi data Anda berupa NPWP dan rekening bank yang dimiliki.

Kalau belum punya NPWP, tapi mau beli ST006? Kita juga bisa meminjam NPWP punya orang tua atau suami.

PT Bareksa Portal Investasi atau bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

 

 



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER