Jangan Sampai Kecewa Karena Umrah Bodong, Kenali Modusnya

Kini ada alternatif baru yakni Bareksa Umroh hasil kerja sama PT Bareksa Portal Investasi dan Al-Qadri Umrah dan Haji
Rabu, 17 Juli 2019 12:34:33 WIB Issa Almawadi
Image
Warga menunggu mengurus pengembalian dana atau "refund" terkait permasalahan umroh promo di Kantor First Travel, Jakarta Selatan, Rabu, 26 Juli 2017. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Bareksa.com – Pernah mendengar mendengar istilah ‘umrah bodong’? Istilah ini sempat mencuat ketika terjadi kasus penggelapan dana jemaah First Travel.

Umrah bodong, kerap berkaitan dengan laporan jemaah yang gagal berangkat. Salah satu penyebabnya, sebagian besar jemaah melakukan cicilan biaya keberangkatan umrah ke biro perjalanan yang dipilih.

Sayangnya, kegiatan mencicil seperti itu tidak sesuai dengan usaha biro perjalanan. Artinya, biro perjalanan tak semestinya menampung dan mengelola dana dari masyarakat dengan cara mencicil.

Bagi kamu atau pun kerabat yang pernah menjadi korban umrah bodong, janganlah kecewa. Kini sudah ada alternatif baru untuk kamu yang ingin menabung untuk berangkat umrah.

Adalah platform Bareksa Umroh yang merupakan hasil kerjasama antara marketplace reksadana PT Bareksa Portal Investasi dan Al-Qadri Umrah dan Haji.

Kehadiran platform ini memungkinkan kamu menabung dengan cara menempatkan dana di instrumen reksadana syariah pilihan yang dikelola oleh manajer investasi ternama dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tidak hanya itu, Al-Qadri sebagai biro perjalanan pun punya legalitas jelas karena merupakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) terdaftar dan berizin Kementerian Agama. Bahkan, Al-Qadri sudah punya pengalaman memberangkatkan jemaah sejak tahun 1976.

Untuk merencanakan ibadah umrah di Bareksa Umroh, kamu cukup mendaftar sebagai nasabah Bareksa dan memilih paket perjalanan yang disediakan Al-Qadri. Setelah itu, kamu tentukan jangka waktu keberangkatan kamu serta memilih reksadana yang menjadi tempat dana kamu diinvestasikan.

Saat ini, ada tiga reksadana syariah jenis pasar uang yang bisa kamu pilih. Adalah Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra yang merupakan produk milik PT Mandiri Manajemen Investasi, Cipta Dana Kas Syariah produk milik PT Ciptadana Asset Management dan Syailendra Sharia Money Market Fund sebagai produk milik PT Syailendra Capital.

Kenali Umrah Bodong

Sementara bagi kamu yang tidak ingin menjadi korban umrah bodong, maka harus tahu beberapa modus biro perjalanan yang bisa membuat kamu kecewa.

Seperti yang sering disampaikan Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing kepada Bareksa, Rabu, 17 Juli 2019. Tongam menuturkan, masih ada temuan umrah bodong.

“Tapi sudah jauh semakin menurun karena hasil penanganan yang dilakukan Satgas telah menyadarkan PPIU untuk melakukan kegiatan sesuai dengan ketentuan,” ungkap Tongam.

Selain itu, masyarakat juga sudah semakin waspada dalam memilih PPIU agar tidak menjadi korban.

Modusnya pun masih seperti yang sudah-sudah. Tongam memaparkan, modus umrah bodong masih seputar kegiatan pemasaran berjenjang, di mana para agen mendapatkan bonus kalau merekrut jemaah.

“Selain itu juga mereka biasanya iming-iming harga murah dengan fasilitas tinggi,” ujarnya.

Untuk diketaui, PT Bareksa Portal Investasi (Bareksa), yang mengoperasikan marketplace investasi terintegrasi Bareksa.com, pada 10 Juli 2019 secara resmi telah meluncurkan Bareksa Umroh, platform yang menawarkan layanan rencana simpanan di reksadana syariah untuk membiayai perjalanan ibadah umrah. Informasi selengkapnya mengenai Bareksa Umroh klik tautan ini

(AM)

***

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.

 



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER