Kemenkeu Targetkan Kuota Nasional SBR005 Sampai Rp5 Triliun

Masa penawaran 10-24 Januari 2019 dan bisa berakhir lebih awal bila sudah memenuhi kuota nasional
Kamis, 10 Januari 2019 13:26:23 WIB Issa Almawadi
Image
Mengusung tagline “Aku Pun Bisa Investasi”, pemerintah memberikan kesempatan kepada setiap warga negara Indonesia untuk dapat berinvestasi pada SBR005.

Bareksa.com – Pemerintah resmi memulai penawaran Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR005 kepada investor individu secara online (e-SBN). Masa penawaran SBR dengan kupon 8,15 persen per tahun dan tenor 2 tahun ini, berlangsung mulai hari ini (10 Januari 2019) hingga 24 Januari 2019.

Direktur Surat Utang Negara, DJPPR, Kementerian Keuangan RI Loto S. Ginting menyampaikan, keberadaan SBR005 ini sejalan dengan perluasan basis investor dalam negeri serta mendukung terwujudnya keuangan inklusif serta memenuhi sebagian pembiayaan APBN 2019. “Penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) ritel akan dilaksanakan sebanyak sepuluh kali selama tahun 2019,” ujar Loto di Jakarta.

Loto mengungkapkan, penerbitan SBN ritel tahun ini akan dalam bentuk konvensional maupun syariah. Adapun SBR005 merupakan instrumen SBN ritel pertama yang ditawarkan pemerintah kepada masyarakat pada tahun ini dengan target penerbitan awal Rp2 triliun dan bisa ditambah (upsize) hingga Rp5 triliun. "Kuota nasional untuk SBR005 maksimal Rp5 triliun," ujarnya.

Namun, perlu diketahui, bila target penerbitan sudah tercapai hingga nilai maksimal (kuota nasional) sebesar Rp5 triliun sebelum masa penawaran belum berakhir, penjualan SBR005 bisa langsung ditutup. Oleh sebab itu, investor diharapkan untuk segera memesan di awal karena yang memesan lebih dulu akan dilayani lebih dahulu (first come first serve).

Mengusung tagline “Aku Pun Bisa Investasi”, pemerintah memberikan kesempatan kepada setiap warga negara Indonesia untuk dapat berinvestasi pada SBR005. “Sekaligus berpartisipasi dalam pembangunan nasional, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tambah Loto.

Meski begitu, Loto mengingatkan, setiap calon investor harus memahami Memorandum Informasi SBR005 sebelum melakukan pemesanan pembelian. Memorandum Informasi SBR005 ini dapat diakses melalui www.kemenkeu.go.id/sbr.

Simulasi Kupon SBR005

Sumber: Kemenkeu

Masyarakat yang berminat berinvestasi pada SBR005 dapat langsung menghubungi 11 mitra distribusi yang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung melalui sistem elektronik. Mitra distribusi SBR005 ini terdiri dari bank yakni PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Mitra distribusi juga berasal dari perusahaan efek yakni PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, ada juga perusahaan efek khusus (APERD financial technology) PT Bareksa Portal Investasi dan PT Star Mercato Capitale (Tanamduit) serta perusahaan financial technology peer to peer lending yakni PT Investree Radhika Jaya dan PT Mitrausaha Indonesia Group (Modalku).

Adapun struktur SBR005 secara lengkap adalah sebagai berikut:

1. Periode Registrasi: Setiap saat pada Mitra Distribusi yang telah ditetapkan
2. Masa Penawaran: Pembukaan: 10 Januari 2019 pukul 09:00 WIB, Penutupan: 24 Januari 2019 pukul 10:00 WIB
4. Bentuk dan Karakteristik Obligasi: Obligasi Negara tanpa warkat; Tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder; Tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo, kecuali pada masa Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption)
5. Tanggal Penetapan Hasil Penjualan: 28 Januari 2019
6. Tanggal Setelmen: 30 Januari 2019
7. Tanggal Jatuh Tempo: 30 Januari 2021
8. Mininum Pemesanan: Rp1.000.000
9. Maksimum Pemesanan: Rp3.000.000.000
10.Jenis Kupon: Mengambang dengan tingkat kupon minimal (floating with floor) dengan suku bunga acuan adalah BI 7-Day Reverse Repo Rate
11.Tingkat kupon:
    ♦ Tingkat Kupon untuk periode 3 bulan pertama (tanggal 30 Januari 2019 sampai dengan tanggal 10 April 2019) adalah 8,15 persen berasal dari suku bunga acuan yang berlaku pada saat penetapan kupon yaitu 6,00 persen ditambah spread tetap 215 bps (2,15 persen)

    ♦ Tingkat Kupon berikutnya akan disesuaikan setiap 3 bulan pada Tanggal Penyesuaian Kupon sampai dengan Jatuh Tempo
    Penyesuaian Tingkat Kupon didasarkan pada suku bunga acuan ditambah spread tetap 2,15 bps (2,15 persen)
    ♦ Tingkat Kupon 8,15 persen adalah berlaku sebagai tingkat kupon minimal (floor) dan Tingkat Kupon minimal tidak berubah sampai dengan jatuh tempo

12. Pembayaran Kupon: Tanggal 10 setiap bulan
13. Pembayaran Kupon Pertama Kali: 10 Maret 2019
14. Periode Pengajuan Early Redemption: Pembukaan: 27 Januari 2020 pukul 09:00 WIB, Penutupan: 4 Februari 2020 pukul 15:00 WIB
15. Tanggal Setelmen Early Redemption: 10 Februari 2020
16. Nilai Maksimal Early Redemption: 50 persen dari setiap transaksi pembelian yang telah dilakukan pada masing-masing mitra distribusi

***

Perlu dicatat, instrumen investasi ini hanya dijual kepada warga Negara Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sebagai syarat pembelian.

Kalau sudah memenuhi dua persyaratan tersebut, Anda bisa mendaftar terlebih dahulu di homepage SUN ritel Bareksa dan membeli selama masa penawaran dimulai pada 10-24 Januari 2019. (Baca Juga : Belum Jadi Nasabah Bareksa? Ini 6 Langkah Mudah Daftar untuk Beli SBR005)

PT Bareksa Portal Investasi atau bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Utang Negara (SUN) ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja. Yuk daftar sekarang.

(hm)



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER