Wujudkan Puasa Ramadan di Baitullah dengan Tabungan Umroh Bareksa

Ada enam kelebihan menyiapkan tabungan umroh di fitur BareksaUmroh
Abdul Malik • 28 Mar 2022
cover

Ilustrasi sepasang suami - istri generasi milenial yang memantapkan niatnya untuk menabung umroh agar bisa menjalankan puasa Ramadan di Makkah. (Shutterstock)

Bareksa.com - Bulan Ramadan akan datang dalam hitungan hari. Bisa berkesempatan berangkat ke Baitullah di bulan Ramadan sekaligus menunaikan umroh di sana, tentu menjadi impian umat Islam. Kemungkinan Ramadan akan dimulai pada Sabtu, 2 April 2022. Namun jadwal pastinya masih menunggu pengumuman dari pemerintah.

Menjalankan rangkaian kegiatan ibadah sepanjang Ramadan, bulan penuh ampunan, di Baitullah tentu bisa menjadi bagian dari ikhtiyar kita untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Maha Kuasa. Selama di Makkah, kita tidak hanya bisa menjalankan puasa sembari umroh, namun juga bisa mengikuti jamaah sholat tarawih, sholat malam dan kegiatan-kegiatan ibadah lain di Masjidil Haram, hingga berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi, Madinah.

Jika punya niat kuat untuk menjalankan puasa Ramadan di Tanah Suci, maka kita harus menyiapkan jauh-jauh hari. Ada cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk bisa mewujudkan impian Anda agar bisa menunaikan umroh di bulan Ramadan. Salah satunya dengan cara menabung dalam program Tabungan Umroh di fitur BareksaUmroh.

Cara Siapkan Tabungan Umroh

Bagi smart investor yang sudah tidak sabar untuk segera berziarah ke Tanah Suci, apakah sudah menyiapkan tabungan untuk memenuhi biayanya?

Jika smart investor punya niat kuat, bisa menyiapkan tabungan umroh di reksadana syariah yang tersedia di platform BareksaUmroh. Selain halal dan berpeluang memberikan imbal hasil lebih tinggi dari menyimpannya di tabungan biasa, juga aman karena diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Di platform BareksaUmroh smart investor bisa memilih beragam paket umroh sesuai kebutuhan dan kemampuan. Smart investor juga bisa melakukan simulasi atas investasi yang ditanamkan.

6 Kelebihan tabungan umroh di BareksaUmroh  :

1. Pasti Aman

Uang tabungan nasabah akan disimpan di reksadana syariah, sebagai instrumen investasinya. Tidak dipegang langsung oleh pihak travel atau agen penjual, melainkan disimpan di reksadana Bareksa.

2. Layanan Lengkap

Layanan BareksaUmroh terpadu dari awal hingga akhir, mulai dari perencanaan tabungan di reksadana syariah, pembelian paket umroh, keberangkatan umroh, hingga perjalanan pulang ke tanah air.

3. Serba Online

Pendaftaran dilakukan 100 persen online, dengan hanya menggunakan e-KTP. Proses tanda tangan juga dilakukan secara online menggunakan tanda tangan digital.

4. Terpercaya

Bareksa bermitra dengan agen biro perjalanan (agen travel) yang sudah memiliki reputasi. Tiap mitra agen travel telah memiliki sertifikat untuk keberangkatan umroh yang diatur oleh Kementerian Agama.

5. Sesuai Syariah

Tidak perlu ragu tentang kehalalan produk ini, karena reksadana syariah dikelola berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan nomor 20/DSN-MUI/IV/2001.

6. Fleksibel & Potensi Imbal Hasil

Top up tabungan tidak mengikat, smart investor bebas top up kapanpun dan berapapun. Dengan reksadana syariah, tabungan berpotensi tumbuh dan meraih imbal hasil lebih besar dari tabungan bank atau deposito.


Sumber: Bareksa

​Investasi di reksadana syariah juga halal karena telah mendapatkan fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Segera siapkan tabungan umroh di platform BareksaUmroh. Pilih produk yang sesuai dengan profil risiko.


Sumber: Bareksa, kinerja per 26 Maret 2022

Selengkapnya tentang BareksaUmroh kamu bisa klik tautan berikut ini.

(Martina Priyanti/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​

Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.