Pemesanan SBN Syariah ST016 Lebih dari 50%, Waspadai War Kuota Pemesanan!
Pemesanan ST016 telah menembus lebih dari 50% target penjualan. Simak rincian kuota ST016T2 dan ST016T4 hingga 18 Mei 2026.

Pemesanan ST016 telah menembus lebih dari 50% target penjualan. Simak rincian kuota ST016T2 dan ST016T4 hingga 18 Mei 2026.
Bareksa - Minat investor terhadap Surat Berharga Negara (SBN) Syariah Sukuk Tabungan ST016 terus meningkat. Memasuki 19 Mei 2026 atau jelang hari ke-12 masa penawaran, nilai pemesanan ST016 telah mencapai Rp7,71 triliun atau sekitar 51% dari target indikatif Rp15 triliun. Padahal masa penawaran masih berlangsung hingga 3 Juni 2026 atau masih 16 hari lagi.
Rincian pemesanan menunjukkan ST016T2 telah mencapai Rp5,14 triliun dari target Rp10 triliun. Sementara itu, ST016T4 mencatat pemesanan Rp2,56 triliun dari target Rp5 triliun. Tingginya minat investor membuat kuota pemesanan terus terserap dalam masa penawaran yang masih tersisa sekitar dua pekan lagi.
ST016 merupakan SBN Ritel syariah yang menawarkan kupon floating with floor. ST016T2 menawarkan kupon minimal 6,05% per tahun dan ST016T4 sebesar 6,25% per tahun, dengan potensi penyesuaian mengikuti BI Rate sesuai ketentuan pemerintah.
Promo Terbaru di Bareksa
Rincian Pemesanan ST016 per 19 Mei 2026 pagi
Seri | Pemesanan | Target | Persentase |
|---|---|---|---|
ST016T2 | Rp5,14 triliun | Rp10 triliun | 51,4% |
ST016T4 | Rp2,56 triliun | Rp5 triliun | 51,2% |
Total | Rp7,71 triliun | Rp15 triliun | 51,4% |
Sumber: Bareksa, mengolah data Kemenkeu
Informasi ST016
Keterangan | ST016T2 | ST016T4 |
|---|---|---|
Kupon Minimal | 6,05% | 6,25% |
Tenor | 2 Tahun | 4 Tahun |
Masa Penawaran | 8 Mei–3 Juni 2026 | 8 Mei–3 Juni 2026 |
Sumber: Bareksa, mengolah data Kemenkeu
Kesimpulan
Pemesanan ST016 telah menembus lebih dari separuh target penjualan meski masa penawaran masih berlangsung hingga awal Juni 2026. Tingginya minat investor membuat kuota ST016 terus bertambah selama periode penawaran.
FAQ
1. Kapan masa penawaran ST016 berakhir?
ST016 ditawarkan hingga 3 Juni 2026.
2. Berapa target penjualan ST016?
Target indikatif ST016 sebesar Rp15 triliun.
3. Apa seri ST016 yang paling banyak dipesan?
ST016T2 mencatat pemesanan terbesar hingga 18 Mei 2026.
Investasi di Aplikasi SBN Ritel Terbaik - Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi SBN resmi yang memudahkan pembelian obligasi negara seperti ORI, SR, ST, dan SBR. Kamu dapat membandingkan imbal hasil, memahami risiko, dan mengikuti jadwal penerbitan dengan jelas. Cocok untuk investor yang mencari investasi aman dengan dukungan negara, semuanya tersedia dalam satu aplikasi investasi terpercaya.
(Rahmat Hidayat/AM)
Tentang Penulis
*Rahmat Hidayat adalah Investment Specialist Bareksa dengan
pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang investasi dan produk finansial
digital. Ia aktif mengembangkan produk pasar modal dan memberikan
edukasi keuangan kepada masyarakat, serta memegang lisensi WPPE.
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.213,61 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.170,31 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.203,29 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.037,49 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
