Berita / SBN / Artikel

Imbal Hasil atau Kupon SBR012 Hanya Dipotong PPh 10%, Begini Aturan Pajak SBN Ritel

Besaran pajak SBN Ritel termasuk seri SBR012 sebesar 10% berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 91 Tahun 2021
Hanum Kusuma Dewi • 26 Jan 2023
cover

Ilustrasi investor wanita muda menggunakan gadget untuk investasi SBN Ritel seri SBR012. (shutterstock)

Bareksa.com - Smart investor ingin investasi di Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR012 tapi takut terkena pajak yang besar atas cuan atau imbal hasil yang diperoleh? Tenang, tenang pajak atas kupon atau imbal hasil alias cuan dari SBN Ritel termasuk SBR012 hanya 10%, lebih kecil dari pajak bunga deposito yang sebesar 20%. 

Berbeda dengan SBN Ritel seri-seri sebelumnya, SBR012 diterbitkan dengan dua tenor yakni tenor 2 tahun yakni SBR012-T2 dan tenor 4 tahun yakni SBR012-T4. Kedua tipe SBR012 ini juga menawarkan tingkat imbal hasil atau kupon yang berbeda. 

Imbal hasil atau kupon SBR012-T2 yang memiliki tenor 2 tahun ialah 6,15% per tahun dan SBR012-T4 yang bertenor 4 tahun menawarkan kupon 6,35% per tahun, yang merupakan kupon minimal. Walau ada dua jenis tenor dan besaran kupon, imbal hasil SBR012 baik SBR012-T2 maupun SBR012-T4, sama-sama hanya terkena pajak kupon 10%

Memorandum Informasi SBR012 yang diterbitkan pemerintah menyebutkan bahwa perpajakan yang berlaku atas SBR012 yakni pada SBR012-T2 dan SBR012-T4, mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan. Adapun peraturan dimaksud adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 91 Tahun 2021 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan Berupa Bunga Obligasi yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak Dalam Negeri dan Bentuk Usaha Tetap. 

Dalam PP 91/2021 disebutkan bahwa pajak SBN Ritel menjadi 10%, atau turun 5% dari sebelumnya 15%. "Jadi makin menarik karena spread (selisih pajak) dengan deposito makin lebar," kata Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kementerian Keuangan, Deni Ridwan pada saat PP 91/2021 diterbitkan. 

Besaran kupon atau imbal hasil SBN Ritel yang hanya dikurangi pajak 10%, inilah salah satu daya tarik bagi investor ritel. Tak ayal, pemerintah berharap dengan penurunan tarif pajak menjadi 10% sejak 2021 tersebut, peran investor domestik, termasuk investor individu dalam menyediakan sumber pembiayaan dan mengurangi ketergantungan pada pendanaan luar negeri, diharapkan dapat meningkat. 

Imbal Hasil SBR012

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan menetapkan imbal hasil atau kupon SBR012-T2 yang memiliki tenor 2 tahun sebesar 6,15% per tahun dan SBR012-T4 yang bertenor 4 tahun menawarkan kupon 6,35% per tahun, yang merupakan kupon minimal. Sebab imbal hasil SBR012 bersifat mengambang dengan batas minimal (floating with floor).  

Dibandingkan suku bunga acuan Bank Indonesia, yakni BI 7 Days Reverse Repo Rate pada saat penetapan kupon yakni 5,5%, maka selisih (spread) imbal hasilnya 0,65% untuk SBR012-T2 dan 0,85% untuk SBR012-T4. Artinya imbal hasil atau kupon SBR012 bisa naik saat suku bunga BI naik, namun tidak bisa turun lebih rendah dari batas minimal, saat suku bunga BI turun. 

Setelah dipotong pajak 10%, maka kupon atau imbal hasil bersih SBR012-T2 jadi 5,535% dan kupon bersih SBR012-T4 jadi 5,715% per tahun. 

Imbal hasil SBR012 ini jauh lebih tinggi dari bunga deposito bank-bank besar nasional yang pada awal Januari 2023 di kisaran 2%-3% per tahun untuk nilai deposito hingga Rp100 miliar dengan tenor 1 tahun. Setelah dipotong pajak 20%, maka bunga bersih deposito bank di kisaran 1,6% hingga 2,4% per tahun.

Kupon Bersih SBR012 vs Deposito

Instrumen

Kupon/bunga per tahun

Pajak

Kupon/bunga bersih per tahun

SBR012-T2

6,15%

10%

5,535%

SBR012-T4

6,35%

10%

5,715%

Deposito bank-bank besar

2-3%

20%

1,6% - 2,4%

Sumber : Kemenkeu, berbagai sumber diolah Bareksa

Besaran kupon SBR012 tersebut berlaku sebagai kupon minimal untuk periode 3 bulan pertama yakni pada 15 Februari - 10 Mei 2023. Untuk selanjutnya, pemerintah akan melakukan evaluasi imbal hasil setiap periode 3 bulan. 

Makanya, dengan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia terbaru menjadi 5,75%, ada potensi pemerintah untuk melakukan evaluasi dan menaikkan kupon SBR012 pada tiga bulan mendatang. Baca juga Bunga Acuan BI Jadi 5,75% Kupon SBR012 Bisa Ikut Naik, Jadi Berapa?

Siap-Siap Investasi di SBN Ritel, Daftar Sekarang, Klik di Sini

Simulasi Imbal Hasil Investasi di SBR012

Dengan kupon atau imbal hasil bersih 5,535% hingga 5,715% per tahun, kira-kira berapa ya cuan per bulan dari investasi di SBR012 mulai Rp1 juta, Rp10 juta, Rp100 juta, Rp1 miliar, Rp5 miliar hingga Rp10 miliar? 

Dilansir dari materi Kementerian Keuangan, jika kamu berinvestasi di SBR012-T2 senilai Rp1 juta, maka imbal hasil per bulan senilai Rp4.613. Jika kamu berinvestasi Rp10 juta, maka kupon bersih yang masuk rekeningmu Rp41.247 per bulan. Dengan berinvestasi Rp100 juta, maka cuan investasi yang Kamu dapatkan Rp461.250 per bulan. 

Sedangkan jika kamu berinvestasi di SBR012-T2 senilai Rp1 miliar, maka kamu akan mendapatkan cuan bersih Rp4,61 juta per bulan. Terakhir, jika kamu investasi Rp5 miliar, yang merupakan nilai maksimal, maka kamu akan mendapatkan passive income bersih Rp23,06 juta per bulan. 

Tabel Perhitungan Kupon Floor untuk SBR012-T2

Unit*

Kupon floor

Pajak 10% (Rp)

Net Return (Rp)

1

5.125

513

4.613

10

51.250

5.125

46.125

20

102.500

10.250

92.250

30

153.750

15.375

138.375

40

205.000

20.500

184.500

50

256.250

25.625

230.625

100

512.500

51.250

461.250

150

768.750

76.875

691.875

500

2.562.500

256.250

2.306.250

1.000

5.125.000

512.500

4.612.500

2.000

10.250.000

1.025.000

9.225.000

5.000

25.625.000

2.562.500

23.062.500

*1 unit = Rp1 juta, Sumber : Kemenkeu, Bareksa

Adapun jika Kamu berinvestasi di SBR012-T4 senilai Rp1 juta, maka imbal hasil bersih yang kamu dapatkan senilai Rp4.763 per bulan. Apabila kamu berinvestasi Rp100 juta, maka kamu akan mendapatkan kupon bersih senilai Rp476.280 per bulan. 

Jika investasimu di SBR012-T2 senilai Rp1 miliar, maka imbal hasil bersih yang akan kamu dapatkan Rp4,76 juta per bulan. Terakhir jika kamu berinvestasi Rp10 miliar, yang merupakan nilai maksimal, maka passive income bersih yang masuk rekeningmu minimal Rp47,6 juta per bulan. 

Unit

Kupon floor

Pajak 10% (Rp)

Net Return (Rp)

1

5.292

529

4.763

10

52.920

5.292

47.628

20

105.840

10.584

95.256

30

158.760

15.876

142.884

40

211.680

21.168

190.512

50

264.600

26.460

238.140

100

529.200

52.920

476.280

150

793.800

79.380

714.420

500

2.646.000

264.600

2.381.400

1.000

5.292.000

529.200

4.762.800

2.000

10.584.000

1.058.400

9.525.600

5.000

26.460.000

2.646.000

23.814.000

10.000

52.920.000

5.292.000

47.628.000

*1 unit = Rp1 juta, Sumber : Kemenkeu, Bareksa

Maka, andaikan kamu berinvestasi di SBR012-T2 dan SBR012-T4 di nilai maksimal yakni Rp15 miliar secara gabungan dari keduanya, maka passive income bersih yang kamu dapatkan mencapai Rp70,7 juta per bulan. 

Siap-Siap Investasi di SBN Ritel, Daftar Sekarang, Klik di Sini

Promo Investasi SBR012 di Bareksa

Selain mendapatkan imbal hasil, Smart Investor juga bisa meraih hadiah menarik jika berinvestasi SBN Ritel online seri SBR012 di BareksaTersedia hadiah 1 iPhone 12, 1 Smart TV Xiaomi 32inch, 1 HP Redmi Note 10 Pro, 3 voucher Reksadana @ Rp750.000 dan 30 Voucher Reksadana @ Rp100.000 untuk pembelian terbesar sesuai kode promo.  

Catat kode promo dan minimal pembelian SBR012 di Bareksa berikut ini :  

Hadiah 1 iPhone 12

  • Minimal pembelian SBR012 Rp50 juta

  • Kode promo: SBR12PHONE

Hadiah 1 Smart TV Xiaomi 32inch

  • Minimal pembelian SBR012 Rp30 juta

  • Kode promo: SBR12TV

Hadiah 1 HP Redmi Note 10 Pro

  • Minimal pembelian SBR012 Rp10 juta

  • Kode promo: SBR12HP

Hadiah 3 Voucher Reksadana @Rp 750.000

  • Minimal pembelian SBR012 Rp5 juta

  • Kode promo: SBR12RD750

Hadiah 30 Voucher Reksadana Rp 100.000

  • Minimal pembelian SBR012 Rp2 juta

  • Kode promo: SBR12RD100

Baca juga syarat dan ketentuannya berikut ini :

Syarat dan Ketentuan Promo SBR012 di Bareksa

1. Periode promo 19 Januari pukul 09.00 WIB - 9 Februari 2023 pukul 10.00 WIB
2. Pembelian berlaku untuk produk SBN seri SBR012 dengan memasukkan kode promo yang dipilih
3. Program promo tidak berlaku untuk karyawan Bareksa
4. Pembeli dengan nominal terbesar berhak memenangkan hadiah
5. Satu investor hanya berhak memenangkan 1 (satu) jenis hadiah pada program promo dalam satu periode selama kuota tersedia
6. Bareksa akan mengumumkan pemenang pada tanggal 2 Maret 2023 melalui media sosial Bareksa dan email
7. Hadiah tidak dapat diuangkan dan dipindahtangankan
8. Keputusan Bareksa menentukan pemenang bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
9. Seluruh pajak hadiah ditanggung Bareksa
10. Bareksa dapat membatalkan pemenang jika investor terbukti melakukan kecurangan, atau tidak dapat dihubungi

Ayo beli SBR012-T2 dan SBR012-T4 di Bareksa, mitra distribusi terbaik yang meraih penghargaan dari Kemenkeu. Investasi sambil bantu negara sekaligus bisa dapat hadiah di Bareksa.

Investasi di SBN Ritel di Bareksa, Midis Terbaik, Klik di Sini

(Martina Priyanti)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama empat tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah  penghargaan sebagai Midis SUN dengan Kinerja Terbaik 2021 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021. 

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional). Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, registrasi ulang akun di Bareksa untuk memesan SBN Ritel seri berikutnya.