Berita / SBN / Artikel

ORI020 Segera Terbit, Yuk Kenali Karakteristik Obligasi Negara Ritel

ORI dapat diperjualbelikan di pasar sekunder setelah investor mendapatkan kupon perdana
Abdul Malik • 20 Sep 2021
cover

Ilustrasi perempuan investor yang gembira karena telah berinvestasi di SBN Ritel termasuk ORI, SR, ST, dan SR, dan reksadana. (Shutterstock)

Bareksa.com - Surat Berharga Negara (SBN) Ritel menjadi salah satu instrumen investasi yang digemari investor, terlebih di tengah pandemi saat ini. Salah satu jenis SBN Ritel ialah Obligasi Negara Ritel atau ORI, yang pada tahun ini diterbitkan sebanyak dua kali oleh pemeritah yakni ORI019 dan ORI020

ORI019 telah diterbitkan pemerintah pada Januari-Februari 2021. Nilai pemesanan ORI019 mencapai Rp26 triliun dan menorehkan rekor penjualan SBN Ritel secara online tertinggi, kala itu.

Sementara itu ORI020 rencananya akan diterbitkan pada awal bulan depan atau 4 Oktober 2021, namun kepastian kapan rilisnya masih digodok oleh Kementerian Keuangan. 

Investor, ORI020 akan menjadi SBN Ritel kelima yang diterbitkan sepanjang tahun ini. Selain ORI019, pemerintah telah menerbitkan tiga seri SBN Ritel lainnya termasuk Sukuk Negara Ritel (SR) seri SR014, SBR010 dan SR015 di 2021.

Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR010 pada Juni-Juli 2021, dan Sukuk Negara Ritel (SR) seri SR015 pada Agustus-September 2021. Selanjutnya, pemerintah akan menerbitkan ORI020 dan Sukuk Tabungan (ST) seri ST008. 

Anda ingin juga berinvestasi di ORI? Jika iya, ulasan berikut semoga bisa meningkatkan pemahaman Anda mengenai ORI dan kian memantapkan niat berinvestasi sekaligus mendukung pembiayaan Anggaran Negara. 

Apa itu ORI?

ORI adalah bagian dari Surat Berharga Negara yang khusus untuk investor individual atau ritel. Selain untuk membiayai Anggaran Negara, tujuan diterbitkannya ORI adalah untuk memberi kesempatan kepada investor individual untuk secara langsung memiliki dan memperdagangkan secara aktif dalam perdagangan Obligasi Negara. 

Keuntungan ORI berupa kupon yang besaranannya tetap dan dibayarkan setiap bulan. ORI dapat diperjualbelikan di pasar sekunder setelah investor mendapatkan kupon perdana. Maksudnya, investor yang membeli ORI tidak harus memegangnya hingga jatuh tempo tetapi bisa menjualnya di pasar sekunder.Iya, ORI adalah instrumen surat utang yang 100 persen dijamin oleh negara. 

Sebelum memutuskan untuk membeli ORI, kita perlu mengetahui sifat atau karakteristik dari instrumen investasi ini. Berikut penjelasan mengenai karakteristik ORI :

1. Dapat diperdagangkan, tanpa warkat

 ORI bersifat tradable alias bisa diperdagangkan di pasar sekunder. Jadi, jika investor membeli ORI, investor bisa menjualnya setelah kupon pertama diberikan. ORI ditetapkan tanpa warkat (scriptless). Bukti kepemilikan investor adalah berupa Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) yang didapatkan ketika melakukan pembelian di pasar perdana. Di pasar sekunder, kepemilikan akan tampil dalam portofolio masing-masing investor. 

2. Kupon tetap (fixed rate) 

Besaran kupon (imbal hasil) ORI adalah tetap berdasarkan tingkat suku bunga acuan yang berlaku pada saat itu. Kupon tidak akan disesuaikan bila suku bunga acuan naik atau turun selama jangka waktu ORI berlaku. 

3. Minimal pembelian terjangkau 

ORI019 misalnya, bisa dibeli dengan modal Rp1 juta, kelipatan Rp1 juta hingga maksimal Rp3 miliar per investor. Nilai pembelian dimaksud, lebih kecil dibandingkan seri-seri terdahulu dengan minimal dana Rp5 juta. 

4. Potensi naik/turun harga 

Terkait sifatnya yang bisa diperjualbelikan di pasar sekunder, ORI memiliki potensi peningkatan dan penurunan harga (capital gain/loss). 

ORI menarik ya untuk dijadikan salah satu instrumen investasi. Demi kenyamanan berinvestasi, pastikan profil risiko Anda sesuai dengan karakteristik ORI ya.


(Martina Priyanti/AM) 

​***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

ORI020 merupakan salah satu jenis SBN Ritel yang memiliki fitur bisa diperdagangkan dengan tenor 3 tahun. Nilai investasi minimal Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar.

Dengan berinvestasi di SBN Ritel kita tidak hanya mendapatkan imbal hasil tetapi juga membantu pembiayaan anggaran untuk pembangunan negara.

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional).

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di Bareksa untuk memesan SBN ritel seri berikutnya.

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.