Berita / SBN / Artikel

Direktur SUN Kemenkeu, Deni Ridwan : SBR010 Cocok untuk Diversifikasi Investasi

SBR010 mulai ditawarkan pada 21 Juni 2021 sejak pukul 09.00 WIB hingga 15 juli 2021 pada pukul 10.00 WIB
Abdul Malik • 18 Jun 2021
cover

Deni Ridwan, Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kemenkeu

Bareksa.com - Ingin melakukan diversifikasi investasi tapi masih bingung memilih instrumen investasi apa yang bisa dipilih? Di tengah gejolak pasar seperti saat ini, memilih instrumen investasi yang tepat untuk diversifikasi amatlah penting guna meminimalisir kerugian.

Surat Berharga Negara (SBN) Ritel jenis Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR010 bisa dipertimbangkan untuk dipilih sebagai instrumen diversifikasi investasi. Sebab

"SBR010 cocok utk diversifikasi bagi investor yang ingin mengurangi market risk atau interest rate risk," kata Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuangan, Deni Ridwan kepada Bareksa, Kamis malam (17/6/2021).

SBR010 mulai ditawarkan pada 21 Juni 2021 sejak pukul 09.00 WIB hingga 15 Juli 2021 pada pukul 10.00 WIB. Minimum pemesanan SBR010 ditetapkan Rp1 juta dan maksimum pemesanan Rp3 miliar. Pemerintah menetapkan jatuh tempo SBR010 pada 10 Juli 2023.

Adapun tingkat kupon untuk SBR010 adalah mengambang dengan batas minimal atau floating with floor 5,1 persen per tahun. Besaran kupon tersebut berlaku di 3 bulan pertama yakni 22 Juli 2021 sampai 10 Oktober 2021, berasal dari suku bunga acuan yang berlaku pada saat penetapan kupon yaitu 3,5 persen ditambah spread tetap 160 basis poin (1,6 persen).

Tingkat kupon SBR010 berikutnya akan disesuaikan setiap 3 bulan pada tanggal penyesuaian kupon sampai dengan jatuh tempo. Penyesuaian tingkat kupon didasarkan pada suku bunga acuan ditambah spread tetap 160 bps (1,6 persen). Tingkat kupon 5,1 persen adalah berlaku sebagai tingkat kupon minimal (floor) dan tingkat kupon minimal tidak berubah sampai dengan jatuh tempo.

Pembayaran kupon akan dilakukan tanggal 10 setiap bulan.

Toleransi Risiko

Secara umum, diversifikasi investasi adalah penganekaragaman jenis produk investasi yang dilakukan oleh investor untuk menyeimbangkan potensi keuntungan dan tingkat risiko kerugian.

Dengan kata lain, seperti pepatah dalam bahasa Inggris menyebutkan, "don't put your eggs in one basket," investor sebaiknya menaruh dana investasi tidak dalam satu instrumen yang sama.

Diversifikasi bisa dilakukan dengan menaruh dana dengan porsi tertentu di berbagai instrumen investasi misalnya pada beragam jenis reksadana dan juga macam-macam Surat Berharga Negara (SBN) yang salah satu jenisnya SBR. Strategi ini bisa disesuaikan juga dengan tipe atau profil risiko dari investor, yakni toleransi dalam menanggung risiko.

(Martina Priyanti/AM)

​***


Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Pemerintah membuka penawaran SBN Ritel jenis SBR010 mulai 21 Juni 2021 hingga 15 juli 2021. Dengan membeli SBN Ritel kita tidak hanya mendapatkan imbal hasil tetapi juga membantu pembiayaan anggaran untuk pembangunan negara. SBN ritel bisa dipesan di sejumlah mitra distribusi yang ditunjuk Kemenkeu, termasuk Bareksa

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional).

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di Bareksa untuk memesan SBN ritel seri berikutnya.

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.