CUAN Catat Pendapatan US$371,33 Juta di Q1 2026, Laba Bersih Melesat 234%
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) membukukan pendapatan US$371,33 juta dan laba bersih US$5,45 juta pada Q1 2026. Simak kinerja lengkap emiten tambang batu bara ini.

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) membukukan pendapatan US$371,33 juta dan laba bersih US$5,45 juta pada Q1 2026. Simak kinerja lengkap emiten tambang batu bara ini.
Bareksa - PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), emiten sektor jasa pertambangan batu bara dan emas terafiliasi konglomerat Prajogo Pangestu, membukukan pendapatan US$371,33 juta (sekitar Rp6,45 triliun, asumsi kurs tengah BI per 4/5/2026 Rp17.378 per dolar AS) pada kuartal I 2026.
Nilai itu melonjak 73,6% dari periode yang sama tahun lalu US$213,93 juta. Kinerja ini menjadi perhatian pasar mengingat besarnya akselerasi topline yang dicapai perseroan dalam satu kuartal.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) 30 April 2026, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat US$5,7 juta (setara Rp99,02 miliar), melesat 234% dibandingkan US$1,71 juta pada Q1 2025.
Promo Terbaru di Bareksa
Profitabilitas Naik Signifikan
Sementara itu, total laba bersih konsolidasi mencapai US$5,45 juta (sekitar Rp94,64 miliar), meningkat sekitar 139% dari US$2,27 juta pada periode sebelumnya. Pertumbuhan laba ini mencerminkan perbaikan profitabilitas yang signifikan meski beban bunga dan keuangan meningkat dari US$18,33 juta menjadi US$27,34 juta.
Laba bruto perseroan tercatat US$56,27 juta (setara Rp977,6 miliar), naik drastis dari US$16,92 juta pada Q1 2025, dengan margin laba bruto yang meningkat menjadi sekitar 15,2% dari sebelumnya 7,9%.
Beban pokok pendapatan ikut naik menjadi US$315,06 juta dari US$197,01 juta, sejalan dengan ekspansi skala bisnis perseroan. Peningkatan margin bruto ini berpotensi mencerminkan perbaikan efisiensi operasional dan bauran pendapatan yang lebih menguntungkan.
Ekspansi Bisnis Dorong Aset Tembus US$2,76 Miliar
Total aset CUAN per 31 Maret 2026 mencapai US$2,76 miliar (setara Rp47,95 triliun), naik dari US$2,69 miliar per akhir 2025. Aset lancar tercatat US$1,1 miliar, didukung kas dan setara kas US$232,91 juta (setara Rp4,05 triliun) serta piutang usaha pihak ketiga US$257,88 juta. Total ekuitas perseroan tercatat US$628,24 juta (setara Rp10,92 triliun), sedikit meningkat dari US$626,41 juta pada akhir 2025.
Total liabilitas perseroan tercatat US$2,13 miliar, naik dari US$2,06 miliar per Desember 2025, dengan utang bank jangka panjang (setelah dikurangi bagian jatuh tempo) US$937,06 juta. Pinjaman sindikasi menjadi komponen terbesar dengan nilai US$609,65 juta, melibatkan Bank Mandiri, BCA, dan BNI sebagai kreditur utama. Rasio utang terhadap ekuitas (DER) tercatat sekitar 3,39 kali.
Arusa kas dari aktivitas operasi masih negatif US$45,32 juta, meski membaik dibandingkan -US$87,49 juta pada Q1 2025. Arus kas dari aktivitas investasi tercatat -US$35,03 juta, jauh membaik dari -US$157,72 juta di periode yang sama tahun lalu yang dipengaruhi akuisisi entitas anak. Aktivitas pendanaan menghasilkan arus kas positif US$66,03 juta, terutama dari penerimaan pinjaman bank US$86,78 juta.
Tiga Klien Besar Sumbang 47% Total Revenue
Tiga klien terbesar perseroan pada Q1 2026 adalah BP Berau Ltd (US$70,29 juta), PT Freeport Indonesia (US$53,6 juta), dan PT Kideco Jaya Agung (US$50,86 juta), dengan total kontribusi mencapai US$174,75 juta atau sekitar 47% dari total pendapatan.
Pendapatan domestik mencapai US$267,53 juta, sedangkan pendapatan ekspor US$103,8 juta yang seluruhnya berasal dari penjualan batu bara. Diversifikasi sumber pendapatan antara jasa tambang, konstruksi & engineering, serta penjualan batu bara menjadi fondasi pertumbuhan topline perseroan.
Ringkasan Kinerja Keuangan CUAN Q1 2026
Indikator | Q1 2026 | Q1 2025 | Perubahan |
|---|---|---|---|
Pendapatan | US$371,33 juta | US$213,93 juta | 73,6% |
Beban Pokok Pendapatan | US$315,06 juta | US$197,01 juta | 59,9% |
Laba Bruto | US$56,27 juta | US$16,92 juta | 232,5% |
Margin Laba Bruto | ~15,2% | ~7,9% | 7,3 ppt |
Laba Sebelum Pajak | US$5,41 juta | US$3,88 juta | 39,5% |
Laba Bersih (konsolidasi) | US$5,45 juta | US$2,27 juta | 139,2% |
Laba Bersih ke Induk | US$5,70 juta | US$1,71 juta | 233,9% |
Beban Bunga & Keuangan | US$27,34 juta | US$18,33 juta | 49,2% |
Sumber: CUAN, diolah
Posisi Keuangan per 31 Maret 2026
Pos Neraca | 31 Mar 2026 | 31 Des 2025 |
|---|---|---|
Total Aset | US$2,76 miliar | US$2,69 miliar |
Aset Lancar | US$1,10 miliar | US$1,03 miliar |
Kas & Setara Kas | US$232,91 juta | US$237,40 juta |
Total Liabilitas | US$2,13 miliar | US$2,06 miliar |
Utang Bank Jangka Panjang (net) | US$937,06 juta | US$897,08 juta |
Total Ekuitas | US$628,24 juta | US$626,41 juta |
DER (kali) | ~3,39x | ~3,29x |
Sumber: CUAN, diolah
Segmentasi Pendapatan Q1 2026
Sumber Pendapatan | Nilai (US$ juta) |
|---|---|
Mining (jasa tambang) | US$109,19 |
Construction & Engineering | US$106,43 |
Sale of Coal (domestik) | US$25,71 |
Sale of Coal (ekspor) | US$103,80 |
EPCI-Offshore Oil & Gas | US$13,59 |
Services | US$12,10 |
Others | US$0,50 |
Total | US$371,33 |
Sumber: CUAN, diolah
Kesimpulan
Laporan keuangan CUAN untuk kuartal I-2026 mencerminkan akselerasi pertumbuhan pendapatan yang signifikan, dengan laba bruto yang melonjak lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski arUS$ kas operasi masih negatif dan beban utang cukup besar, perbaikan margin dan skala bisnis berpotensi menjadi sinyal positif yang dicermati investor dalam menilai trajektori kinerja perseroan ke depan.
Investor dapat mencermati laporan ini sebagai bagian dari evaluasi fundamental CUAN, terutama terkait kemampuan perseroan dalam mengelola beban bunga yang meningkat seiring ekspansi bisnis. Laporan keuangan ini bersifat tidak diaudit dan dapat berubah setelah proses audit dilakukan.
FAQ
1. Apa bisnis utama PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)?
CUAN bergerak di sektor pertambangan batu bara dan jasa pertambangan, termasuk jasa penambangan kontrak, konstruksi & engineering, serta logistik dan layanan pendukung untuk sektor minyak dan gas.
2. Berapa pertumbuhan pendapatan CUAN pada Q1 2026?
Pendapatan tumbuh 73,6% secara tahunan (YoY) menjadi US$371,33 juta (setara Rp6,45 triliun) dari US$213,93 juta pada Q1 2025.
3. Apakah CUAN membagikan dividen berdasarkan laporan ini?
Laporan keuangan Q1 2026 ini tidak mencantumkan pengumuman dividen. Informasi dividen akan disampaikan secara terpisah melalui keterbukaan informasi resmi BEI/OJK.
4. Bagaimana kondisi likuiditas CUAN saat ini?
Kas dan setara kas tercatat US$232,91 juta (sekitar Rp4,05 triliun) per 31 Maret 2026, sedikit turun dari US$237,40 juta per akhir 2025.
5. Apakah laporan keuangan ini sudah diaudit?
Tidak. Laporan keuangan interim per 31 Maret 2026 ini berstatus tidak diaudit (unaudited), sesuai yang dinyatakan dalam keterbukaan informasi bernomor surat 557/PJK/FIN/IV/2026.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.211,4 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.201,04 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.171,41 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.049,7 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

ST016
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ORI030
Obligasi Negara Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SR025
SyariahSukuk Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SBR015
Saving Bond Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ST017
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang