MEJA Tegaskan PMHMETD Kuartal III 2026, Akuisisi TCP Lewat Skema Tukar Saham
MEJA menegaskan PMHMETD pada kuartal III 2026 untuk akuisisi TCP lewat shares swap. Harga indikatif Rp450–Rp550 jadi perhatian investor.

MEJA menegaskan PMHMETD pada kuartal III 2026 untuk akuisisi TCP lewat shares swap. Harga indikatif Rp450–Rp550 jadi perhatian investor.
Bareksa - PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) menegaskan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) pada kuartal III 2026 untuk mendukung akuisisi 45% saham PT Trimata Coal Perkasa (TCP). Informasi ini penting karena berpotensi memengaruhi struktur modal dan arah ekspansi perseroan.
Berdasarkan tanggapan resmi kepada Bursa Efek Indonesia tertanggal 3 Mei 2026, perseroan menjelaskan akuisisi TCP akan dilakukan melalui mekanisme shares swap (inbreng), yaitu pertukaran saham baru hasil PMHMETD dengan saham milik pemegang saham pengendali TCP. Artinya, aksi korporasi ini tidak menghasilkan arus kas masuk ke perusahaan. Struktur tersebut menjadi perhatian investor karena fokus utamanya adalah ekspansi aset, bukan pendanaan tunai.
MEJA juga menegaskan strategic buyer dalam PMHMETD adalah pemegang saham pengendali TCP. Jika pemegang saham publik tidak berpartisipasi, seluruh saham akan diserap pihak tersebut. Perseroan menyebut skema ini tidak direncanakan mengubah pengendalian perusahaan. MEJA merupakan perusahaan di bidang desain konsultasi dan kontraktor pelaksana interior dan furnitur sejak tahun 2012.
Promo Terbaru di Bareksa
Harga Indikatif dan Risiko Dilusi
Perseroan sebelumnya menyampaikan kisaran harga pelaksanaan PMHMETD Rp450 hingga Rp550 per saham. Angka ini berada di atas harga pasar saat ini, namun disebut sebagai estimasi awal untuk meminimalkan dampak dilusi terhadap pemegang saham eksisting. Harga final masih menunggu hasil valuasi independen dan kondisi pasar mendekati pelaksanaan.
MEJA menargetkan laporan keuangan audit TCP selesai pada kuartal II 2026. Setelah itu, valuasi independen oleh KJPP akan dirampungkan sebelum kuartal III 2026. Hasil valuasi tersebut akan menjadi dasar penentuan harga final dan struktur transaksi.
Perseroan menegaskan tujuan utama aksi ini adalah memperkuat struktur permodalan dan mendukung pengembangan usaha jangka panjang. Hingga saat ini, tidak ada informasi material lain yang belum diungkap ke publik dan berpotensi memengaruhi harga saham.
Ringkasan Rencana PMHMETD MEJA
Keterangan | Detail |
|---|---|
Target pelaksanaan | Kuartal III 2026 |
Tujuan | Akuisisi 45% saham TCP |
Mekanisme | Shares swap / inbreng |
Kisaran harga indikatif | Rp450 – Rp550 per saham |
Cash inflow ke Perseroan | Tidak ada |
Strategic buyer | Pemegang saham pengendali TCP |
Potensi perubahan pengendalian | Tidak direncanakan |
Sumber: MEJA, diolah
Timeline Penting
Kuartal II 2026: Target audit laporan keuangan TCP selesai
Sebelum Kuartal III 2026: Valuasi independen rampung
Kuartal III 2026: Pelaksanaan PMHMETD
Menjelang eksekusi: Penetapan harga final HMETD
Dampak bagi Investor
Berpotensi menambah aset strategis melalui akuisisi TCP
Risiko dilusi tetap menjadi perhatian pemegang saham publik
Harga pelaksanaan di atas pasar dapat memengaruhi minat partisipasi
Tidak ada tambahan kas langsung ke perusahaan
Kesimpulan
Rencana PMHMETD MEJA menjadi langkah strategis untuk mendukung ekspansi melalui akuisisi TCP. Struktur transaksi berbasis shares swap menunjukkan fokus perusahaan pada pertumbuhan aset dibanding pendanaan tunai. Bagi investor, perkembangan valuasi independen, harga final HMETD, dan detail akuisisi akan menjadi faktor utama yang dicermati hingga kuartal III 2026.
FAQ
1. Kapan PMHMETD MEJA dilaksanakan?
Ditargetkan pada kuartal III 2026.
2. Berapa kisaran harga HMETD?
Rp450 hingga Rp550 per saham (indikatif).
3. Apakah PMHMETD menghasilkan dana tunai?
Tidak, karena menggunakan mekanisme shares swap.
4. Siapa pembeli strategis dalam aksi ini?
Pemegang saham pengendali TCP.
5. Apakah aksi ini mengubah pengendalian MEJA?
Perseroan menyatakan tidak direncanakan terjadi perubahan pengendalian.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.210,09 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.200,4 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.170,94 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.049,18 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

ST016
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ORI030
Obligasi Negara Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SR025
SyariahSukuk Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SBR015
Saving Bond Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ST017
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang