BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

COCO Siap Rights Issue 10,67 Miliar Saham Baru, Investor Lama Berpotensi Terdilusi Hingga 75%

Abdul Malik22 April 2026
Tags:
COCO Siap Rights Issue 10,67 Miliar Saham Baru, Investor Lama Berpotensi Terdilusi Hingga 75%
Pabrik PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO). (Dok. Perusahaan)

COCO umumkan rights issue III hingga 10,67 miliar saham baru dan waran. Simak jadwal HMETD, risiko dilusi, serta penggunaan dana emiten cokelat ini.

Bareksa - PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) mengumumkan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III (PMHMETD III) atau rights issue dengan menerbitkan maksimal 10,67 miliar saham baru.

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 21 April 2026, COCO akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 10.678.367.772 saham baru bernilai nominal Rp100 per saham. Jumlah tersebut setara maksimal 75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue.

Aksi korporasi ini penting dicermati investor karena berpotensi mengubah struktur kepemilikan saham dan menjadi sumber pendanaan ekspansi perseroan. PT Wahana Interfood Nusantara Tbk merupakan emiten yang bergerak di bidang produksi kakao dan cokelat. Perseroan dikenal melalui lini bisnis bahan baku dan produk turunan cokelat.

Promo Terbaru di Bareksa

Harga Pelaksanaan Belum Ditentukan

Setiap pemegang 1 saham lama yang tercatat pada recording date akan memperoleh 3 HMETD, di mana 1 HMETD memberi hak membeli 1 saham baru. Harga pelaksanaan masih akan ditentukan kemudian.

Selain saham baru, perseroan juga menerbitkan maksimal 1.186.485.308 Waran Seri I. Rasio pembagian waran adalah setiap 9 saham baru mendapat 1 waran.

Risiko Dilusi bagi Pemegang Saham Lama

Perseroan menegaskan pemegang saham yang tidak mengeksekusi HMETD berpotensi mengalami dilusi kepemilikan material hingga 75% setelah rights issue.

Jika seluruh waran nantinya juga dilaksanakan, maka dilusi maksimum dapat mencapai 76,92%. Ini berarti porsi kepemilikan investor lama bisa berkurang signifikan bila tidak berpartisipasi.

Dalam praktik pasar modal, rights issue memberi hak prioritas kepada pemegang saham lama untuk mempertahankan persentase kepemilikannya.

Dana Rights Issue Dipakai untuk Akuisisi dan Ekspansi

COCO menyebut sekitar 98,7% dana hasil rights issue akan digunakan untuk ekspansi dan investasi usaha. Fokus utamanya adalah rencana pengambilalihan perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan distribusi confectionery serta makanan ringan.

Sisa dana akan dipakai untuk modal kerja operasional, termasuk pembelian bahan baku, kemasan, pemasaran, riset dan pengembangan, serta biaya profesional.

Sementara dana dari pelaksanaan waran akan digunakan untuk modal kerja dan biaya operasional perseroan.

Jadwal Penting Rights Issue COCO

Agenda
Tanggal

Tanggal Efektif

26 Juni 2026

Cum HMETD Reguler & Negosiasi

6 Juli 2026

Ex HMETD Reguler & Negosiasi

7 Juli 2026

Recording Date

8 Juli 2026

Distribusi HMETD

9 Juli 2026

Perdagangan HMETD

10–17 Juli 2026

Pelaksanaan HMETD

10–17 Juli 2026

Penjatahan Tambahan

22 Juli 2026

Sumber: COCO

Sorotan Kinerja Keuangan

Berdasarkan prospektus, COCO mencatat penjualan neto tahun 2025 sebesar Rp165,08 miliar, naik 2,48% dibanding 2024.

Namun perseroan membukukan rugi neto Rp250,86 miliar pada 2025, lebih dalam dibanding rugi Rp52,56 miliar pada 2024.

Total aset per 31 Desember 2025 tercatat Rp542,27 miliar, sedangkan total liabilitas mencapai Rp429,48 miliar.

Kinerja 2025
Nilai

Penjualan Neto

Rp165,08 miliar

Rugi Neto

Rp250,86 miliar

Total Aset

Rp542,27 miliar

Total Liabilitas

Rp429,48 miliar

Total Ekuitas

Rp112,79 miliar

Sumber: COCO

Kesimpulan

COCO menyiapkan rights issue besar yang dapat menambah modal untuk ekspansi dan potensi akuisisi bisnis makanan ringan. Namun investor juga perlu mencermati risiko dilusi tinggi bila tidak menebus HMETD. Harga pelaksanaan yang belum diumumkan akan menjadi faktor penting berikutnya bagi pasar.

FAQ

1. Apa itu rights issue COCO?
Rights issue adalah penerbitan saham baru yang terlebih dahulu ditawarkan kepada pemegang saham lama.

2. Berapa jumlah saham baru yang diterbitkan?
Maksimal 10,67 miliar saham baru.

3. Apa risiko bagi investor lama?
Jika tidak ikut menebus HMETD, kepemilikan bisa terdilusi hingga 75%.

4. Untuk apa dana rights issue digunakan?
Mayoritas untuk ekspansi dan rencana akuisisi perusahaan confectionery/snack.

5. Kapan HMETD diperdagangkan?
Periode perdagangan HMETD dijadwalkan 10–17 Juli 2026.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.215,16

Up1,43%
Up2,19%
Up0,96%
Up8,46%
Up20,75%
Up14,95%

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.199,32

Up0,33%
Up2,28%
Up1,21%
Up7,95%
--

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.174,07

Up0,93%
Up2,56%
Up1,63%
Up8,12%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.051,95

Up1,13%
Up2,71%
Up0,62%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua