BSDE Catat Prapenjualan Rp2,54 Triliun di Q1 2026, Tumbuh 5% YoY
BSDE bukukan prapenjualan Rp2,54 triliun Q1 2026, tumbuh 5% YoY. Simak kontribusi segmen dan prospek target Rp10 triliun.

BSDE bukukan prapenjualan Rp2,54 triliun Q1 2026, tumbuh 5% YoY. Simak kontribusi segmen dan prospek target Rp10 triliun.
Bareksa - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatat prapenjualan Rp2,54 triliun pada Kuartal I 2026. Informasi ini penting karena mencerminkan daya tahan permintaan properti dan progres terhadap target tahunan.
Berdasarkan siaran pers 4 Mei 2026, capaian tersebut setara 25% dari target prapenjualan 2026 sebesar Rp10 triliun. Secara tahunan, angka ini tumbuh 5% dibanding Rp2,43 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menjadi perhatian karena menunjukkan permintaan yang relatif stabil.
Kontributor terbesar berasal dari segmen residensial sebesar Rp1,23 triliun atau 49%. Segmen komersial menyumbang Rp944,14 miliar (37%), sementara lainnya Rp364,39 miliar (14%). Komposisi ini mencerminkan dominasi hunian sebagai pendorong utama penjualan. BSDE merupakan emiten sektor properti dan real estate.
Promo Terbaru di Bareksa
Kontribusi Segmen dan Prospek
Direktur BSDE Hermawan Wijaya menyatakan permintaan properti residensial masih cukup resilien. Hal ini didukung kebutuhan hunian dan kepercayaan konsumen terhadap kawasan terintegrasi seperti BSD City. Strategi produk dan pemasaran adaptif dinilai menjadi faktor kunci.
Secara geografis, BSD City menyumbang sekitar 71% dari total prapenjualan. Proyek-proyek seperti Nava Park, Hiera, hingga peluncuran klaster baru Izzi turut mendorong penjualan. Selain itu, proyek di Bekasi, Cibubur, dan Balikpapan juga memberikan kontribusi tambahan.
Ke depan, perseroan melihat peluang tetap terbuka seiring potensi stabilisasi suku bunga dan insentif pemerintah. BSDE optimistis mencapai target Rp10 triliun dengan strategi peluncuran produk yang prudent. Program pemasaran nasional juga menjadi pendorong momentum penjualan.
Ringkasan Kinerja BSDE Q1 2026
Keterangan | Nilai |
|---|---|
Prapenjualan Q1 2026 | Rp2,54 triliun |
Target FY2026 | Rp10 triliun |
Pencapaian target | 25% |
Pertumbuhan YoY | 5% |
Sumber: BSDE, diolah
Kontribusi Segmen
Segmen | Nilai | Kontribusi |
|---|---|---|
Residensial | Rp1,23 triliun | 49% |
Komersial | Rp944,14 miliar | 37% |
Lainnya | Rp364,39 miliar | 14% |
Sumber: BSDE, diolah
Highlight Operasional
BSD City kontribusi ~71% dari total penjualan
Ruko dominan di segmen komersial
Apartemen didukung proyek di Jakarta & BSD
Didukung peluncuran klaster baru
Dampak ke Investor
Mencerminkan permintaan properti yang stabil
Menjadi indikator awal pencapaian target tahunan
Menunjukkan kekuatan proyek township terintegrasi
Kesimpulan
Kinerja prapenjualan BSDE pada awal 2026 mencerminkan permintaan properti yang relatif terjaga. Pencapaian 25% target dalam satu kuartal menjadi indikator awal yang positif. Ke depan, faktor suku bunga dan daya beli masyarakat akan menjadi perhatian. Strategi produk dan pemasaran berpotensi menentukan keberlanjutan pertumbuhan penjualan.
FAQ
1. Berapa prapenjualan BSDE Q1 2026?
Rp2,54 triliun.
2. Apakah prapenjualan BSDE tumbuh?
Ya, naik sekitar 5% secara tahunan.
3. Segmen apa yang paling dominan?
Residensial dengan kontribusi 49%.
4. Berapa target BSDE tahun 2026?
Rp10 triliun prapenjualan.
5. Apa pendorong utama kinerja?
Permintaan hunian dan proyek township terintegrasi seperti BSD City.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.211,4 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.201,04 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.171,41 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.049,7 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

ST016
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ORI030
Obligasi Negara Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SR025
SyariahSukuk Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SBR015
Saving Bond Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ST017
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang