BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Setahun IPO, MINE Bagikan Dividen Rp14,75 per Saham, Yield Sekitar 4% di Harga Rp366

Abdul Malik23 April 2026
Tags:
Setahun IPO, MINE Bagikan Dividen Rp14,75 per Saham, Yield Sekitar 4% di Harga Rp366
Chief Financial Officer PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) Holmes Siringoringo (kiri) didampingi Direktur MINE Ade Irawan (tengah) menyampaikan paparan dalam Public Expose di Jakarta, Rabu (22/04/2026). (dok. Perseroan)

MINE bagikan dividen Rp14,75 per saham dari laba 2025. Cek estimasi yield ~4,03%, kinerja, dan strategi bisnisnya.

Bareksa - PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) memutuskan membagikan dividen tunai Rp60,23 miliar atau Rp14,75 per saham dari laba tahun buku 2025.

Berdasarkan siaran pers perseroan pada 22 April 2026, dividen tersebut setara dengan 30% dari laba bersih 2025 dan diputuskan dalam RUPST pada 22 April 2026.

Keputusan ini menjadi perhatian investor karena mencerminkan kemampuan perusahaan menjaga kinerja sekaligus memberikan imbal hasil pasca IPO. MINE merupakan emiten jasa penunjang pertambangan yang menyediakan layanan operasional tambang, konstruksi, hingga transportasi hasil tambang.

Promo Terbaru di Bareksa

Komitmen Dividen dan Strategi Perusahaan

Direktur Utama MINE, Ivo Wangarry, menyampaikan pembagian dividen merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.

Ia menegaskan kebijakan dividen ke depan akan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan, rencana ekspansi, serta dinamika industri.

Pendekatan ini bertujuan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha dan distribusi laba.

Kinerja 2025: Pendapatan Naik, Laba Tertekan

Sepanjang 2025, MINE mencatat pendapatan Rp2,36 triliun, naik 11,8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, laba bersih tercatat Rp202,0 miliar, turun dari Rp306,1 miliar akibat tingginya beban usaha dan penyusutan.

Di sisi operasional, volume mining meningkat 28,3% menjadi 21,94 juta bcm dan hauling naik 42,0% menjadi 11,65 juta MT.

Realisasi Dana IPO dan Ekspansi

Perseroan telah merealisasikan 100% dana IPO sebesar Rp129,61 miliar hingga akhir 2025.

Dana digunakan untuk pengadaan alat berat, pembelian aset, dan modal kerja guna mendukung ekspansi kontrak baru.

Sepanjang 2025, tambahan belanja alat berat mencapai Rp267 miliar untuk memperkuat kapasitas operasional.

Prospek Bisnis dan Diversifikasi

Manajemen melihat prospek industri jasa penunjang tambang masih positif, didukung posisi Indonesia sebagai produsen komoditas global.

MINE juga mulai menjajaki diversifikasi ke komoditas non-nikel untuk mengurangi risiko konsentrasi bisnis.

Langkah ini diharapkan memperkuat ketahanan usaha di tengah dinamika industri.

Estimasi Dividend Yield

Dengan harga saham Rp366 per 22 April 2026, estimasi dividend yield MINE adalah: Yield ≈ 4,03%

Secara sederhana, yield menunjukkan potensi imbal hasil dividen dibanding harga saham saat ini.

Tabel Ringkasan Dividen

Keterangan
Nilai

Dividen per saham

Rp14,75

Total dividen

Rp60,23 miliar

Payout ratio

30%

Harga saham (22 Apr 2026)

Rp366

Estimasi yield

±4,03%

Tahun buku

2025

Sumber: MINE, diolah

Jadwal cum date, ex date, dan pembayaran belum diumumkan perseroan.

Tabel Kinerja 2025

Metrik
Realisasi

Pendapatan

Rp2,36 triliun

Laba bersih

Rp202,0 miliar

EBITDA

Rp635,8 miliar

Volume mining

21,94 juta bcm

DER

0,87x

Sumber: MINE, diolah

Kesimpulan

MINE membagikan dividen perdana pasca IPO dengan yield sekitar 4% pada harga terbaru. Di tengah tekanan laba, perusahaan tetap menunjukkan pertumbuhan operasional dan ekspansi yang solid.

FAQ

1. Berapa dividen MINE tahun buku 2025?
Rp14,75 per saham.

2. Berapa estimasi dividend yield MINE?
Sekitar 4,03% berdasarkan harga Rp366.

3. Mengapa laba MINE turun di 2025?
Karena kenaikan beban usaha dan penyusutan alat berat.

4. Untuk apa dana IPO digunakan?
Untuk alat berat, aset, dan modal kerja.

5. Apa strategi MINE ke depan?
Ekspansi kontrak dan diversifikasi ke komoditas non-nikel.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Adam Nugroho/AM)

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.212,91

Up1,00%
Up1,75%
Up0,54%
Up7,93%
Up20,24%
Up14,59%

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.199,48

Up0,35%
Up2,28%
Up1,23%
Up7,94%
--

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.173,28

Up0,93%
Up2,55%
Up1,63%
Up7,91%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.048,94

Up0,93%
Up2,49%
Up0,42%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua