BTPS Bagi Dividen Rp85,70 per Saham dari Laba 2025, Estimasi Yield 7,93%, Cum Date 24 April
BTPS (Bank BTPN Syariah) umumkan dividen tunai total Rp85,7/saham dari laba 2025. Cum date pasar reguler 24 April 2026, yield est. 7,93%.

BTPS (Bank BTPN Syariah) umumkan dividen tunai total Rp85,7/saham dari laba 2025. Cum date pasar reguler 24 April 2026, yield est. 7,93%.
Bareksa - PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai total Rp85,7 per saham untuk tahun buku 2025, mencakup dividen interim Rp39,5 yang telah dibayarkan Desember 2025, ditambah sisa dividen final Rp46,2 yang akan cair pada 19 Mei 2026.
Pengumuman ini krusial bagi investor karena cum date di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 24 April 2026, hanya beberapa hari sejak keterbukaan informasi ini disampaikan ke BEI dan OJK.
PT Bank BTPN Syariah Tbk (kode saham: BTPS) adalah bank umum syariah yang berfokus pada pembiayaan produktif dan pemberdayaan masyarakat inklusi, merupakan anak usaha PT Bank SMBC Indonesia Tbk yang menguasai sekitar 70% kepemilikan.
Promo Terbaru di Bareksa
Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 20 April 2026, melalui surat nomor S.160/DIR/CSGC/IV/2026, perseroan menyampaikan rincian lengkap dividen tunai tahun buku 2025 sesuai hasil RUPST Tahunan yang digelar pada 16 April 2026 di Menara SMBC, Jakarta.
RUPST menyetujui penggunaan laba bersih 2025 senilai Rp1,2 triliun: Rp660,21 miliar (~55%) sebagai dividen tunai, Rp520,52 miliar sebagai laba ditahan, dan Rp20 miliar untuk cadangan umum perseroan.
Tabel Ringkasan Dividen & Estimasi Yield
Komponen | Nilai |
|---|---|
Dividen total per saham (tahun buku 2025) | Rp85,70 |
Dividen interim (dibayar 18 Des 2025) | Rp39,50 |
Dividen final (dibayar 19 Mei 2026) | Rp46,20 |
Total nilai dividen | Rp660,21 miliar |
Harga penutupan BTPS (20 April 2026) | Rp1.080 |
Estimasi dividend yield (total / harga) | 7,93% |
Estimasi yield dividen final saja | 4,28% |
Dividend payout ratio (DPR) | ~55% |
Laba bersih 2025 (atribusi entitas induk) | Rp1,20 triliun |
Total ekuitas per 31 Des 2025 | Rp9,96 triliun |
Saldo laba ditahan setelah dividen | Rp520,52 miliar |
Jumlah saham beredar | 7.703.700.000 |
Sumber: BTPS, diolah
*Estimasi dividend yield dihitung dari harga penutupan Rp1.080 pada 20 April 2026.
Tabel Jadwal Pembagian Dividen Final
Keterangan | Pasar Reguler & Negosiasi | Pasar Tunai |
|---|---|---|
Cum Dividen | 24 April 2026 | 28 April 2026 |
Ex Dividen | 27 April 2026 | 29 April 2026 |
Recording Date (DPS) | 28 April 2026 | 28 April 2026 |
Pembayaran Dividen | 19 Mei 2026 | 19 Mei 2026 |
Sumber: BTPS
Historis Dividen BTPS
Tahun Buku | Dividen/Saham | Total Dividen | DPR | Laba Bersih |
|---|---|---|---|---|
2020 | Rp33,00 | Rp254,15 M | ~30% | Rp854,61 M |
2021 | Rp61,75 | Rp475,60 M | ~30% | Rp1,46 T |
2022 | Rp92,50 | Rp712,50 M | 40% | Rp1,78 T |
2023 | Rp70,15 | Rp540,40 M | 50% | Rp1,08 T |
2025 (terbaru) | Rp85,70 | Rp660,21 M | ~55% | Rp1,20 T |
Sumber: berbagai sumber
Kesimpulan
PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) membagikan dividen tunai total Rp85,70 per saham untuk tahun buku 2025, meningkat dibanding Rp70,15 per saham pada tahun buku 2023, dengan estimasi dividend yield sekitar 7,93% berdasarkan harga penutupan Rp1.080 pada 20 April 2026. Cum date pasar reguler adalah 24 April 2026, dan dividen final Rp46,20 dijadwalkan cair paling lambat 19 Mei 2026.
FAQ
1. Bagaimana cara menghitung estimasi dividend yield BTPS?
Dividend yield dihitung dengan membagi total dividen per saham (Rp85,70) dengan harga penutupan saham (Rp1.080 pada 20/4/2026), menghasilkan sekitar 7,93%. Angka ini bersifat historis dan tidak menjamin return di masa mendatang.
2. Apa perbedaan dividen interim dan dividen final BTPS?
Dividen interim (Rp39,50/saham) dibayarkan pada 18 Desember 2025 sebelum RUPS digelar. Dividen final (Rp46,20/saham) dibayarkan setelah RUPS menyetujui laporan keuangan tahunan. Keduanya merupakan satu dividen utuh untuk tahun buku 2025.
3. Apakah dividen BTPS dikenakan pajak?
Ya. Investor asing dikenakan PPh Pasal 26 sebesar 20%, atau lebih rendah jika ada Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B) dan dokumen DGT/SKD diserahkan tepat waktu ke KSEI. Investor badan domestik dapat dikecualikan dari pemotongan PPh sesuai PP No. 9 Tahun 2021.
4. Kapan dividen masuk ke rekening investor ritel?
Dividen final akan didistribusikan ke Rekening Dana Nasabah (RDN) pada 19 Mei 2026, melalui perusahaan efek atau bank kustodian tempat investor membuka sub rekening efek di KSEI.
5. Siapa pemegang saham mayoritas BTPS?
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (dahulu PT Bank BTPN Tbk) memegang 5.392.590.000 saham atau sekitar 70% dari total 7.703.700.000 saham BTPS. Sisanya dimiliki publik.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.219,22 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.199 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.173,87 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.054,09 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

ST016
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ORI030
Obligasi Negara Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SR025
SyariahSukuk Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SBR015
Saving Bond Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ST017
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang