BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Laba BBTN Tembus Rp1,1 Triliun, Kinerja Kuartal I 2026 Lampaui Konsensus

Abdul Malik16 April 2026
Tags:
Laba BBTN Tembus Rp1,1 Triliun, Kinerja Kuartal I 2026 Lampaui Konsensus
Komplek perumahan bersubsidi yang menjadi salah satu segmen pembiayaan KPR PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). (Shutterstock)

BBTN catat laba Rp1,1 triliun di 1Q26, naik 22,7% YoY. Kinerja didorong CoC membaik dan kredit tumbuh 10,3%.

Bareksa - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatat laba Rp1,1 triliun pada kuartal I 2026, tumbuh 22,7% secara tahunan (YoY), meski turun 7,4% secara kuartalan (QoQ) karena faktor musiman. Menurut riset Ciptadana Sekuritas Asia (16/4), kinerja ini tercatat sedikit di atas estimasi analis dan melampaui konsensus pasar.

Peningkatan kinerja didorong oleh perbaikan biaya kredit (cost of credit/CoC) menjadi 0,9% dari 1,1% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) tumbuh 13% YoY, sementara margin bunga bersih (net interest margin/NIM) relatif stabil di level 3,6%.

Dari sisi penyaluran kredit, BBTN mencatat pertumbuhan sebesar 10,3% YoY, yang didorong oleh kredit perumahan subsidi dan kredit konsumer. Perseroan juga mulai mengembangkan segmen kredit payroll dengan menyasar pegawai pemerintah daerah sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio kredit.

Promo Terbaru di Bareksa

Berdasarkan laporan tersebut, rekomendasi saham BBTN adalah Buy dengan target harga Rp1.875 per saham menggunakan asumsi 0,7x PBV FY26F. Adapun risiko yang perlu diperhatikan meliputi potensi kenaikan suku bunga dan likuiditas yang lebih ketat.

Kesimpulan

BBTN mencatat pertumbuhan laba dan kredit pada kuartal I 2026 dengan perbaikan kualitas aset. Rekomendasi saham tetap Buy dengan target harga Rp1.875 per saham, dengan memperhatikan risiko suku bunga dan likuiditas.

FAQ

1. Apa itu NIM?
Margin bunga bersih yang menunjukkan selisih pendapatan bunga dengan biaya bunga bank.

2. Apa itu CoC?
Biaya kredit yang mencerminkan risiko kredit dalam penyaluran pinjaman.

3. Apa itu PBV?
Price to Book Value, rasio valuasi saham dibandingkan nilai buku perusahaan.

4. Apa itu kredit payroll?
Pinjaman yang diberikan kepada nasabah dengan sistem potong gaji.

5. Apa arti YoY dan QoQ?
YoY adalah perbandingan tahunan, QoQ adalah perbandingan antar kuartal.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

​*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.218,62

Up1,45%
Up2,28%
Up1,01%
Up8,72%
Up20,88%
Up15,65%

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.198,17

Up0,21%
Up2,31%
Up1,13%
Up7,97%
--

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.173,07

Up0,86%
Up2,75%
Up1,55%
Up8,12%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.055,71

Up1,33%
Up3,21%
Up0,78%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua