Penjualan Properti Summarecon Ngebut! SMRA Lampaui Target 2025, Saham Masih Layak Dibeli?
SMRA mencatat marketing sales Rp5,53 triliun di 2025, melampaui target. Penjualan Serpong dan Bogor jadi penopang. Simak dampaknya ke saham SMRA.

SMRA mencatat marketing sales Rp5,53 triliun di 2025, melampaui target. Penjualan Serpong dan Bogor jadi penopang. Simak dampaknya ke saham SMRA.
Bareksa - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) membukukan penjualan properti (marketing sales) Rp5,53 triliun sepanjang 2025, atau melampaui target perusahaan sekitar 11%. Menurut riset Ciptadana Sekuritas Asia (13/1), kinerja ini ditopang lonjakan penjualan pada kuartal IV 2025 (4Q25) yang mencapai Rp1,96 triliun, tumbuh 15% secara tahunan (YoY) dan 40,7% dibanding kuartal sebelumnya (QoQ).
Pencapaian tersebut didorong oleh peluncuran proyek Maple Golf Residence di township Bogor serta Finore Houses di kawasan Serpong.
Mengapa ini penting?
Hampir 45% penjualan SMRA sepanjang 2025 berasal dari proyek Serpong, dengan nilai Rp2,49 triliun atau melonjak 86,1% YoY, menjadikannya kontributor terbesar. Sementara itu, kawasan Bogor juga menunjukkan performa solid dengan pertumbuhan 20% YoY menjadi Rp680 miliar.
Promo Terbaru di Bareksa
Data ini menegaskan bahwa permintaan properti di kawasan township masih kuat, terutama untuk hunian menengah yang menyasar end-user.
Apa artinya bagi investor?
Capaian marketing sales yang melampaui target memperkuat optimisme bahwa SMRA mampu menjaga momentum penjualan di 2026, seiring rencana peluncuran proyek baru. Meski proyeksi penjualan belum dinaikkan, kinerja 2025 memberi ruang kejutan positif ke depan.
Dengan fundamental yang solid dan proyek township yang konsisten menyerap pasar, saham SMRA dinilai masih menarik untuk investasi jangka menengah, dengan rekomendasi BUY dan target harga Rp680 per saham.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(AM)
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.209,41 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.189,87 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.161,61 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.048,72 | - | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
