BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Wall Street Menguat, Emas Meroket, Laba BRIS Melesat, ALII, HYGN, TOSK dan UNTD IPO

Abdul Malik02 Februari 2024
Tags:
Wall Street Menguat, Emas Meroket, Laba BRIS Melesat, ALII, HYGN, TOSK dan UNTD IPO
Ilustrasi seorang investor atau pialang sedang mengamati pergerakan saham di Bursa Saham AS, Wall Street (NYSE). (Shutterstock)

TLKM, TOWR, MIKA, EMTK dan CPIN direkomendasikan beli, BBCA direkomendasikan jual, harga minyak merosot, inflasi Januari melandai

Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory ​dan Daily & Technical Update oleh PT Ciptadana Sekuritas Asia dipublikasi Jumat (2/2/2024) :

Stock Pick

TLKM

Harga saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik 2,02% atau bertambah 80 poin menjadi Rp4.040 pada Kamis (1/2). D’Origin Financial merekomendasikan beli saat melemah (BOW) saham TLKM dengan target harga Rp4.200 dan stop rugi di Rp3.900, support Rp4.020 ; Rp4.000 dan resisten Rp4.060 ; Rp4.080. Volume perdagangan saham TLKM pada Kamis lebih besar dari hari sebelumnya. Penguatan saham TLKM berpotensi menguji resisten Rp4.060, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp4.080.

Ciptadana Sekuritas juga merekomendasikan spekulasi beli saham TLKM di kisaran Rp4.040, dengan stop rugi di Rp3.950 dan ambil untung di Rp4.120. Saham TLKM bergerak di kisaran Rp4.020 dan Rp3.960 dengan bias teknikal bullish. Dengan membentuk pola marubozu bullish candlestick dalam grafik harian, jadi indikator yang baik potensi kenaikan saham TLKM.

Pergerakan saham TLKM

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

TOWR

Harga saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) naik 2,25% atau bertambah 20 poin menjadi Rp910 pada Kamis (1/2). D’Origin Financial merekomendasikan spekulasi beli saham TOWR dengan target harga Rp1.100 dan stop rugi di Rp820, support Rp900 ; Rp890 dan resisten Rp920 ; Rp930. Volume perdagangan saham TOWR pada Kamis lebih kecil dari hari sebelumnya. Penguatan saham TOWR berpotensi menguji resisten Rp920, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp930.

MIKA

Harga saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) naik 2,97% atau bertambah 80 poin menjadi Rp2.770 pada Kamis (1/2). D’Origin Financial merekomendasikan spekulasi beli saham MIKA dengan target harga Rp3.000 dan stop rugi Rp2.500, support Rp2.750 ; Rp2.720 dan resisten Rp2.800 ; Rp2.820. Volume perdagangan saham MIKA pada Kamis lebih kecil dari hari sebelumnya. Penguatan saham MIKA berpotensi menguji resisten Rp2.800, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp2.820.

Investasi Saham di Sini

BBCA : Menguji Level Resisten

Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 1,57% menjadi Rp9.700 pada Kamis (1/2). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham BBCA tampak mendatar dari support hariannya di Rp9.550, dengan bias teknikal bullish. Dengan membentuk pola spinning candlestick dalam grafik harian, saham BBCA direkomendasikan jual saat menguat di Rp9.775.

Pergerakan saham BBCA

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

CPIN : Menguji Level Support

Harga saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) melemah 0,89% menjadi Rp4.440 pada Kamis (1/2). Ciptadana Sekuritas melihat saham CPIN melanjutkan pelemahan di level rendah atas dan rendah bawah, dengan bias bearish, sehingga ada ruang pelemahan lanjutan. Gerak harga saham CPIN di bawah rata-rata dan garis supportnya, sehingga trennya melemah. Saham CPIN berpeluang melanjutkan pelemahan untuk menguji support berikutnya di Rp4.330, sehingga direkomendasi beli saat melemah di kisaran Rp4.330.

Pergerakan saham CPIN

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

EMTK : Potensi Rebound

Harga saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik 6,47% menjadi Rp494 pada Kamis (1/2). Ciptadana Sekuritas menilai saham EMTK telah berbalik arah dari tren support di Rp458. Pola bullish candlestick terbentuk menunjukkan pola bullish reversal jangka pendek, sehingga jadi sinyal harga bawah (bottom). Dengan resisten terdekat di Rp525, saham EMTK direkomendasikan beli saat melemah (BOW) di Rp468, dengan stop rugi di Rp456 dan ambil untung di Rp525.

Pergerakan saham EMTK

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

Investasi Saham di Sini

Wall Street

Indeks-indeks saham di Bursa Saham Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup menguat karena investor mencermati serentetan laporan laba perusahaan yang tinggi dan laporan ketenagakerjaan yang akan dirilis. Itu menjadi penyokong setelah Federal Reserve memupuskan spekulasi soal penurunan suku bunga bisa dimulai pada Maret 2024. Indeks S&P 500 ditutup naik 1,25% ke 4.906,19 poin, indeks Nasdaq Composite menguat 1,3% menjadi 15.361,64 dan indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,97% ke 38.519,84.

IHSG

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (1/2) ditutup melemah 0,09% atau berkurang 6,25 poin menjadi 7.201,7, dengan volume lebih kecil dari hari sebelumnya. Menurut D’Origin Financial, IHSG bergerak di rentang 7.150 - 7.250, support 7.180 ; 7.150 dan resisten 7.230 ; 7.250. Pelemahan IHSG berpotensi menguji support 7.180, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju 7.150. IHSG membentuk ekor di atas cukup panjang, menunjukan adanya tekanan jual.

Tercatat 219 saham menguat, 297 saham melemah, dan 246 saham stagnan. Kapitalisasi pasar mencapai Rp11.440 triliun. Dalam kategori saham terlaris, saham BMRI dan BBCA memimpin dengan nilai masing-masing Rp1,1 triliun. Namun, saham BMRI turun 1,5% menjadi Rp6.550 per saham, sementara saham BBCA naik 1,57% ke level Rp9.700 per saham. Di sisi lain, saham-saham yang melemah meliputi PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) merosot 19,44% menjadi Rp174 per saham, serta PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk (SMGA) turun 10,08% ke Rp116 per saham.

Investor asing terus mencatat transaksi beli bersih (net buy) saham Rp886,1 miliar di seluruh pasar Bursa Efek Indonesia pada Kamis (1/2/2024). Sehingga, total net buy sepanjang tahun ini naik menjadi Rp9,2 triliun.

Rupiah

Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp15.764 per dolar AS pada Kamis (1/2). Mata uang Garuda menguat 18 poin atau minus 0,11% dari perdagangan sebelumnya. Senada, kurs referensi Bank Indonesia Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah menguat ke posisi Rp15.775 per dolar AS.

Inflasi

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Inflasi pada Januari 2024 sebesar 0,04% secara bulanan, atau terjadi peningkatan indeks harga konsumen dari 105,15 pada Desember 2023 menjadi 105,19 pada Januari 2024. Sementara itu inflasi tahun ke tahun 2,57% dan inflasi tahun kalender 0,04%

Investasi Saham di Sini

Minyak Mentah

Harga minyak turun lebih dari 2% setelah laporan-laporan yang tidak terkonfirmasi tentang gencatan senjata antara Israel dan Hamas, serta setelah adanya kabar pemadaman listrik memaksa sebuah kilang besar di AS untuk ditutup. Kontrak berjangka minyak mentah Brent turun US$1,85, atau 2,5%, menjadi US$78,7 per barel, sementara kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate AS turun US$2,03, atau 2,7%, menjadi US$73.82.

Emas

Harga emas menguat mendekati level tertinggi satu bulan setelah data menunjukkan klaim pengangguran mingguan AS naik pekan lalu, sementara fokus pasar beralih ke data upah non-pertanian AS untuk lebih banyak petunjuk mengenai jalur kebijakan Federal Reserve. Harga emas spot naik 0,9% menjadi US$2,054.89 per ons, mencapai level tertinggi sejak 3 Januari dalam sesi tersebut. Kontrak berjangka emas AS ditutup 0.2% lebih tinggi di US$2,071.1.

Investasi Emas di Sini

BMRI

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) gencar menyalurkan kredit hijau (green finance) pada 2023. Sepanjang tahun lalu, green finance yang disalurkan perusahaan mencapai Rp129 triliun atau naik 21,4% secara tahunan. Perusahaan memperkirakan pada tahun ini akan terjadi peningkatan. Kredit hijau Bank Mandiri telah disalurkan untuk pertanian berkelanjutan Rp102 triliun, eco-efficient product Rp5,3 triliun, transportasi bersih Rp3,9 triliun, dan bangunan hijau Rp6,6 triliun.

BRIS

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mempertahankan pertumbuhan keuangan yang mengesankan. Laba bersihnya meningkat 33,88% dibanding tahun sebelumnya menjadi Rp5,7 triliun pada 2023. Pertumbuhan ini didorong oleh pembiayaan, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), dan dana murah yang tumbuh dua digit.

CANI

Capitol Nusantara Indonesia (CANI) mengakhiri tahun 2023 dengan rugi bersih US$703,640, turun 16% dari kerugian pada akhir 2022 US$846,750. Akibatnya, rugi per saham dasar menjadi 0, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang juga sebesar 0.

KLBF

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) berencana mengalokasikan dana investasi Rp200 miliar untuk pembangunan fasilitas produksi radioisotop dan radiofarmaka, terutama fluorodeoxyglucose (FGD), guna mendukung deteksi awal penyakit kanker.

MORA

PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) telah melakukan pembayaran ke-11 untuk Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Moratelindo Tahap IV Tahun 2021 Seri B, dengan total pembayaran sebesar Rp12,87 miliar.

PJAA

Pendapatan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) melonjak di atas Rp1 triliun pada 2023, seiring dengan pulihnya sektor pariwisata setelah pandemi Covid-19. Pengelola taman rekreasi Ancol dan Dufan ini berhasil mencatatkan pendapatan Rp1,27 triliun pada tahun lalu, meningkat 33,02% dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp957,88 miliar.

Investasi Saham di Sini

WSKT

Entitas Waskita Karya (WSKT) menerima dana taktis Rp3,4 triliun dari Bank BRI (BBRI) dan Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Dana tersebut disalurkan sebagai pinjaman untuk memenuhi kebutuhan kas Trans Jabar Tol (TJT), anak usaha dari Waskita Toll Road (WTR).

ALII

PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) menggelar penawaran umum perdana (IPO) sebanyak 3.165.160.000 saham atau 20%. Perseroan mematok harga IPO Rp272 per saham sehingga nilai keseluruhannya Rp860,92 miliar. Masa penawaran umum berlangsung pada 1-5 Februari 2024.

HYGN

PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN) melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) sebanyak 525 juta saham atau 20,79%. Harga IPO dipatok di Rp145 per saham sehingga nilai penawaran umum ini seluruhnya Rp76,12 miliar. Harga yang ditetapkan itu ada di batas atas saat penawaran awal (bookbuilding) pada 19-24 Januari 2024 di kisaran Rp135-145.

TOSK

PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK) menggelar penawaran umum perdana (IPO) 875 juta saham atau 20%. Harganya dipatok di Rp125 sehingga nilai keseluruhan penawaran umum ini Rp109,35 miliar. Harga IPO yang ditetapkan itu ada di batas atas saat penawaran awal (bookbuilding) pada 15-19 Januari 2024 di rentang Rp115-125.

UNTD

PT Terang Dunia Internusa (UNTD) menetapkan harga penawaran umum saham perdana (IPO) sebesar Rp240 per saham, dengan total penawaran 1,66 miliar saham. Harga ini merupakan batas teratas dari rentang harga yang sebelumnya ditawarkan, yaitu Rp170 hingga Rp240 per saham.

Investasi Saham di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli saham klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi Bareksa di App Store​
- Download aplikasi Bareksa di Google Playstore
- Belajar investasi, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.314,62

Up0,74%
Up4,00%
Up0,02%
Up6,36%
Up19,84%
-

Capital Fixed Income Fund

1.760,38

Up0,56%
Up3,43%
Up0,02%
Up7,02%
Up18,00%
Up42,94%

STAR Stable Income Fund

1.911,44

Up0,52%
Up2,88%
Up0,02%
Up6,21%
Up31,34%
Up59,99%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.765,08

Up0,50%
Up3,61%
Up0,02%
Up5,37%
Up20,01%
Up48,78%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.038,61

Up0,45%
Up2,06%
Up0,02%
Up3,06%
Down- 0,64%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua