BeritaArrow iconReksadanaArrow iconArtikel

Konsisten Raih Nilai Barometer Baik, Begini Kinerja Trimegah Dana Tetap Syariah

Hanum Kusuma Dewi15 Desember 2023
Tags:
Konsisten Raih Nilai Barometer Baik, Begini Kinerja Trimegah Dana Tetap Syariah
Ilustrasi investasi reksa dana Trimegah Dana Tetap Syariah, yang menjadi salah satu produk dengan nilai Bareksa Barometer tertinggi di super app Bareksa. (Shutterstock)

Reksa dana pendapatan tetap syariah ini mencatat kinerja 5,64% setahun terakhir, melampaui rata-rata produk sejenis

Bareksa.com - Dalam memilih produk reksa dana, Smart Investor bisa mempertimbangkan tidak hanya dari kinerja (return) historis saja, tetapi juga nilai Bareksa Barometer. Salah satu produk reksa dana yang mendapatkan nilai Bareksa Barometer terbaik untuk reksadana pendapatan tetap adalah Trimegah Dana Tetap Syariah (TDATSYA).

Reksa dana yang dikelola oleh Trimegah Asset Management ini mendapatkan nilai 3,5 dari skala 5 yang artinya baik. Dan dalam beberapa bulan terakhir, produk ini menempati daftar teratas untuk Barometer Bareksa jenis reksa dana pendapatan tetap di super app. Barometer Bareksa adalah skor atau penilaian yang dibuat oleh Tim Analis Bareksa dengan mempertimbangkan return, risiko, tata kelola yang baik, dan indikator penting lainnya.

Dari sisi kinerja, TDATSYA mencatatkan pertumbuhan return 5,64% setahun terakhir (per 8 Desember 2023). Angka ini jauh melampaui kinerja rata-rata reksa dana sejenis dalam Indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah Bareksa yang hanya naik 1,52% setahun.

Promo Terbaru di Bareksa

Grafik Perbandingan Kinerja TDATSYA dan Indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah

Illustration

Sumber: Bareksa.com

Menurut prospektusnya, reksadana yang dikelola oleh Trimegah Asset Management ini bertujuan untuk memperoleh pertumbuhan nilai investasi yang optimal untuk jangka menengah dan panjang sesuai dengan Prinsip Syariah dengan berinvestasi pada Efek Syariah Pendapatan Tetap yang tercantum dalam Daftar Efek Syariah yang ditetapkan oleh OJK.

Sesuai dengan jenisnya, mayoritas (80-100%) aset reksadana ini adalah obligasi sementara aset pasar uang dan lainnya sekitar 0-20%. Adapun per 30 November 2023, porsi alokasi obligasi mencapai 91,41% dan pasar uang sebesar 8,59% dari portofolionya.

TDATSYA berinvestasi pada Sukuk atau Obligasi Korporasi dan Obligasi Negara Syariah. Harapannya, kombinasi ini dapat memberikan likuiditas yang baik, tingkat imbal hasil atraktif, dan volatilitas yang lebih terjaga.

Menurut fund fact sheet November 2023, berikut daftar 10 aset terbesar (top holdings) dari reksadana ini:

  • Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap I Tahun 2023 Seri A

  • Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I OKI Pulp & Paper Mills Tahap I Tahun 2023 Seri A

  • SBSN Seri PBSG001

  • Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Adira Finance Tahap I Tahun 2023 Seri B

  • SBSN Seri PBS037

  • SBSN Seri PBS022

  • Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Sampoerna Agro Tahap III Tahun 2022 Seri A

  • Bank Syariah Bukopin (deposito)

  • Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 Seri B

  • Sukuk Mudharabah II OKI Pulp & Paper Mills Tahun 2022 Seri B

Beli Trimegah Dana Tetap Syariah

Review Pasar Obligasi

Sepanjang November 2023, imbal hasil (yield) obligasi negara seri acuan mengalami penurunan ke 6,6% dari bulan sebelumnya di 7,3% yang mengindikasikan harganya menguat. Hal ini tentu mendorong kinerja reksa dana berbasis obligasi seperti TDATSYA.

Selain itu, Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate di level 6%, sejalan dengan ekspektasi konsensus. Langkah ini, menurut Bank Indonesia sejalan dengan perlindungan terhadap inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah.

Di samping itu, muncul berita baik seperti inflasi yang mulai terjaga dan bank sentral global menyuarakan suku bunga tidak akan naik lagi. Inflasi November 2023 tercatat sebesar 2,86% secara tahunan (YoY). Nilai tukar Rupiah juga menguat 2,42% terhadap dolar ke level Rp15.510 per dolar AS per 30 November 2023.

Ke depan, Tim Analis Bareksa melihat yield obligasi akan cenderung terjaga dan mengalami penguatan terbatas dalam kisaran 6,3%-6,6%. Hal ini bisa menjaga kestabilan produk reksa dana pendapatan tetap termasuk Trimegah Dana Tetap Syariah.

Reksadana pendapatan tetap syariah ini tersedia di super app Bareksa dan dapat dibeli dengan modal mulai Rp100.000 saja. Buat Smart Investor yang berprofil moderat dan punya horison waktu investasi jangka menengah, Trimegah Dana Tetap Syariah bisa jadi pertimbangan.

Beli Trimegah Dana Tetap Syariah

(ADV | hm)

* * *

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Konten bersponsor. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksa dana.


Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.313,93

Up0,21%
Up3,89%
Up0,02%
Up5,88%
Up18,64%
-

Capital Fixed Income Fund

1.765,78

Up0,56%
Up3,45%
Up0,02%
Up7,28%
Up17,13%
Up42,93%

STAR Stable Income Fund

1.916,73

Up0,53%
Up2,93%
Up0,02%
Up6,30%
Up30,61%
Up60,34%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.754,19

Down- 0,39%
Up3,83%
Up0,01%
Up4,45%
Up18,86%
Up47,37%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.036,49

Down- 0,15%
Up1,85%
Up0,01%
Up2,75%
Down- 2,19%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua