BeritaArrow iconReksa DanaArrow iconArtikel

5 ETF Emas Mulai Diperdagangkan, Return Capai 1,94% Sehari: Mana Paling Tinggi?

11 Agustus 2026
Tags:
5 ETF Emas Mulai Diperdagangkan, Return Capai 1,94% Sehari: Mana Paling Tinggi?
Ilustrasi pergerakan harga ETF emas di Bursa Efek Indonesia. (Sumber: Shutterstock)

Lima ETF Emas mulai diperdagangkan di BEI dengan return NAV awal 1,86-1,94%. Simak perbandingan XDES, XTRA, XMES, XSGO dan XGLD.

Bareksa – Lima Exchange Traded Fund (ETF) Emas yang baru hadir di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali perdagangan dengan kinerja Nilai Aktiva Bersih atau NAV yang positif.

Berdasarkan data Bareksa per 10 Agustus 2026, return NAV kelima produk berada di kisaran 1,86% hingga 1,94%.

BRI MI Gold ETF Syariah (XDES) mencatat return NAV tertinggi 1,94%, disusul Trimegah Syariah ETF Emas (XTRA) 1,92%, Mandiri ETF Emas (XMES) 1,90%, Syailendra ETF Sharia Gold (XSGO) 1,87%, dan Premier ETF Gold Sharia Indonesia (XGLD) 1,86%.

Promo Terbaru di Bareksa

Namun, selisih antara posisi tertinggi dan terendah baru 0,08 poin persentase. Usia perdagangan yang masih sangat singkat membuat angka tersebut belum cukup untuk menyimpulkan satu ETF lebih unggul secara konsisten.

Kinerja Awal 5 ETF Emas

Produk

NAV per 10/8/2026

Return NAV

BRI MI Gold ETF Syariah (XDES)

982

1,94%

Trimegah Syariah ETF Emas (XTRA)

253

1,92%

Mandiri ETF Emas (XMES)

772

1,90%

Syailendra ETF Sharia Gold (XSGO)

1.040

1,87%

Premier ETF Gold Sharia Indonesia (XGLD)

256

1,86%

Sumber: Bareksa, data 10 Agustus 2026.

Illustration

Sumber: Bareksa

ETF Emas Meluncur Saat Harga Emas Kembali Menguat

Momentum peluncuran lima ETF Emas pada 10 Agustus 2026 berlangsung ketika harga emas global kembali menunjukkan penguatan.

Harga emas spot naik 2,44% pada 7 Agustus 2026, kembali menguat 1,60% ke US$4.402,46 per troy ounce pada 10 Agustus, lalu sempat menyentuh US$4.435,33/oz secara intraday pada 11 Agustus.

Berdasarkan data historis yang dihimpun Bareksa, level US$4.435,33/oz merupakan yang tertinggi sejak 5 Juni 2026. Meski demikian, emas kemudian terkoreksi ke kisaran US$4.363/oz pada perdagangan siang 11 Agustus, menunjukkan volatilitas tetap tinggi.

Jadi, kinerja positif awal ETF Emas memang memperoleh dukungan dari penguatan aset dasarnya, tetapi arah berikutnya tetap bergantung pada pergerakan emas global, kurs, dan kondisi pasar.

Kenapa Return Kelima ETF Emas Hampir Sama?

Salah satu alasannya adalah struktur portofolio yang diatur OJK. POJK Nomor 2 Tahun 2026 mewajibkan ETF Emas menempatkan minimum 95% dari NAB pada aset emas. Sisanya maksimal 5% dapat ditempatkan pada instrumen pasar uang, deposito, kas, dan setara kas.

Karena sebagian besar aset kelima ETF sama-sama harus memiliki eksposur tinggi terhadap emas, pergerakan NAV secara alami berpotensi berdekatan.

Namun, dalam jangka lebih panjang, return masing-masing ETF tetap dapat berbeda karena faktor biaya, likuiditas, bid-offer spread, efektivitas dealer partisipan, dan tracking error.

ETF Emas Punya 3 Harga

Ini bagian yang paling penting untuk investor baru. Pada ETF Emas ada tiga harga yang berbeda fungsi:

Jenis Harga

Artinya

Harga emas

Nilai aset dasar yang menjadi penggerak utama ETF

NAV/NAB per unit

Nilai aset bersih ETF per unit penyertaan

Harga ETF di BEI

Harga transaksi aktual di pasar

Sumber: POJK 2 Tahun 2026, prospektus ETF Emas, diolah Bareksa

Ketiganya berhubungan, tetapi tidak harus sama pada saat yang sama. POJK mengatur nilai pasar wajar emas dapat mengacu pada harga aktif penyedia emas, harga acuan LBMA dengan penyesuaian kurs dan kemurnian, atau harga lembaga penilai yang ditentukan OJK.

Sementara harga ETF di pasar sekunder terbentuk melalui permintaan dan penawaran investor. Artinya, ETF seharga Rp250 per unit tidak otomatis lebih murah dibanding ETF Rp1.000 per unit. Nominal satu unit tidak menunjukkan murah-mahalnya ETF. Investor perlu melihat apakah harga pasar diperdagangkan dekat dengan NAV, seberapa tipis spread, dan seberapa likuid transaksinya.

Apa yang Perlu Dibandingkan Investor?

Setelah data perdagangan mulai lebih panjang, investor sebaiknya tidak hanya mengurutkan ETF berdasarkan return. Indikator yang lebih relevan antara lain:

Indikator

Kenapa Penting?

Tracking terhadap emas

Mengukur kemampuan ETF mengikuti aset dasarnya

Harga pasar vs NAV

Menunjukkan premium atau diskon

Bid-offer spread

Menjadi biaya implisit transaksi

Volume perdagangan

Memberi gambaran likuiditas

AUM

Menggambarkan skala produk

Biaya

Mempengaruhi hasil jangka panjang

Dealer partisipan

Menjaga creation/redemption dan likuiditas

Sumber: POJK 2 Tahun 2026, prospektus ETF Emas, BEI, diolah Bareksa

Apakah Return Tertinggi Berarti ETF Terbaik?

Belum tentu. Return NAV 1,94% pada XDES memang tertinggi pada data awal, tetapi selisihnya sangat tipis dan horizon pengamatannya terlalu pendek.

Dalam beberapa bulan ke depan, kualitas ETF justru akan lebih terlihat dari kemampuannya menjaga tracking terhadap emas, likuiditas, spread, serta efisiensi biaya.

Kesimpulan

Lima ETF Emas mengawali kehadirannya dengan return NAV positif di kisaran 1,86-1,94%, dengan XDES sementara mencatat return tertinggi. Namun, investor sebaiknya tidak berhenti pada ranking return. ETF Emas bukan cuma soal harga emas. Investor harus membaca tiga harga sekaligus — harga emas, NAV, dan harga ETF di Bursa. Selisih antar ketiganya, ditambah spread, likuiditas, dan biaya, pada akhirnya akan menentukan pengalaman dan hasil investasi yang diterima investor.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Romainah/Reynaldi Gumay/AM)

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pertanyaan Umum

ETF Emas mana yang return NAV-nya paling tinggi?

XDES sebesar 1,94% per 10 Agustus 2026.

Apakah harga ETF sama dengan NAV?

Tidak selalu. NAV mencerminkan nilai aset bersih, sementara harga ETF di BEI dibentuk melalui permintaan dan penawaran.

Apakah ETF Rp250 lebih murah daripada ETF Rp1.000?

Belum tentu. Harga nominal per unit tidak menunjukkan valuasi murah atau mahal.

Kenapa return 5 ETF Emas hampir sama?

Karena regulasi mewajibkan minimum 95% NAB ETF Emas ditempatkan pada aset emas.

Apa indikator penting selain return?

Tracking terhadap emas, spread, volume transaksi, NAV, biaya, dan likuiditas.

Profil Penulis

Abdul Malik
Abdul Malik

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.235,39

Up1,10%
Up1,94%
Up2,40%
Up6,45%
Up21,39%
Up15,26%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.189,77

Up0,96%
Up2,17%
Up2,99%
Up6,67%
--

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.205,36

Up0,54%
Up1,10%
Up1,74%
Up4,93%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.033,32

Up1,32%
Down-1,69%
Down-1,36%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua