BeritaArrow iconReksa DanaArrow iconArtikel

Strategi Reksa Dana Mandiri Investa Dana Syariah Jaga Imbal Hasil Menarik Hadapi Dinamika Pasar

Hanum Kusuma Dewi18 Februari 2026
Tags:
Strategi Reksa Dana Mandiri Investa Dana Syariah Jaga Imbal Hasil Menarik Hadapi Dinamika Pasar
Ilustrasi investasi reksa dana Mandiri Investasi Dana Syariah (MIDSYA). (Photo by Karolina Grabowska: Pexels)

Mandiri Investa Dana Syariah (MIDSYA) mencatat return 7,10% setahun per 10 Februari 2026

Bareksa - Perubahan sentimen global kembali mengingatkan investor bahwa pasar tidak selalu bergerak dalam satu arah secara konsisten. Di tengah dinamika tersebut, strategi pengelolaan reksa dana menjadi kunci untuk menjaga stabilitas dan kenyamanan investasi. Reksa dana pendapatan tetap Mandiri Investa Dana Syariah (MIDSYA) mengambil strategi adaptif yang relevan dengan kondisi pasar terkini.

Return Konsisten di Tengah Tekanan

Dengan pengelolaan berbasis prinsip syariah, Mandiri Investa Dana Syariah (MIDSYA) tetap mampu mencatatkan imbal hasil yang kompetitif di tengah dinamika pasar. Sebagai informasi, reksa dana pendapatan tetap adalah instrumen investasi yang berfokus pada aset obligasi (fixed income).

Illustration

Sumber: Bareksa, data per 10 Februari 2026

Promo Terbaru di Bareksa

MIDSYA membukukan return 7,10% secara tahunan per 10 Februari 2026. Angka tersebut melampaui rata-rata produk sejenis, tercermin dari Indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap Syariah, yang hanya naik 5,51% dalam periode yang sama. Dalam kondisi pasar yang cenderung lebih waspada, capaian tersebut mencerminkan ketahanan strategi pengelolaan yang dijalankan.

Sejumlah sentimen turut memengaruhi pertimbangan investor dalam beberapa waktu terakhir antara lain keputusan lembaga pemeringkat Moody’s yang menurunkan outlook rating Indonesia dari stable menjadi negatif. Selain itu, ekspektasi penurunan suku bunga tahun ini juga diproyeksikan tidak akan seagresif perkiraan sebelumnya.

Dalam situasi seperti ini, yang semakin dicari adalah keseimbangan, yaitu potensi pertumbuhan yang tetap optimal, namun dengan risiko yang terukur dan sesuai prinsip syariah.

Strategi Adaptif Terhadap Kondisi Pasar

Berdasarkan Fund Fact Sheet Januari 2026, mayoritas portofolio MIDSYA sebesar 81,94% ditempatkan pada sukuk pemerintah, yang selama ini menjadi fondasi stabilitas dalam portofolio pendapatan tetap syariah. Ketika sentimen eksternal memicu volatilitas, eksposur dominan pada surat berharga syariah negara membantu meredam volatilitas dan menjaga pergerakan portofolio tetap terukur.

Illustration

Sumber: Fund Fact Sheet Januari 2026

Sementara itu, obligasi korporasi mengambil porsi 13,51%, dan sisanya ditempatkan pada deposito serta instrumen lain sebesar 4,54%.

Perubahan kondisi pasar menuntut strategi yang lebih adaptif. Pada akhir Januari, durasi portofolio MIDSYA berada di level 6,04 tahun, dan kedepannya, manajer investasi berencana menurunkan durasi ke kisaran 4–5 tahun.

Langkah ini mencerminkan pendekatan yang prudent. Di tengah potensi penurunan suku bunga yang diperkirakan lebih terbatas tahun ini, pemangkasan durasi dilakukan untuk menekan sensitivitas portofolio terhadap fluktuasi yield obligasi. Strategi ini bertujuan menjaga stabilitas nilai investasi ketika pergerakan pasar tidak terlalu agresif.

Di saat yang sama, MIDSYA juga meningkatkan porsi obligasi korporasi hingga batas maksimal 30%. Penambahan ini dilakukan secara selektif untuk menjaga imbal hasil tetap atraktif, tanpa menggeser karakter defensif portofolio yang bertumpu pada sukuk negara.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan dana tidak dilakukan secara statis. Komposisi aset disesuaikan agar tetap relevan dengan kondisi pasar terkini.

Stabilitas sebagai Fondasi, Imbal Hasil sebagai Tujuan

Bagi investor ritel syariah, stabilitas kerap menjadi prioritas utama. Prinsip kehati-hatian, kesesuaian syariah, serta pengelolaan risiko yang terukur menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan.

Dengan dominasi sukuk pemerintah sebagai fondasi portofolio dan tambahan obligasi korporasi untuk mengoptimalkan imbal hasil, MIDSYA berupaya menjaga keseimbangan tersebut. Return 7,10% dalam setahun mencerminkan upaya menjaga daya saing kinerja, sekaligus mempertahankan profil risiko yang relatif terjaga.

Di tengah kondisi pasar yang semakins elektif dan sarat pertimbangan, strategi seperti ini dapat menjadi alternatif bagi investor yang menginginkan pertumbuhan stabil tanpa eksposur risiko berlebihan .

Cocok untuk Investor Konservatif hingga Moderat

Mandiri Investa Dana Syariah dapat menjadi pilihan investor dengan profil risiko konservatif hingga moderat yang ingin berinvestasi pada instrumen pendapatan tetap berbasis syariah. Produk ini relevan bagi mereka yang mengutamakan kestabilan portofolio, namun tetap mengharapkan imbal hasil yang kompetitif dibandingkan instrumen syariah berisiko sangat rendah.

Di tengah dinamika dan ketidakpastian pasar, investasi bukan semata tentang mengejar return tertinggi, melainkan juga tentang kenyamanan investor menjalani prosesnya. Bagi sebagian investor syariah, ketenangan tersebut sama pentingnya dengan capaian imbal hasil itu sendiri.

Beli Mandiri Investa Dana Syariah Kelas A

(ADV)

***

DISCLAIMER

Konten bersponsor. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksa dana. PT Mandiri Manajemen Investasi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksa dana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksa dana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.214,3

Up0,33%
Up4,29%
Up0,65%
Up9,14%
Up19,88%
Up13,00%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.166,54

Up0,57%
Up4,43%
Up0,98%
Up8,69%
--

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.193,54

Up0,44%
Up3,68%
Up0,74%
Up8,60%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.053,56

Down- 0,33%
Up5,36%
Up0,57%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua