Cara Investasi Reksa Dana Alternatif Deposito: Rp1 Juta per Bulan Jadi Berapa?
Reksa Dana Pasar Uang PNM Dana Tunai mencatat return 5,72% setahun (15 Januari 2026), lebih menarik daripada deposito bank

Reksa Dana Pasar Uang PNM Dana Tunai mencatat return 5,72% setahun (15 Januari 2026), lebih menarik daripada deposito bank
Bareksa - Banyak orang ingin mulai berinvestasi, tetapi masih ragu karena menganggap hasilnya “kecil” atau risikonya terlalu besar. Deposito bank sering menjadi pilihan utama karena dianggap aman, meski imbal hasilnya kini semakin terbatas. Di tengah kondisi tersebut, reksa dana pasar uang hadir sebagai alternatif cara investasi yang relatif aman, likuid, dan tetap memberikan potensi imbal hasil yang menarik.
Salah satu produk yang bisa dipertimbangkan adalah PNM Dana Tunai, reksa dana pasar uang yang mencatatkan return bersih 5,72% dalam setahun terakhir per 15 Januari 2026. Artikel ini akan membahas bagaimana strategi investasi rutin di reksa dana agar bisa memberikan hasil yang terasa signifikan.
Cara Investasi Aman untuk Pemula di Tengah Bunga Deposito Rendah
Dalam beberapa tahun terakhir, suku bunga deposito cenderung berada di level yang lebih rendah dibandingkan masa lalu. Hal ini terlihat dari suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate), yang sudah mencapai level terendah dalam 3 tahun terakhir.
Promo Terbaru di Bareksa
Dampaknya, bunga bersih yang diterima nasabah setelah pajak sering kali tidak jauh berbeda dengan inflasi. Kondisi ini membuat banyak orang mulai mencari cara investasi yang tetap berisiko rendah, namun lebih optimal dari sekadar menabung.
Grafik Suku Bunga Acuan BI
Sumber: Trading Economics
Reksa dana pasar uang umumnya berinvestasi pada instrumen berjangka pendek seperti deposito dan obligasi dengan jatuh tempo singkat. Karakteristik ini membuat risikonya relatif rendah dan cocok untuk investor pemula, termasuk mereka yang baru memulai perjalanan investasi.
PNM Dana Tunai: Reksa Dana Pasar Uang dengan Return Menarik
Reksa dana pasar uang adalah produk investasi yang mengelola dana investor ke instrumen pasar uang dan surat utang jangka pendek. Keunggulannya terletak pada stabilitas nilai dan likuiditas yang tinggi, karena dana bisa dicairkan relatif cepat tanpa penalti seperti deposito berjangka.
Sebagai alternatif deposito, reksa dana pasar uang menawarkan fleksibilitas lebih besar. Investor bisa menambah atau menarik dana sesuai kebutuhan, menjadikannya cocok untuk dana parkir, dana darurat, maupun tujuan keuangan jangka pendek.
Salah satu produk reksa dana pasar uang adalah PNM Dana Tunai, yang mencatatkan kinerja positif dengan return bersih 5,72% setahun terakhir. Return ini sudah memperhitungkan biaya pengelolaan, sehingga investor bisa langsung melihat hasil bersih yang diterima.
Grafik Kinerja Reksa Dana 1 Tahun
Sumber: Bareksa, per 15 Januari 2026
Bagi investor konservatif, konsistensi kinerja menjadi poin penting. Reksa dana pasar uang tidak ditujukan untuk mengejar lonjakan return tinggi, melainkan menjaga nilai dana tetap berkembang secara stabil.
Simulasi Investasi Rp1 Juta per Bulan: Berapa Hasilnya?
Agar lebih mudah dipahami, mari lihat simulasi sederhana dengan pendekatan investasi rutin. Sebagai contoh, investor melakukan investasi sebagai berikut:
Investasi rutin: Rp1 juta per bulan
Periode: 3 tahun (36 bulan)
Total dana disetor: Rp36 juta
Sumber: Bareksa
Menurut simulasi yang menggunakan data historis tersebut, nilai investasi berpotensi tumbuh menjadi sekitar Rp39 juta setelah 3 tahun. Artinya, terdapat keuntungan sekitar Rp3 juta di luar modal yang disetorkan.
Sekilas, angka ini mungkin terlihat tidak terlalu besar. Namun, perlu diingat bahwa strategi ini dilakukan dengan risiko relatif rendah, modal terjangkau, dan tanpa perlu menunggu dana besar di awal. Inilah kekuatan dari konsistensi dalam cara investasi yang sederhana.
Reksa Dana Pasar Uang vs Deposito
Jika dibandingkan dengan deposito, reksa dana pasar uang memiliki beberapa keunggulan. Pertama, dari sisi likuiditas, dana dapat dicairkan kapan saja tanpa menunggu jatuh tempo dan tanpa pinalti. Kedua, return yang ditampilkan biasanya sudah bersih, sementara bunga deposito masih dikenakan pajak 20%.
Selain itu, investasi rutin di reksa dana pasar uang memungkinkan investor untuk membangun kebiasaan finansial yang sehat. Bukan sekadar menyimpan uang, tetapi mengelolanya agar tetap produktif.
Tak hanya itu, modal investasi juga lebih terjangkau karena investor bisa membeli unit reksa dana dengan modal mulai Rp100.000 saja. Bandingkan dengan deposito di bank yang butuh saldo tertentu, misalnya minimal Rp10 juta.
Cara Investasi Reksa Dana Pasar Uang di PNM Dana Tunai
Agar membuahkan hasil, cara investasi di reksa dana pasar uang harus disiplin. Investor bisa memulai dengan modal kecil dan menambah investasi secara berkala sesuai kemampuan. Strategi ini cocok bagi karyawan, profesional muda, maupun siapa saja yang ingin mulai berinvestasi tanpa harus menunggu memiliki dana besar.
PNM Dana Tunai dapat digunakan sebagai wadah untuk dana darurat, dana persiapan liburan, atau tujuan keuangan jangka pendek lainnya yang membutuhkan stabilitas.
Pada akhirnya, investasi bukan soal mencari return paling tinggi, tetapi soal konsistensi dan kesesuaian dengan tujuan keuangan. Dengan pendekatan sederhana seperti investasi Rp1 juta per bulan, reksa dana pasar uang seperti PNM Dana Tunai dapat menjadi langkah awal yang realistis dan terukur.
Bagi investor pemula yang sedang mencari cara investasi yang aman, fleksibel, dan mudah dipahami, reksa dana pasar uang layak menjadi pilihan untuk mulai membangun masa depan finansial secara bertahap.
Yuk mulai investasi PNM Dana Tunai dengan modal hanya dari Rp100.000 saja di aplikasi reksa dana terbaik Bareksa. Sesuaikan profil risiko kamu dan rasakan sendiri hasilnya dari reksa dana!
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksa dana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksa dana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.
(ADV)
***
DISCLAIMER
Konten bersponsor. Investasi Reksa Dana mengandung risiko, calon investor/investor wajib memahami prospektus, memperhatikan profil risiko dan tujuan investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin/mencerminkan indikasi kinerja di masa yang akan datang. Investasi Reksa Dana mengandung risiko. Calon investor/investor wajib membaca dan memahami prospektus dan informasi ringkas Produk Investasi (Fund Fact Sheet) sebelum berinvestasi Reksa Dana. Dalam melakukan transaksi jual dan beli Reksa Dana, calon investor/investor diharapkan memperhatikan profil risiko, kondisi keuangan serta tujuan investasi dari masing-masing calon investor/investor.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.210,31 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.188,85 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.160,55 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.053,01 | - | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
