IHSG Turun, Reksadana Pendapatan Tetap Syailendra dan Sucor AM Stabil Bertumbuh

Syailendra Pendapatan Tetap Premium dan Sucorinvest Bond Fund mencetak imbal hasil return 20,03% dan 12,44 % dalam dua tahun
Abdul Malik • 12 Oct 2022
cover

Bareksa.com – Berikut kinerja reksadana yang diperdagangkan di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 11 Oktober 2022) :

Reksadana Saham

IHSG : -4,19%
Indeks Reksadana Saham : -2,6%
Schroder Dana Istimewa : -0,01%

Indeks Reksadana Saham Syariah : -2,31%
Sucorinvest Sharia Equity Fund : -1,61%

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -1,56%
Schroder Dana Kombinasi : 0,05%

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -1,32%
Schroder Syariah Balanced Fund : 0,24%

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: -0,64%
Sucorinvest Bond Fund : 0,65%

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -0,38%
Sucorinvest Sharia Sukuk Fund : 0,45%

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,17%
Capital Money Market Fund : 0,39%

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0%
Majoris Pasar Uang Syariah Indonesia : 0,35%

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 11 Oktober 2022 turun 0,79% ke level 6.939,15. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 11/10/2022 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat tetap di level 7,3% pada 11 Oktober 2022.

Di tengah melemahnya IHSG, beberapa produk reksadana pendapatan tetap masih terus bertumbuh dan mencatatkan kinerja mantap. Reksadana pendapatan tetap memiliki portofolio mayoritas di efek surat utang baik obligasi negara maupun obligasi korporasi.

Di super app investasi Bareksa terdapat dua ​reksadana pendapatan tetap yang mampu mencetak imbal hasil (return) 20,03% dan 12,44 % dalam dua tahun terakhir. Dua reksadana itu ialah Syailendra Pendapatan Tetap Premium dan Sucorinvest Bond Fund.

Reksadana Syailendra Pendapatan Tetap Premiumkelolaan PT Syailendra Capital, mencetak return 20,03% dalam dua tahunBerdasarkan fund fact sheet periode September 2022, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi Negara FR0072, FR0082, FR0091, FR0096, FR0097, IMFI04ACN3, INKP02ACN1, OPPM02A, SIBMTR03BCN2, dan WSKT03BCN2.

Sedangkan reksadana Sucorinvest Bond Fundkelolaan PT Sucor Asset Management, mencetak return 12,44% dalam dua tahun. Berdasarkan fund fact sheet periode Agustus 2022, portofolio investasi ​reksadana ini adalah Obligasi Negara FR0047, FR0068, FR0072, FR0079, FR0083, FR0087, FR0091, FR0092, FR0096, dan obligasi WIKA02ACN1.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Romainah/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

​​​