Cuan Reksadana KISI Equity Fund & Manulife Saham SMC Plus Melesat, Koleksi BBCA, ANTM hingga PTBA

KISI Equity Fund dan Manulife Saham SMC Plus mencetak return 1,91% dan 1,54% sehari
Abdul Malik • 05 Oct 2022
cover

Ilustrasi investasi reksadana saham obligasi surat berharga negara yang digambarkan dengan uang koin receh di dalam beberapa toples wadah kaca dengan tanaman pohon hijau bertumbuh

Bareksa.com – Berikut kinerja reksadana yang diperdagangkan di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 04 Oktober 2022) :

Reksadana Saham

IHSG : -1,46%
Indeks Reksadana Saham : -0,84%
Rencana Cerdas : 0,94%

Indeks Reksadana Saham Syariah : -0,77%
Simas Syariah Unggulan : 0,27%

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -0,59%
Jarvis Balanced Fund : 1,8%

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -0,37%
Schroder Syariah Balanced Fund : -0,14%

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : -0,54%
Syailendra Pendapatan Tetap Premium : 0,56%

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -0,33%
Sucorinvest Sharia Sukuk Fund : 0,47%

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,2%
Cipta Dana Cash : 0,42%

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,14%
Majoris Pasar Uang Syariah Indonesia : 0,34%

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 04 Oktober 2022 naik 0,89% ke level 7.072,26. Berdasarkan data  id.investing.com (diakses 04/109/2022 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat tetap di level 7,4% pada 04 Oktober 2022. 

Di tengah kenaikan IHSG, di super app  investasi Bareksa terdapat reksadana saham yang mampu mencetak imbal hasil (return) 1,91% dan 1,54% sehari pada perdagangan 04 Oktober 2022. Reksadana itu ialah KISI Equity Fund dan Manulife Saham SMC Plus.

Reksadana KISI Equity Fund yang dikelola oleh PT KISI Asset Management, mencetak imbal hasil (return) 1,91% dalam sehari pada 04 Oktober 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode Agustus 2022, portofolio investasi reksadana ini ialah saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Sedangkan reksadana Manulife Saham SMC Plus yang dikelola oleh PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, mencetak imbal hasil (return) 1,54% dalam sehari pada 04 Oktober 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode Agustus 2022, portofolio investasi reksadana ini
ialah saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Reynaldi Gumay/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.