Top 5 Produk Reksadana Pendapatan Tetap Dana Kelolaan Terbesar Juni 2022

Sucorinvest Stable Fund kembali bertahan menempati posisi pertama produk reksadana pendapatan tetap dengan kelolaan terbesar
Hanum Kusuma Dewi • 13 Jul 2022
cover

Ilustrasi top 5 produk reksadana atau manajer investasi dana kelolaan terbesar, imbalan teringgi, hingga pertumbuhan unit penyertaan tertinggi. (Shutterstock)

Bareksa.com - Reksadana pendapatan tetap bisa Anda pertimbangkan untuk yang sedang mencari produk investasi untuk tujuan berinvestasi jangka menengah 1 hingga 3 tahun. Produk reksadana pendapatan tetap apa yang bisa dipilih?

Selain menawarkan potensi imbal hasil menarik, reksadana berbasis surat utang ini juga memiliki fluktuasi yang lebih stabil dibandingkan reksadana berbasis saham. Reksadana pendapatan tetap cocok untuk investor dengan profil risiko moderat maupun menjadi bagian dari instrumen untuk yang ingin melakukan diversifikasi investasi.

Baca juga Daftar 5 Manajer Investasi Pengelola Reksadana Pendapatan Tetap Terbesar Juni

Reksadana pendapatan adalah reksadana yang mayoritas portofolionya berupa obligasi atau surat utang baik yang diterbitkan negara ataupun korporasi. Besaran dana kelolaan bisa menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih produk reksadana.

Besarnya dana kelolaan menjadi salah satu cerminan kepercayaan investor dalam berinvestasi di produk reksadana tersebut.

Apa saja produk reksadana pendapatan tetap apa saja yang memiliki dana kelolaan terbesar? Berikut daftar produk reksadana pendapatan tetap dengan dana kelolaan (asset under management/AUM) terbesar pada Juni 2022 :

1. Sucorinvest Stable Fund

Sucorinvest Stable Fund bertahan menempati posisi puncak produk reksadana pendapatan tetap dengan dana kelolaan terbesar pada bulan lalu. Dana kelolaan Sucorinvest Stable Fund, produk reksadana kelolaan Sucor Asset Management ini tercatat Rp12,86 triliun pada bulan lalu, tumbuh 69 persen sepanjang tahun berjalan (YTD) dan 3 persen secara bulanan/MOM.

2. Danamas Stabil

Danamas Stabil dari Sinarmas Asset Management juga tercatat bertahan pada posisi ke-2 pada bulan lalu. Danamas Stabil mencatatkan dana kelolaan Rp11,61 triliun pada Juni 2022, tumbuh 11 persen secara YTD dan 10 persen secara MOM.

3. Manulife Pendapatan Bulanan II

Sementara Manulife Pendapatan Bulanan II, reksadana pendapatan tetap kelolaan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) bertahan di posisi 3 pada Juni 2022 sebagai produk reksadana pendapatan tetap dengan kelolaan terbesar. Dana kelolaan Manulife Pendapatan Bulanan II akhir bulan lalu tercatat Rp7,79 triliun.

4. Eastspring IDR Fixed Income Fund Kelas B

Reksadana pendapatan tetap Eastspring IDR Fixed Income Fund Kelas B berhasil naik satu peringkat jadi menempati posisi ke-4, dengan dana kelolaan Rp5,35 triliun pada Juni 2022.

5. Ashmore Dana Obligasi Unggulan Nusantara

Ashmore Dana Obligasi Unggulan Nusantara tercatat turun satu peringkat jadi ke-5 produk reksadana pendapatan tetap dengan kelolaan terbesar, yaitu Rp5,31 triliun.

Daftar top 20 reksadana pendapatan tetap terbesar pada Juni 2022

Sumber : Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report June 2022

Dari daftar top 20 produk reksadana pendapatan tetap terbesar nasional, 6 di antaranya tersedia di Bareksa yaitu Sucorinvest Stable Fund, Manulife Pendapatan Bulanan II, Manulife Obligasi Negara Indonesia, Schroder Dana Mantap Plus II, Mandiri Investa Dana Utama dan Batavia Dana Obligasi Ultima.

Baca juga Ini Top 10 Reksadana Paling Laris Manis Diserbu Investor di Semester I 2022

Artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan industri reksadana Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report June 2022. Untuk berlangganan laporan ini silakan hubungi [email protected] (cc: [email protected]).

(Martina Priyanti/Tim Data/hm)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan in
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.