Salah Satu Reksadana Terbaik Semester I 2022, Begini Cuan Sucorinvest Equity Fund

Reksadana yang dirilis pada Mei 2012 tersebut memiliki dana kelolaan Rp2,22 triliun pada Juni 2022
Abdul Malik • 06 Jul 2022
cover

Jemmy Paul Wawointana, Presiden Direktur PT Sucorinvest Asset Management saat berbicara dalam acara market outlook di Jakarta (www.sucorinvestam.com)

Bareksa.com - Hingga semester pertama tahun 2022, kondisi perekonomian global menghadapi beberapa tantangan seperti krisis energi dan pangan, hambatan rantai pasokan global, serta tingginya inflasi di beberapa kawasan akibat masih tingginya permintaan dan kelangkaan barang di pasar. 

Menurut analisis Bareksa, Investor global juga mencermati arah kebijakan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Fed selama semester pertama tahun ini. Bank Sentral Negara Paman Sam akan menerapkan kebijakan moneter yang lebih agresif lagi hingga akhir tahun, untuk memenuhi komitmen menurunkan inflasi ke level normal di 2 - 3 persen secara tahunan. 

Dengan arah kebijakan tersebut, menurut analisis Bareksa, investor global dikhawatirkan akan meninggalkan pasar saham dan kembali ke instrumen yang lebih minim risiko. Selain itu, para investor global juga khawatir tingginya inflasi akan membuat perekonomian dunia cenderung melambat pada tahun ini.

Baca juga : Mau Investasi Mantap? Ini Daftar Reksadana Pendapatan Tetap Terbaik Hingga Mei 2022

Meskipun pasar saham diwarnai gejolak sepanjang paruh pertama tahun ini, namun mayoritas reksadana saham yang masuk ke dalam kriteria berkinerja terbaik masih berasal dari produk berbasis saham kapitalisasi besar (big caps), serta sektor energi. Terutama reksadana dengan portofolio dengan kinerja saham yang baik dan masih relatif murah (value stocks). 

Namun, melihat risiko global yang cukup tinggi, analisis Bareksa memprediksi, strategi investasi untuk semester II ini akan lebih defensif ke sektor non siklikal, infrastruktur, maupun sektor kesehatan. 

Beberapa reksadana yang dapat dicermati oleh investor diantaranya seperti Avrist Ada Saham Blue Safir, Batavia Dana Saham Syariah, dan Mandiri Investa Cerdas Bangsa.

Lihat juga : Daftar Reksadana Saham Terbaik Januari - Mei 2022, Cuan Hingga 16 Persen

Daftar 10 Reksadana Saham Terbaik Semester I 2022

No

Reksadana Saham

NAV

YTD (%)

1 Th (%)

AUM (Mei 2022)

Barometer (1 Th)

1

Sucorinvest Equity Fund

2,723

9.56

25.11

2,220,595,695,550

3.63

2

Avrist Ada Saham Blue Safir

1,077

7.68

19.40

439,020,614,114

4.25

3

Schroder Dana Prestasi Plus

31,681

5.63

16.72

9,400,572,472,285

4.00

4

Sequis Equity Maxima

953

5.03

13.62

1,595,992,065,577

4.00

5

Eastspring Investments Alpha Navigator Kelas A

1,467

4.93

10.59

191,941,588,185

4.25

6

Batavia Dana Saham Syariah

1,808

4.73

12.38

164,247,706,890

4.63

7

Batavia Dana Saham Optimal

3,080

4.60

12.43

618,863,444,064

3.88

8

Mandiri Investa Cerdas Bangsa

2,336

4.44

13.09

1,200,638,694,213

3.88

9

TRIM Kapital

10,964

3.95

11.79

216,932,581,422

4.13

10

BNP Paribas Ekuitas

17,866

3.77

11.13

1,190,096,903,790

3.88

Sumber : Tim Riset Bareksa, Return NAV per 30 Juni 2022

Simak juga : Daftar Reksadana Saham & Reksadana Saham Syariah Terbaik Maret dan Kuartal I 2022

Kinerja Cuan Sucorinvest Equity Fund

Sucorinvest Equity Fund jadi salah satu produk reksadana saham terbaik sepanjang semester I 2022. Kira-kira bagaimana ya kinerja cuannya? 

Sucorinvest Equity Fund merupakan produk reksadana saham yang bertujuan untuk memberikan apresiasi modal dan tingkat keuntungan yang optimal dalam jangka panjang dengan cara mengkapitalisasi pertumbuhan pasar modal Indonesia. 

Reksadana saham kelolaan Sucor Asset Management ini memiliki kebijakan investasi minimum 80 persen dan maksimum 100 persen pada efek bersifat ekuitas Badan Hukum Indonesia yang tercatat di Bursa Efek di Indonesia, di mana minimum 60 persen dari keseluruhan efek ekuitas tersebut diinvestasikan di saham-saham dalam indeks LQ45.

Kemudian minimum 0 persen dan maksimum 20 persen berinvestasi di Instrumen pasar uang yang mempunyai jatuh tempo kurang dari 1 tahun yang diterbitkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. 

Reksadana yang dirilis pada Mei 2012 tersebut memiliki dana kelolaan Rp2,22 triliun pada Juni 2022. 

Sumber : Bareksa

Per Mei 2022, portolio investasinya di antaranya pada saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Samindo Resources Tbk (MYOH), PT Timah Tbk (TINS) dan PT United Tractors Tbk (UNTR). 

Sucorinvest Equity Fund membukukan cuan 24,2 persen setahun terakhir (per 5 Juli 2022). Dalam 3 tahun dan 5 tahun terakhir, imbal hasil Sucorinvest Equity Fund mencapai 19,18 persen dan 44,6 persen. Adapun sejak reksadana ini diluncurkan imbalannya 168,6 persen. 

Sumber : Bareksa

Reksadana saham Sucorinvest Equity Fund tersedia di super app investasi Bareksa dengan minimum pembelian dan penjualan kembali hanya Rp100.000. 

Sebagai catatan, daftar reksadana terbaik untuk periode sepanjang tahun berjalan hingga Juni 2022  yang disusun oleh Tim Riset Bareksa tersebut diseleksi berdasarkan beberapa indikator berikut :

1.  Produk reksadana saham dan reksadana pendapatan tetap dengan imbal hasil (return) sepanjang tahun berjalan (YTD) tertinggi (per 30 Juni 2022)
2.  Dana kelolaan (AUM) produk reksadana tersebut di atas Rp100 miliar
3.  Manajer investasi yang mengelola reksadana tersebut memiliki track record GCG (tata kelola perusahaan) yang baik
4.  Nilai skor Barometer Bareksa untuk produk reksadana tersebut lebih atau sama dengan 3.5.

Simak juga : Ini Daftar Reksadana Terbaik di 2021

Investasi Sekarang

(Sigma Kinasih/Ariyanto Dipo Sucahyo/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data kinerja investasi yang tertera adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksa dana. Segala keputusan investasi merupakan tanggung jawab investor.