Cuan Sucorinvest Maxi Fund dan BNP Paribas Solaris Melesat, Ini Isi Portofolionya

Sucorinvest Maxi Fund dan BNP Paribas Solaris mencetak imbal hasil 2,78 persen dan 2,5 sehari
Abdul Malik • 06 Jul 2022
cover

Ilustrasi investasi di reksadana saham. (Shutterstock)

Bareksa.com – Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace finansial dan investasi terintegrasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return)  tertinggi, beserta kinerja indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 05 Juli 2022) :

Reksadana Saham

IHSG : -6,68 persen
Indeks Reksadana Saham : -7,04 persen
Sucorinvest Maxi Fund : -5,88 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah :  -5,18 persen
Mandiri Investa Atraktif Syariah : -4,55 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -3,88 persen
STAR Balanced II : 5,81 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -4,11 persen
Schroder Syariah Balanced Fund : -2,51 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: -0,43 persen
Syailendra Pendapatan Tetap Premium : 0,69 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -0,15 persen
Sucorinvest Sharia Sukuk Fund : 0,73 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,16 persen
Capital Money Market Fund : 0,42 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,14 persen
Sucorinvest Sharia Money Market Fund : 0,36 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 05 Juli 2022 naik 0,97 persen ke level 6.703,27. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 05/07/2022 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat tetap di level 7,3 persen pada 05 Juli 2022.

Di tengah kenaikan IHSG, di super app investasi Bareksa terdapat reksadana saham yang mampu mencetak imbal hasil (return) atau cuan 2,78 persen dan 2,5 sehari pada perdagangan 05 Juli 2022. Reksadana itu ialah Sucorinvest Maxi Fund dan BNP Paribas Solaris.

Reksadana Sucorinvest Maxi Fund yang di kelola oleh Sucorinvest Asset Management, mencetak imbal hasil (return) 2,78 persen dalam sehari pada 05 Juli 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode Mei 2022, portofolio investasi reksadana ini ialah saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT BISI International Tbk (BISI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI), PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN), PT Samindo Resources Tbk (MYOH), PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), dan PT Teladan Prima Agro Tbk )TLDN).

Sedangkan reksadana BNP Paribas Solaris yang di kelola oleh BNP Paribas Asset Management, mencetak imbal hasil (return) 2,5 persen dalam sehari pada 05 Juli 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode Mei 2022, portofolio investasi reksadana ini ialah saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), dan PT Timah Tbk (TINS).

Reksadana ialah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Romainah/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.