Top 5 Manajer Investasi Juara Dana Kelolaan Reksadana Pasar Uang Syariah Maret 2022

Sucor AM juara manajer investasi dengan dana kelolaan reksadana pasar uang syariah terbesar pada bulan lalu
Hanum Kusuma Dewi • 21 Apr 2022
cover

Ilustrasi kinerja reksadana yang ditampilkan dengan pohon tumbuh dari tumpukan uang koin. (shutterstock)

Bareksa.com - Anda punya rencana jangka pendek dan berniat investasi di instrumen yang sesuai prinsip syariah? Jika iya, reksadana pasar uang syariah bisa menjadi pertimbangan. 

Simak ulasan berikut tentang daftar perusahaan manajemen investasi (MI) yang berhasil menjadi juara dana kelolaan (asset under management/AUM) reksadana pasar uang syariah pada Maret 2022.

Laporan Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report March 2022 yang mengolah data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan dana kelolaan reksadana pasar uang syariah pada bulan lalu tercatat Rp7,11 triliun.

Di sisi lain jumlah unit penyertaan reksadana pasar uang syariah per akhir Maret 2022, tercatat 5,97 miliar unit.

Baca juga Daftar Reksadana Saham & Reksadana Saham Syariah Terbaik Maret dan Kuartal I 2022

Top 5 Manajer Investasi

Lalu perusahaan manajemen investasi mana yang menjuarai dana kelolaan reksadana reksadana pasar uang syariah Maret 2022? Berikut daftarnya :

1. Sucor Asset Management

Sucor AM menempati posisi pertama manajer investasi dengan dana kelolaan reksadana pasar uang syariah terbesar pada bulan lalu, yakni Rp2,63 triliun. Market share reksadana pasar uang syariah Sucor AM 37 persen.

Dana kelolaan reksadana pasar uang syariah Sucor AM tumbuh 7 persen secara MoM dan 16 secara YTD.

2. Eastspring Investments Indonesia

Posisi kedua manajer investasi dengan dana kelolaan reksadana pasar uang syariah terbesar pada bulan lalu ditempati Eastspring Indonesia. Dana kelolaan reksadana pasar uang syariah Eastspring tercatat Rp1,09 triliun, dengan pangsa pasar 15 persen.

3. Bahana TCW Investment Management

Bahana TCW menempati posisi ke-3 manajer investasi dengan perolehan dana kelolaan reksadana pasar uang syariah terbesar pada bulan lalu. Dana kelolaan reksadana pasar uang syariah Bahana TCW pada bulan lalu tercatat Rp718,32 miliar.

Bahana TCW menguasai market share 10 persen reksadana pasar uang syariah.

4. Mandiri Manajemen Investasi

Sementara itu Mandiri Manajemen Investasi berada di ranking 4 manajer investasi dengan perolehan dana kelolaan reksadana pasar uang syariah terbesar pada bulan lalu. Dana kelolaan reksadana pasar uang syariah Mandiri Investasi pada bulan lalu tercatat Rp486,32 miliar.

Mandiri Investasi menguasai market share 7 persen reksadana pasar uang syariah.

5. Trimegah AM

Trimegah AM tercatat menempati peringkat 5 manajer investasi dengan dana kelolaan reksadana pasar uang syariah terbesar pada Maret 2022, dengan dana kelolaan Rp321,08 miliar. Trimegah AM menguasai market share reksadana pasar uang syariah 5 persen, dengan pertumbuhan dana kelolaan 2 persen secara MoM dan 3 persen secara YTD.

Baca juga BEI Targetkan Jumlah Investor Pasar Modal Syariah Naik 30 Persen

Daftar 20 Manajer Investasi Dengan Kelolaan Reksadana Pasar Uang Syariah Terbesar Maret 2022

Sumber: Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report March 2022

Sebagai catatan, dana kelolaan tidak mencerminkan kinerja produk reksadana tetapi bisa menjadi satu indikator kepercayaan investor untuk menaruh dana dalam produk reksadana atau manajer investasi tersebut. 

Artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan industri reksadana Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report March 2022. Untuk berlangganan laporan ini silakan hubungi [email protected] (cc: d[email protected]).


Baca juga Cari Investasi Syariah? Gunakan Fitur Spesial Ramadan di Super App Bareksa

(Martina Priyanti/Tim Data)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.