Bedah Reksadana Pasar Uang Rekomendasi Robo Advisor Bareksa : Danareksa Seruni Pasar Uang II

Reksadana pasar uang Danareksa Seruni Pasar Uang II memiliki skor 4 dari skala 5 dalam Barometer Bareksa
Hanum Kusuma Dewi • 10 Mar 2022
cover

Ilustrasi investasi di reksadana, termasuk reksadana pasar uang yang terus bertumbuh. (shutterstock)

Bareksa.com - Reksadana pasar uang tidak hanya bisa dipilih investor pemula, tapi juga bisa dijadikan bagian portofolio investor yang ingin melakukan diversifikasi investasi. Anda masih bingung memilih produk reksadana pasar uang?

Tenang. Saat ini tersedia fitur Robo Advisor Bareksa di aplikasi Bareksa, yang bisa membantu Anda mengatur portofolio reksadana. Salah satu produk reksadana yang menjadi rekomendasi dalam Robo Advisor Bareksa adalah reksadana pasar uang Danareksa Seruni Pasar Uang II, yang dikelola oleh PT Danareksa Investment Management.

Baca juga Biar Nggak Amsyong, Pahami Perbedaan Robo Advisor Berizin dan Robot Trading Bodong

Mengapa reksadana pasar uang Danareksa Seruni Pasar Uang II masuk dalam daftar produk yang direkomendasikan Robo Advisor Bareksa

Tim Analis Bareksa mempertimbangkan pemilihan produk reksadana terutama berdasarkan Barometer Bareksa, yaitu penilaian produk reksadana berdasarkan data kinerja historikal, pandangan ke depan terkait underlying asset reksadana, serta tata kelola yang baik dari manajer investasi yang mengelola reksadana tersebut.

Reksadana pasar uang Danareksa Seruni Pasar Uang II yang diterbitkan Danareksa Investment Management pada 11 Februari 2008 ini memiliki skor 4 dari skala 5 dalam Barometer Bareksa, artinya mendekati sempurna.

Berkaitan dengan kinerja, reksadana pasar uang ini bisa mengalahkan tolok ukurnya (benchmark) yaitu rata-rata bunga deposito (ATD) bank BUMN 3 bulan. Perbandingan kinerja Danareksa Seruni Pasar Uang II dan tolok ukurnya terlihat dalam grafik di bawah ini. 


Sumber: Fund Fact Sheet Januari 2022, Bareksa

Dana kelolaan atau asset under management (AUM) Danareksa Seruni Pasar Uang II pada Desember 2021 tercatat Rp4,7 triliun. Namun, besaran dana kelolaan Danareksa Seruni Pasar Uang II terkoreksi pada Januari 2022 menjadi Rp4,27 triliun dibandingkan sebulan sebelumnya.


Sumber: Bareksa

Seperti disebutkan dalam fund fact sheet, Danareksa Seruni Pasar Uang II bertujuan memperoleh tingkat pendapatan yang bersaing dengan tetap mempertahankan nilai modal investasi dan menjaga kestabilan likuiditas. Terkait itu, kebijakan investasi yang diterapkan pada Danareksa Seruni Pasar Uang II adalah investasi 100 persen pada instrumen pasar uang dalam negeri dan atau efek bersifat utang.

Mayoritas isi portofolio Danareksa Seruni Pasar Uang II adalah obligasi korporasi dengan jatuh tempo kurang dari setahun. Portofolio investasi terbesar dalam reksadana ini (top 10 holdings) per Januari 2022 adalah:

  • Obl. Bussan Auto Finance.
  • Obl. Federal Int Finance.
  • Obl. Indah Kiat Pulp & Paper.
  • Obl. Indomobil Finance Indonesia.
  • Obl. Merdeka Copper Gold.
  • Obl. Oki Pulp & Paper Mills.
  • Obl. Permodalan Nasional Madani.
  • Obl. Protelindo.
  • Obl. Sinarmas Agro.
  • Obl. Tower Bersama Infrastruktur.

Danareksa menempatkan reksadana pasar uang Danareksa Seruni Pasar Uang II ini terjangkau bagi investor pemula, antara lain nampak pada besaran nilai minimum pembelian awalnya dimulai dari Rp10.000. Adapun bank kustodian dari Danareksa Seruni Pasar Uang II adalah Standard Chartered Bank.

Baca juga : Pantau Porto Investasi Lebih Mudah, Ini Tampilan Baru Aplikasi Super App Bareksa

Robo Advisor Adalah

Robo Advisor Bareksa adalah robo advisor pertama di Indonesia yang mendapatkan lisensi sebagai penasihat investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI. Izin ini dituangkan dalam Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-17/D.04/2021 tentang Pemberian Izin Usaha Penasihat Investasi Kepada PT Bareksa Portal Investasi tertanggal 20 April 2021.

Robo advisor adalah konsultan finansial yang memberikan saran investasi digital dan mengelola portofolio investasi investor dengan menggunakan algoritma khusus yang dibangun dengan teknologi terdepan. 

Robo Advisor Bareksa memberikan panduan dan pendampingan taktikal bagi investor berdasarkan algoritma dan fitur kecerdasan buatan yang dikombinasikan dengan strategi investasi yang dirumuskan tim analis Bareksa yang memiliki pengalaman panjang di bidang ini.

Investor akan mendapatkan rekomendasi alokasi produk reksadana dalam portofolio, yang disesuaikan dengan profil risikonya. Selain itu, pemilihan produk juga mempertimbangkan kondisi pasar. 

Pemilihan produk reksadana oleh Robo Advisor Bareksa berasal dari 15 manajer investasi (MI) terbaik. Robo Advisor Bareksa memberikan rekomendasi reksadana berdasarkan Barometer Bareksa Top 5 produk terbaik pada masing-masing kelasnya. 

Teknisnya, dari 15 MI tersebut kemudian dipilih produk terbaik per masing-masing kelas asetnya. Dalam pemilihan produk Bareksa juga secara aktif melakukan product due diligence dengan memperhatikan strategi dan portofolio reksadana untuk memperoleh produk terbaik.

Ke-15 manajer investasi tersebut yakni Schroder Investment Management Indonesia, Mandiri Manajemen Investasi, Manulife Aset Manajemen Indonesia, BNP Paribas Asset Management, Danareksa Investment Management, Bahana TCW Investment Management, Batavia Prosperindo Aset Manajemen, Principal Asset Management, Ashmore Asset Management Indonesia, BNI Asset Management, Sucor Asset Management, Sinarmas Asset Management, Eastspring Investments Indonesia, Trimegah Asset Management, Ciptadana Asset Management dan Syailendra Capital.

Baca juga Investasi Reksadana Pakai Robo Advisor Bareksa, Bisa Raih OVO Point

(Martina Priyanti/hm)

* * * 

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​

Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.