Top 5 Manajer Investasi Dana Kelolaan Reksadana Terbesar November 2021

Posisi puncak Manajer Investasi dengan kelolaan terbesar, masih ditempati PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI)
Hanum Kusuma Dewi • 09 Dec 2021
cover

Ilustrasi top 5 manajer investasi juara lonjakan dana kelolaan atau dana kelolaan terbesar, serta top 5 reksadana imbalan tertinggi dan dana kelolaan terbesar. (Shutterstock)

Bareksa.com - Tren kenaikan bulanan dana kelolaan dana kelolaan (asset under management/AUM) reksadana kembali berlanjut untuk kelima kalinya secara beruntun.

Laporan Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report November 2021 mencatat dana kelolaan industri reksadana pada akhir bulan lalu tercatat Rp564,07 triliun, tumbuh 1 persen dibandingkan sebulan sebelumnya (MoM). Sebelumnya pada Oktober dan September 2021, dana kelolaan atau aset bersih industri reksadana masing-masing tercatat Rp558,17 triliun dan Rp551,76 triliun.

Pertumbuhan secara bulanan juga tercatat dari sisi pertumbuhan unit penyertaan reksadana. Unit penyertaan reksadana pada akhir bulan lalu tercatat 412,26 miliar unit, tumbuh 1 persen secara MoM. Sebelumnya, unit penyertaan reksadana pada Oktober dan September 2021, masing-masing tercatat 408,87 miliar unit dan 409,81 miliar unit.

Meskipun demikian, secara tahun berjalan (YTD) nilai dana kelolaan industri per akhir November 2021 sedikit turun 1,65 persen dibandingkan Rp573,5 per akhir tahun lalu. Unit penyertaan industri per akhir November juga terpantau turun 5,26 persen secara YTD dibandingkan 435,1 miliar unit per akhir 2020. 

Sumber : Laporan Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report November 2021

Top 5 Manajer Investasi dengan AUM Terbesar

Kenaikan AUM terjadi pada industri reksadana, lantas bagaimana kinerja 5 teratas dari 20 manajer investasi (MI) dengan AUM terbesar pada November 2021? 

Posisi puncak Manajer Investasi dengan kelolaan terbesar, masih ditempati PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) yang bahkan kian meninggalkan MI lainnya. Kelolaan Manulife AM pada bulan lalu Rp63,39 triliun, tumbuh positif secara bulanan/MoM, YtD, dan YtY yakni masing-masing 2 persen, 28 persen, dan 50 persen.

Sementara itu Bahana TCW Investment Management bertahan menempati posisi kedua dengan kelolaan Rp44,86 triliun. Dana kelolaan Bahana TCW naik 3 persen secara MoM dan YoY.

Mandiri Manajemen Investasi juga tercatat masih berada diposisi ketiga sebagai Manajer Investasi dengan kelolaan terbesar pada bulan lalu yakni Rp41,46 triliun. 

Pada posisi keempat, masih ditempati Batavia Prosperindo Aset Manajemen (Batavia PAM) dengan kelolaan bulan lalu tercatat Rp40,94 triliun. Kelolaan Batavia PAM tumbuh 3 persen secara MoM.

Posisi kelima juga masih ditempati Schroder Investment Management Indonesia dengan kelolaan pada bulan lalu tercatat Rp33,28 triliun.

Daftar 20 Manajer Investasi Dana Kelolaan Reksadana Terbesar November 2021

Sumber : Laporan Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report November 2021

Di sisi lain berdasarkan daftar di atas, posisi keenam hingga kesepuluh, Manajer Investasi dengan kelolaan reksadana terbesar pada bulan lalu, secara berurutan ditempati Danareksa Investment Management, Ashmore Asset Management Indonesia, Trimegah Asset Management, Sucor Asset Management, dan BNI Asset Management.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Sebagian artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan industri reksadana Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report November 2021. Untuk berlangganan laporan ini silahkan hubungi [email protected] (cc: [email protected]).

(Martina Priyanti/Tim Data/Hm)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.