Reksadana Hari Ini : IHSG Melemah, Dua Reksadana Pendapatan Tetap Terus Menguat

Dua reksadana itu ialah Sucorinvest Bond Fund dan Manulife Obligasi Negara Indonesia II Kelas A
Abdul Malik • 07 Jan 2021
cover

Ilustrasi investor sedang merencanakan investasinya di reksadana pendapatan tetap (shutterstock)

Bareksa.com – Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace Bareksa dengan return tertinggi, beserta kinerja indeks benchmark periode sebulan terakhir (per 06 January 2021) :

Reksadana Saham

IHSG : 4,39 persen
Indeks Reksadana Saham :
4,29 persen
BNP Paribas Solaris
: 14,44 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : 5,42 persen
Sucorinvest Sharia Equity Fund
: 17,16 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 2,61 persen
Sucorinvest Flexi Fund
: 8,79 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : 3,15 persen
TRIM Syariah Berimbang :
5,82 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 0,69 persen
Syailendra Pendapatan Tetap Premium
: 2,96 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 1,67 persen
Bahana Mes Syariah Fund
: 1,64 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark:
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,3
95 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,3
54 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,354 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,29 persen
Reksa Dana Mega Dana Kas
: 0,59 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,15 persen
Sucorinvest Sharia Money Market Fund
: 0,55 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 06 Januari 2021 melemah 1,17 persen ke level 6.065,68.  Berdasarkan data id.investing.com (diakses 06/01/2021 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat di level 6,1 persen, pada 06 Januari 2021.

Di tengah melemahnya IHSG, pasar obligasi negara sedang menguat sehingga reksadana pendapatan tetap juga merasakan peningkatan nilai asetnya. Reksadana pendapatan tetap memiliki portofolio mayoritas di efek surat utang.

Di marketplace reksadana Bareksa, terdapat dua reksadana pendapatan tetap yang mampu mencetak return 17,07 persen dan 13,86 persen dalam kurun waktu satu tahun. Dua reksadana itu adalah Sucorinvest Bond Fund dan Manulife Obligasi Negara Indonesia II Kelas A yang mayoritas portofolionya adalah obligasi negara.

Reksadana Sucorinvest Bond Fund mencetak imbal hasil (return) 17,07 persen dalam setahun. Berdasarkan fund fact sheet periode November 2020, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0053 (FR0053), Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0065 (FR0065), Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0070 (FR0070), Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0082 (FR0082), dan Obligasi Negara Ritel Seri ORI015 (ORI015).

Sedangkan reksadana Manulife Obligasi Negara Indonesia II Kelas A mencetak imbal hasil (return) 13,86 persen dalam setahun. Berdasarkan fund fact sheet periode November 2020 adalah ASIIIJ 5,8 persen 04/07/21, INDOGB 7,5 persen 04/15/40, INDOGB 7,5 persen 05/15/38, INDOGB 7,5 persen 06/15/35, INDOGB 7,75 persen 04/15/31, INDOGB 7,375 persen 05/15/48, INDOGB 8,375 persen 04/15/39, INDOIS 6,75 persen 04/15/43, INDOIS 8 persen 07/15/47, dan PPGDIJ 5,5 persen 10/02/21.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.​

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Simak ulasan tips untuk memaksimalkan keuntungan berinvestasi di reksadana : Tips Menabung di Reksadana Agar Tujuan Investasi Dapat Tercapai

(Reynaldi Gumay/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?
- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa. GRATIS

​DISCLAIMER​
Semua data kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.