Lima Produk Reksadana Campuran Ini Catat Dana Kelolaan Terbesar

Per Juli 2019 terdapat sebanyak 2.121 produk reksadana.
Bareksa • 22 Aug 2019
cover

Ilustrasi investasi reksadana saham obligasi surat utang negara menguntungkan yang digambarkan dengan tumpukan koin dan sejumlah figur orang mainan seperti investor pebisnis pengusaha

Bareksa.com – Reksadana ialah salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Reksadana dirancang sebagai sarana untuk menghimpun dana dari masyarakat yang memiliki modal, mempunyai keinginan untuk melakukan investasi, namun hanya memiliki waktu dan pengetahuan yang terbatas. Selain itu reksadana juga diharapkan dapat meningkatkan peran pemodal lokal untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia.

Umumnya, reksadana diartikan sebagai wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

Ada tiga hal yang terkait dari definisi tersebut yaitu, pertama, adanya dana dari masyarakat pemodal. Kedua, dana tersebut diinvestasikan dalam portofolio efek, dan ketiga, dana tersebut dikelola oleh manajer investasi.

Dengan demikian, dana yang ada dalam reksadana merupakan dana bersama para pemodal, sedangkan manajer investasi adalah pihak yang dipercaya untuk mengelola dana tersebut.

Mengutip data Bareksa Mutual Fund Industry Data Market – Monthly Report July 2019, AUM industri reksadana naik 5,59 persen secara year to date dari Rp507,3 triliun menjadi Rp535,6 triliun. Dengan catatan itu, AUM reksadana mencapai level tertinggi sepanjang masa.

Sebagai tambahan informasi, per Juli 2019 terdapat sebanyak 2.121 produk reksadana.

Ini Daftar 5 Reksadana Campuran dengan AUM Terbesar

Secara umum jenis reksadana terbagi menjadi empat yakni reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran dan saham.  Dari total AUM Rp535,6 triliun di industri reksadana, di antara produk reksadana campuran, produk mana saja yang mencatatkan dana kelolaan terbesar per Juli 2019?

Sumber : Bareksa.com

Mengacu pada data tersebut, saat ini terdapat 5 produk reksadana campuran dengan dana kelolaan terbesar.  Produk Schroder Dana Campuran Progresif yang dikelola oleh Schroder Investment Management Indonesia, serta MAM Dana Berimbang Syariah yang dikelola oleh Maybank Asset Management menjadi dua produk teratas dengan total dana kelolaan di atas Rp2 Triliun, atau masing-masing Rp2,16 Triliun dan Rp2,15Triliun.

Reksadana campuran adalah jenis reksadana mengalokasikan dana investasinya dalam portofolio yang bervariasi. Instrumen investasinya dapat berbentuk saham dan dikombinasikan dengan obligasi.

Tujuannya untuk pertumbuhan harga dan pendapatan. Risiko reksadana campuran bersifat moderat dengan potensi tingkat pengembalian yang relatif lebih tinggi dibandingkan reksadana pendapatan tetap.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Sebagian isi artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan Industri reksadana Bareksa: Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report July 2019. Untuk berlangganan laporan ini silakan hubungi [email protected] (cc: [email protected]).

(KA02/AM)

***

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.